Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
part124


__ADS_3

Setelah membujuk Filio. Akhirnya Filio mendengarkan Mommynya. " Baik lah. Filio tidur lah, Mommy juga sudah ngantuk, Mommy mahu ke kamar dulu"


"Baik Mom" Kata Filio lalu membaringkan tubuh nya di Ranjang dan memejam kan kedua matanya. Anna mencium dahi Filio lalu melangkah keluar dari kamar Filio menuju kamarnya.


Tiba di kamar Anna melihat Fiona yang sedang tidur di dalam pelukan Daddynya dan menjadikan lengan Kexar sebelah sebagai bantal. Kexar juga masih sibuk dengan sebelah tangannya memainkan ponsel menunggu Anna.


"Dia masih tidak ingin kembali ke kamarnya" tanya Anna membaring kan tubuhnya di dekat Kexar. karna dari mereka selesai makan malam Fiona memang tidak mahu menjauh dari Daddynya.


Kexar mengangguk pelan kemudian menyimpan ponselnya dan merentangkan tubuhnya menyuruh Anna berbaring di sebelah lengannya.Anna membaringkan tubuhnya di lengan Kexar dan memeluk suaminya.


"Aku mencintai mu" Kata Kexar mencium wajah istrinya.


"Apa kau tidak bosan terus mengatakan itu sayang" tanya Anna yang berada di dekapan Kexar.


"Tentu saja tidak sayang.. Atau kau yang mulai bosan mendengarnya" Kata Kexar mencubit pipi Chubby Anna menggunakan tangan yang Anna bantali


"Uhum, tentu saja tidak,bahkan aku ingin mendengar nya setiap saat" lembut Anna tersenyum


"Gombal.....'' Kexar Mencium Dahi Anna" Sayang aku sudah mengurus semua urusan dan pekerjaan ku di sini, dan juga aku sudah menyuruh Lukas menyiapkan keberangkatan kita Besok Ke Kota Y. " Kata Kexar.

__ADS_1


Anna menyerjit. "Jadi bangaimana dengan Alisha jika kita berangkat ke kota Y. di mana anak itu Akan di titip kan."tanya Anna yang kasihan pada Anak kecil berusia 7 tahun itu.


" Besok kita coba lagi membawanya ke rumah Marion, siapa tahu sudah ada Marion di rumahnya. Aku juga sudah menghubungi Marion pamannya tapi nombor ponselnya tidak aktif." Jawabnya,


Anna mengangguk ''Baik lah"


,,,,,,,,,,,,,


Ke esokan harinya di meja makan. mereka semua sedang sarapan.


"Alisha, Paman mu biasa menitip mu dengan siapa jika dia keluar kota." Tanya Anna di meja makan


"Alisha biasa tinggal bersama dengan Buk Sisi pembantu yang bekerja di rumah paman Mommy" jawab Alisha


Alisha tiba tiba terdiam dengan wajah sedihnya. Anna dan Kexar sadar dengan wajah Alisha yang terdiam dengan wajah sedihnya karna dia akan di tinggalkan lagi seperti biasanya.


Anna tiba tiba merasa mual dan buru buru berlari ke toilet. Kexar yang melihat Anna berlari ke toilet mengikutinya.


Uwekkk Uwekkk Uwekkk

__ADS_1


Anna memuntahkan semua sarapannya. "Kau kenapa sayang" Tanya Kexar khawatir lalu memijat tengkuk Anna.


"Aku merasa pusing dan mual... " Kata Anna yang kembali muntah


"Ayo kita ke rumah sakit sayang"Ajak Kexar dengan raut wajah khawatir


" Tidak usah, nanti kita ketinggalan pesawat"


" No baby... aku tidak mungkin membawa mu pergi jika kau seperti ini.kita tunda saja keberangkatan kita,jika kau tetap ingin ke sana, kita guna jet saja sayang..." Kata Kexar kembali menuntun Anna keluar dari toilet.


"Baik lah."


Kexar langsung membawa Anna kerumah sakit. Filio dan Fiona serta Alisha juga ikut ke rumah sakit.


,,,,,,,,


Tiba di rumah sakit Anna langsung di tangani oleh dokter. tidak berapa lama Anna sudah selesai di tangani.


"Bagaimana dengan istri saya Dokter"Tanya Kexar masih dngan wajah yang sangat khawatir

__ADS_1


"Tuan muda Kexar, istri anda tidak Apa apa, Nona Hanya kelelahan biasa,efek hamil muda memang kadang seperti itu. nanti juga pulih sendiri tuan muda." jelas dokter itu


Kexar tidak bisa mengeluarkan kata kata mendengar jika Anna Hamil. karna dia memang sangat ingin jika istrinya itu hamil lagi. Kexar sangat bahagia sampai sampai bola matanya berkaca kaca.


__ADS_2