Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Chika- didi


__ADS_3

🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Chika mengernyitkan dahi nya menatap ke arah didi,yang dia tau didi orang nya sombong dan angkuh makanya dia lebih banyak diam dan jarang berkomunikasi dengan orang lain membuat chika tidak menyukainya. Apalagi


"oh....jadi kamu yang betulin mesin mobilnya?"tanya chika tapi didi diam saja dan masih menatap chika yang memegang minuman jus nya ditangannya


"sudah bisa kan pak,kalau begitu saya permisi dulu" ucap didi mengalihkan pandangannya ke arah pak supir chika


"biar kami antar sekalian dek,sebagai ucapan terima kasih kami. Apalagi seperti nya adek dan non chika satu sekolah kan?" jelas pak supir itu sambil memperhatikan atribut yang dipakai oleh didi dan chika yang berasal dari sekolah yang sama.


"ngak usah pak ,terima kasih " jawab didi yang kemudian mengambil bungkusan titipan ibu nya yang diletakannya di dekat mobil chika,


Chika melihat senyum didi pada supirnya,dia sedikit tertegun melihat senyuman diwajah didi karena selama ini dia tidak pernah melihat didi tersenyum bahkan tertawa walaupun dia tidak begitu memperhatikan didi dengan seksama.

__ADS_1


Didi berjalan mendekati chika yang masih melamun,dia mengambil jus yang sudah diminum oleh chika kemudian meminumnya hingga habis membuat chika membulatkan matanya. Dia terkejut didi meminum jus bekas nya,bisa dikatakan kalau mereka seperti berciuman secara tak langsung. Didi langsung berjalan menuju halte bus ,apalagi bus pun sudah ada disana jadi didi langsung naik saja.


Chika menatap minumannya yang sudah habis,tubuhnya masih terpaku ditempat nya berdiri sedangkan didi sudah menaiki bus dan menjauh dari nya


"non....kita pulang sekarang?"tanya pak supir yang membuat chika tersadar


"eh....iya pak,ayo" jawab chika merasa malu ketauan melamun


Chika masuk kedalam mobilnya,pak supir pun menjalankan mobilnya menuju jalanan yang biasa dia lalui. Chik menatap jalanan itu,kemudian matanya tertuju pada pria yang membawa bungkusan. Pria yang telah mengambil ciuman nya secara tak sengaja,ya....pria itu didi.


"berhenti pak" ucap chika membuat pak supirnya berhenti dan meminggirkan mobilnya


"ada apa non?"tanya pak supir

__ADS_1


"hhmm....bapak tunggu di mobil saja,ada sesuatu yang harus saya pastikan dulu"jawab chika yang membuka pintu mobilnya dan keluar dari dalam mobil,dia berjalan mendekati rumah didi.


Chika masih tidak menyangka jika didi tinggal dirumah sederhana itu,karena hampir semua orang mengatakan kalau didi berasal dari keluarga kaya makanya dia terlihat sombong padahal hanya dia sering diam saja.


bruuuk....


Tiba-tiba terdengar suara benda jatuh dari dalam rumah itu,didi langsung berlari kedalam begitu juga dengan chika. Dia tidak sadar ikut berlarian juga kedalam rumah didi,ternyata ibu nya didi sudah jatuh tersungkur dilantai. Didi membantu ibu nya untuk duduk di kursi plastik yang berada tak jauh dari ibu nya terjatuh


Chika menatap wajah didi yang terlihat khawatir,dia berjalan mendekati didi dan ibu nya membuat didi terkejut begitu juga dengan ibu nya


"ibu ngak apa-apa?"tanya chika yang kini sudah berjongkok didepan kaki ibu nya,dia melihat lutut ibu didi terluka dan mengeluarkan sedikit darah


Didi memperhatikan chika yang membersihkan lutut ibu didi yang berdarah dibawah nya,dia terkejut melihat chika yang perhatian pada ibu nya. Wajah chika yang ketus saat itu kini terlihat tersenyum menatap ibu nya

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2