
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Asisten pak hartono sudah mengurus semuanya,dia menunjukan bukti kejahatan para pemuda di gang itu melalui salah satu cctv didaerah yang tak jauh dari gang itu. Mereka meminta maaf pada bu raya dan meminta pada bu raya agar tidak memperpanjang masalah itu.
Pak hartono membawa bu raya dan nadia pindah ke rumah nya saat ini,dia akan menikahi bu raya dan membawa bu raya pindah ke pinggiran kota agar mereka bisa hidup bersama di sana. Dia harus meminta ijin pada Rara,tapi walaupun Rara tidak mengijinkannya....pak hartono tetap akan menikahi bu raya walaupun tanpa ijin Rara,begitu lah yang dipikirkan pak hartono.
Saat ini pak hartono baru saja membawa bu raya dan nadia untuk tinggal sementara di rumah utamanya,setelah menikah baru mereka smua akan pindah
tok....tok...tok
Pak hartono membuka pintu kamar nya karena pelayan mengetuk pintu kamarnya,saat ini bu raya dan pak hartono sedang berada didalam kamar nya
"ada apa bik?"tanya pak hartono
__ADS_1
"non Rara datang bersama tuan akmal" jawab bibik yang selama ini bekerja dirumah Rara
"terima kasih,saya akan kesana sebentar lagi" ucap pak hartono,dia merasa ini sungguh kebetulan sekali. Dia baru saja akan menelpon akmal dan mengatakan ingin bertemu dengan Rara,dia merasa kalau Rara masih marah pada nya karena masalah perusahaan dan perjodohannya saat itu
Bu raya mendengar ucapan bibik,dia merasa takut jika Rara tidak menyukainya. Pak hartono melihat wajah bu raya yang khawatir,dia mendekati bu raya dan memeluk tubuhnya
"kau jangan takut....aku akan menikahi mu walaupun Rara tidak merestui kita" jawab pak hartono sambil tetap memeluk tubuh bu raya
"aku ngak mau....kita harus meminta restu pada Rara,kalau dia tidka setuju....kita tidak usah menikah" jawab bu raya sambil melepaskan pelukannya
"aku tidak ingin rara membenci mu....bagaimana pun aku tidak ingin hubungan ayah dan anak jadi rusak karena kehadiran ku" jelas bu raya membuat pak hartono semakin ingin mempertahankan bu raya
"aku akan menemuinya ,kau disini saja" ucap pak hartono yang langsung berlalu keluar dari kamar nya
__ADS_1
Pak hartono berjalan mendekati Rara dan akmal yang sudah duduk di sofa,Rara yang melihat kedatangan papa nya langsung berdiri dan memeluk tubuh papanya. Rara menangis dipelukan pak hartono,dia merasa sangat bersalah telah berpikir yang tidak-tidak pada papa nya itu
"maafkan Rara pa....harus nya papa mengatakan semuanya,papa pikir semua nya akan berjalan lancar sesuai dengan rencana papa tapi papa tidka tau kalau itu malah membuat mu menderita" jelas papa Rara
Rara melepaskan pelukannya,dia menatap ke arahnya yang sudah menangis sepertinya. Papa Rara menghapus air mata Rara,begitu juga sebaliknya kemudian mereka tersenyum bersama.
Rara berjalan mendekati akmal yang masih duduk manis di sofa,dia mengambil map yang berisi berkas-berkas perusahaan kemudian dia memberikannya pada papa nya. Papa Rara menatap map itu,dia menatap Rara dengan bingung
"ini punya papa....hak papa,Rara ngak bisa menerimanya" ucap Rara membuat papa Rara terkejut
"kalian bisa mengelola nya,biarkan akmal berhenti bekerja dan mengurus perusahaan kita."jelas papa Rara
"saya tidak akan berhenti pa....lagi pula,saya memiliki tiga puluh persen saham perusahaan dion yang berada diluar kota. Kami tidak perlu perusahaan milik keluar hartono" jelas akmal
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘