Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
ryan -dini


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Ryan yang baru pulang sekolah merasa sangat haus,dia berjalan ke arah dapur untuk mengambil air dingin karena memang dia suka sekali air dingin didalam lemari es. Setelah merasa lega,dia berlari ke kamarnya,dia duduk diatas tempat tidur sambil bermain dengan ponsel nya tapi entah mengapa dia ingin sekali duduk di balkon kamarnya yang mengarah ke taman depan rumahnya


Kamar ryan berada dilantai dua,dia yang masih memakai seragam sekolah berdiri di balkon kamarnya sambil menatap ke arah bawah dimana bunga-bunga milik mama nya tertanam disana. Kemudian dia mendengar suara teriakan dari arah samping,mata nya mencari suara wanita yang didengar nya berbicara dengan suara pria juga.


Matanya menatap seorang wanita yang sedang tertawa mengangkat gorden-gorden dengan pria yang terus menatap ke arah wanita itu,dia memperjelas pandangannya ke arah wanita itu


"dia....kenapa dia disini?" tanya ryan dalam hati


Ryan memilih untuk turun,kedua orang tua nya yang masih berada diluar kota jadi hanya dia saja yang berada dirumah. Tadinya dia ingin mengajak bayu dan didi kerumah nya lagi,tapi mereka tidak bisa karena harus menjaga ibu mereka.


Ryan berjalan ke arah samping terlihat wanita tadi yang sudah duduk disebelah pria yang dari tadi menatap ke arah nya,dia mendekati mereka yang masih bersantai disana. Ryan duduk disebelah wanita itu,mereka berdua yang sedang duduk tersentak melihat ryan yang sudah duduk disebelah mereka.


"hhmm....tuan muda" ucap edi dan dini bersamaan,dini menundukan kepalanya . Bibik pun tersentak melihat ryan berada disana,dia yang berada tak jauh dari jemuran langsung mendekati ryan ,dini dan edi

__ADS_1


"tu....tuan muda, ada yang anda perlukan ?"tanya bibik yang sudah berdiri didepan ryan


Ryan menatap dini dan edi yang berdiri di dekat nya,dia memperhatikan dini dari atas kebawah. Matanya berhenti di bagian dada dan kaki dini, dia membayangkan besar bukit kembar dini dan kaki dini yang putih mulus.


"aku ngak butuh apa pun bik,hhmm....ini siapa bik?apa dia bekerja disini juga?"tanya ryan menatap ke arah dini


"hhmm....ini keponakan bibik,dia hanya membantu saat akhir pekan saja tuan muda" jelas bibik


"oh....sudah berapa lama dia membantu bibik disini ?"tanya ryan masih memperhatikan wajah dan bentuk tubuh dini dan itu terlihat oleh bibik nya


"hhmm....semenjak bibik tinggal disini tuan muda" jawab bibik


"tapi tuan....dini ngak akan dimarahi kan?dia hanya membantu bibik saja kok" ucap bibik yang merasa khawatir


"oh...namanya dini" batin ryan

__ADS_1


"ngak....ada yang mau aku tanya kan,dia kan satu sekolah dengan ku jadi aku hanya ingin berbincang-bincang saja dengan nya " jelas ryan


Bibik dan edi pun pergi meninggalkan ryan dan dini yang masih berdiri tertunduk,dia masih bingung dengan ucapan ryan yang mengatakan kalau dia satu sekolah. Berarti ryan tau kalau dini bersekolah yang sama dengan dia ,begitulah menurut dini saat ini


"kamu tau siapa aku?"tanya ryan yang menatap ke arah dini,dini hanya mengangguk


"sejak kapan?"tanya ryan yang masih menginterogasi dini seperti petugas polisi saja


"hhmm....sudah lama sebelum anda pindah kesini tuan" jawab dini dengan gugup


"sebelum aku kesini?"tanya ryan merasa tidak percaya dan dini lagi-lagi mengangguk


"jadi...saat aku masuk ke sekolah itu,kau sudah mengetahui siapa aku kan?trus kenapa kau tidak menyapa ku hah?"tanya ryan dengan penasaran


Dini diam saja,dia bingung harus jawab apa karena dia memang sengaja menghindari ryan. Pertama nya memang karena bibik nya yang menyuruh nya ,yang kedua karena dia sudah mengetahui bagaimana pergaulan ryan apalagi pada teman wanita nya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘


__ADS_2