
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Ryan memperhatikan dini yang sedang membuka bungkusan roti yang akan dimakannya dan kemudian memakannya sambil berjalan mendekati bibik nya,dini memakannya dengan cepat membuat nya hampir tersedak. Ryan langsung menghampiri dini dan menarik tangan dini agar segera duduk
"tunggu disini jangan kemana-mana" ucap ryan sambil mengambil botol mineral yang tersedia di dekatnya dan membukanya,dia memberikan botol itu pada dini
"hei....ini untuk dijual" ucap dini pelan karena masih ada beberapa pembeli di dekat mereka
"aku akan membayarnya,minum lah....dan duduk saja,biar aku yang bantu bibik " jawab ryan dengan nada kesal nya
Setelah itu ryan langsung membantu bibik, dini memperhatikan ryan yang terus tersenyum melayani pembeli. Ada rasa senang dihatinya melihat wajah ryan lagi hingga akhirnya roti dan kue yang dijual pun habis,biasanya masih banyak yang tersisa tapi hari ini semua nya habis terjual. Mungkin karena ada nya ryan disana
__ADS_1
Dini memalingkan wajah nya ke arah lain, dia tidak ingin ryan tau dari tadi dia menatap wajah ryan. Ryan sudah duduk disebelah dini dengan menyandarkan kepalanya ke bahu dini,membuat dini terkejut dan mencoba untuk menghindar
"sebentar saja....aku lelah" ucap ryan lembut
Akhir nya dini membiarkannya,walaupun ryan mulai membalikan wajahnya dan menciumi leher dini yang mulus. Tanpa sadar dini melenguh membuat ryan tersenyum kecil,dini menutup mulutnya menyadari dia menikmati sentuhan ryan
Bibik menutup toko nya karena tidak ada lagu yang harus dijual,hari juga sudah mulai senja. Bibik terus memperhatikan ryan yang bermanja-manja dengan dini,kemudian dia berjalan kebelakang untuk menyiapkan makan malam untuk mereka
"aku ingin bicara pada mu" ucap ryan masih dengan posisi nya ,bersandar dibahu dini
"aku mencintai mu,tadi nya aku pikir aku hanya terobsesi dengan tubuh mu tapi kali ini aku yakin dengan perasaan ku...."jelas ryan,
__ADS_1
"ikut lah bersama ku,kita akan tinggal bersama dan menjauh dari sini tanpa ada satu orang pun yang tau kita dimana" ucap ryan lagi
"aku sudah mengatakan semua nya pada mama ku....dan mama ku tetap akan menikahkan ku dengan tunangan ku seminggu lagi,jadi kita harus pergi dari sini sebelum minggu depan. Aku ngak mau berpisah dari mu lagi" jelas ryan dengan tegas,kali ini dia menatap dini yang masih diam saja
"aku tidak akan pergi dengan mu,aku yakin kau hanya terobsesi dengan tubuh ku saja jadi aku harap kau tidka mengganggu ku. Lagi pula,anak ini adalah anak ku dengan suami ku" ucap dini
"ya....aku tau itu,anak ini adalah anak mu dengan suami mu. Aku lah ayah dari nya" jawab ryan sambil mengelus perut dini yang tidak begitu besar padahal dia sudah hamil lima bulan
"kau bicara apa?" tanya dini ketus
"aku lah suami mu,aku tidak pernah menceraikan mu. Kita masih suami istri yang sah,jadi jangan bilang kalau kau sudah menikah karena surat nikah kita masih terdaftar dikantor agama" jelas ryan sambil tersenyum menatap wajah dini yang terkejut, dini ketauan bohong nya.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ