Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
kenyataan


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Lusi mulai memikirkan ucapan kedua pria itu sambil memakan buah nya,kemudian dia tersenyum . Berarti selama ini dia mengandung anak dari seorang mafia,seperti keinginannya yang ingin menikah dan memiliki seorang anak dari seorang mafia.


Markus masih tidur dengan nyaman,tapi tiba-tiba dia meraba sebelahnya dimana lusi tidur tadi. Markus duduk dan mengucek kedua matanya,dia menyadari kalau lusi tidak ada disebelah nya. Dia bangun dan ingin keluar,tapi dia mendengar suara langkah kaki. Kamar memang hanya memakai lampu tidur,dia berdiam diri mendengarkan suara langkah kaki yang seperti nya lebih dari satu.


Markus bersembunyi,dia mencoba untuk tenang. Kemudian dia mendengar suara pintu kamar nya dibuka,dia sudah menyiapkan guling yang di tutupi oleh selimut. Dia berdiri dibelakang pintu,dia ingin lihat siapa yang masuk.


"ayo....dia sedang tidur,kita bunuh skalian dengan istri nya" bisik suara pria ,membuat markus membulatkan matanya. Dia sadar kalau lusi belum ditemukan oleh mereka,tadinya dia berpikir jika lusi sudah ditangkap oleh mereka tapi mendengar ucapan pria itu berarti lusi masih bersembunyi


Dia pria masuk dengan membawa sebuah tongkat pukulan ditangan mereka masing-masing, markus menghidupkan lampunya membuat kedua pria itu terkejut dan membalikan wajah nya ke arah pintu yang sudah tertutup


bugh....bugh....bugh....


Markus langsung memukul kedua pria itu,hanya dalam sekejap saja kedua nya sudah tumbang dibuat oleh markus. Tak lama markus berjalan ke arah pintu dan membuka pintu kamar nya,dia berjalan dengan pelan keluar

__ADS_1


bugh....bugh....


"aah...."teriak markus,markus tidak tau kalau ada orang dibalik pintu luar.


Bugh....bugh....


Markus pun membalas pukulan mereka ,baku hantam pun terjadi. Mereka saling membalas dua lawan satu,hingga lusi memilih untuk menghidupkan lampu ruangan itu. Terlihat kedua pria keluar dari dalam kamar dan ingin mendekati lusi,lusi terlihat santai. Sementara markus sudah sangat khawatir kalau lusi akan di pukul atau disakiti oleh kedua pria itu


Markus menghampiri lusi,dia menarik tubuh lusi agar berada dibelakangnya. Dia langsung melawan ke empat pria itu,tapi lusi tidka tinggal diam. Dia juga ikut menghajar salah satu nya membuat markus terkejut,dia menatap lusi dengan tΓ tapan yang sulit diartikan. Akhirnya mereka melakukan perlawanan dua lawan dua hingga keempat pria tadi pun tersungkur dilantai,markus mengambil tali dan mengikat keempatnya.


"kenapa kau keluar sendirian ?kalau terjadi apa-apa bagaimana?"tanya markus sambil menarik tangan lusi dan mencium punggung tangan itu dengan lembut


"aku baik-baik saja,kau lihat kan?"ucap lusi masih memakan buah ditangan lainnya


"hhmm....apa kau takut?"tanya lusi meraih wajah markus setelah buah apel yang dimakan nya habis,markus menatap mata lusi sambil mengangguk

__ADS_1


"aku tidak akan meninggalkan mu dan....aku tarik kembali kata-kata ku pada mu saat itu" ucap lusi menatap tajam mata markus


Markus mengernyitkan dahi nya ,dia menatap mata lusi dengan tΓ tapan bingung. Terlihat lusi hanya tersenyum,kemudian mengecup bibir markus dengan lembut dan melihatnya


"aku akan mempertahankan mu,kau tidak akan aku lepaskan....dan jangan coba-coba untuk mencari pengganti ku,kau harus bisa mencintaiku karena aku sudah menyukai mu dan akan mencintai mu" jelas lusi membuat markus tersenyum


"kenapa kau tidak mengatakan kalau kau juga mafia seperti akmal dan bima?"tanya lusi yang kini sudah memeluk markus dan bersandar didada bidang nya


"mafia?kau tau dari mana ?"tanya markus menatap lusi bingung


"tadi mereka ingin menghabisi nyawa mu,setelah itu mereka akan menghabisi akmal juga bima baru akan menyerang markas mafia kalian. Dari mereka aku tau kenyataan suami ku seornag mafia" ucap lusi masih memeluk tubuh markus dengan erat


bersambung


Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2