
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Dini menghubungi nomor dosen itu dan menanyakan orang suruhan ryan yang ternyata sedang berada diluar,mungkin dia membeli sesuatu disana. Dini keluar dengan cepat,kemudian duduk disamping dosen itu.
"ternyata aku hanya kecapean dan butuh istirahat kata dokter" ucap dini agak keras sehingga orang suruhan ryan mendengar nya
Dini dan dosen itu pun pergi dari rumah sakit,dini mengucapkan terima kasih pada dosen itu apalagi dosen itu mengantarkan nya pulang kerumah kontrakannya. Dini sudah menyiapkan semuanya,dia akan mencari pekerjaan diluar kota karena sewaktu-waktu ryan akan tau mengenai kehamilannya. Dia akan mengatakan pada bibik nya kalau dia mendapatkan pekerjaan diluar kota,paling tidak dia akan tinggal disana selama setahun dan selama itu juga dia akan mengurus kehamilannya
Dini memilih mandi dan membersihkan tubuh nya,dia akan istirahat setelah ini kemudian kembali menyusun pakaiannya . Besok malam dia berniat untuk pergi,dia harus mengundurkan diri dengan baik dari toko karena dia pun diterima disana dengan baik.
braaak....
Dini terkejut melihat bibiknya sudah terduduk dilantai denagn memegang hasil usg dan tes kehamilannya yang positif,bibik nya menatap ke arah dini dengan air mata yang sudah membasahi pipinya
__ADS_1
"sayang...kau hamil?" tanya bibik,dini berjalan menuju bibiknya. Dia memeluk tubuh bibiknya yang menangis,dia juga ikut menangis
"tenang bik....aku akan menjadi ibu" jawab dini lembut sambil mengusap punggung bibiknya,dia berusaha untuk tegar
"kau tidak memberitahu kan nya pada tuan muda,barang kali tuan muda setuju untuk mempertahankan pernikahan kalian" ucap bibik yang kini menatap wajah dini
Dini menggelengkan kepalanya,dia malah tidak ingin ryan bertanggung jawab pada nya. Biar dia saja yang menanggung semua nya sendiri,dini menampilkan senyuman manisnya
"tidak perlu bik,tidak akan ada yang tau mengenai kehamilan ku. Aku akan pergi dari kampung ini,aku akan pergi ke kota dan mencari pekerjaan disana. Besok aku akan pergi " jelas dini masih dengan senyumannya
"bik....aku akan baik-baik saja disana,bibik kan masih bekerja di rumah ryan" ucap dini,dia tidka ingin membuat bibik nya sedih
"bibik akan berhenti,bibik akan merawat kehamilan mu....kita akan buka usaha saja disana,kita pinjam uang dengan bank" jawab bibik dengan tegas
__ADS_1
"tapi bik...." ucap dini merasa tidak enak hati,karena selalu menyusahkan bibik nya dari dulu
"tidak ada tapi-tapian,besok pagi bibik akan mengatakannya pada nyonya " jelas bibik
Dini hanya bisa diam,dia tidka bisa membantah ucapan bibik nya. Dia sangat menyayangi bibiknya ,apalagi bibik lah keluarga nya satu-satu nya. Dini tidur dengan bibik nya,mereka berpelukan hingga pagi tiba
Pagi nya,dini ke toko roti sedangkan bibik ke rumah ryan. Dini mengatakan kalau dirinya mengundurkan diri,dia mengatakan kalau dia akan pindah bekerja ke perusahaan disekitar situ juga. Dia tidak ingin orang lain tau dia pindah ke kota,begitu juga dengan bibik nya
"kenapa bik?bibik sudah seperti keluarga buat kami,pikirkan lagi bik" ucap mama ryan yang tidak ingin bibik pergi ,dia sudah menganggap bibik seperti keluarga nya karena sudah sangat lama bibiknya itu bekerja dengan mereka
"dini akan menikah dan suami nya meminta ku untuk ikut bersama mereka nyonya,maafkan aku....keluarga ku hanya dini saja" jelas bibik dengan berbohong,dia tidka mungkin mengatakan karena kehamilan dini
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππ