
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
"kamu mengerti sekali keadaan dapur disini ya?seperti yang punya apartemen saja" ucap bima seperti menyindir surti
"hhmm....bukan begitu,ini karena aku sering kesini. Kamu selalu ninggalin aku ,jadi aku main dengan si kembar. Lagi pula pak duda itu karang ada dirumah nya,dia sering menghabiskan waktu dirumah sakit dengan pasiennya. Sepertinya baru sebulan ini dia sering aku lihat dirumah " jelas surti,dia tau kalau bima merasa cemburu
Setelah menyiapkan semuanya,tak lama arman menuju dapur dan melihat kalau surti sudah menyiapkan segalanya. Arman kembali membawa makan malam kedua putri nya ke kamar mereka,buat dirinya dan ratih nanti setelah dia menjelaskan pada surti dan bima
"jadi bisa anda jelaskan sekarang pak dokter ?" tanya surti,dia sudah sangat penasaran sekali
"sayang...."ucap bima menatap surti,agar surti bersabar dan jangan terlalu mendesak karena sebenarnya itu urusan pribadi mereka. Orang luar tidak perlu ikut campur hal itu,begitu lah menurut bima.
Arman menjelaskan maksud nya untuk menikahi ratih,tapi ratih ingin pergi meninggalkannya dan anak-anak. Surti masih menyimak ucapan arman,begitu juga dengan bima. Bima menatap mata arman,dia tau kalau arman memang tulus ingin menikahi ratih walaupun ratih seorang pembantu
__ADS_1
"apa anda sudah mengatakan keinginan anda menikahi nya pak?"tanya surti
"belum....saya bermaksud memberitahukannya sekarang,tapi kalian sudah lebih dulu datang" jelas arman
"hah....kalau begitu selesai kan dengan cepat,jika tidak kami akan membawa ratih pergi dari kehidupan kalian" ucap bima penuh dengan ancaman,karena matanya menatap tajam pada arman.
Bima berdiri dan menarik lembut tangan surti agar ikut berdiri ,surti hanya menuruti nya saja. Mereka pun pulang dengan cepat,arman langsung menutup pintu apartemennya kemudian dia menuju dapur untuk mengambil makanan yang sudah disiapkan surti untuknya dan ratih
Arman masuk kedalam kamar nya,dia melihat ratih sudah duduk dilantai di bawah tempat tidur. Ratih menatap ke arah pintu,dia ingin berlari keluar tapi tangannya langsung ditahan oleh arman
Dengan cepat arman mengunci pintu dan mengambil kunci nya,ratih menatap tajam ke arah arman. Dia merasa kesal karena sikap arman yang suka seenak nya saja,arman mendekati Ratih yang sudah duduk dilantai. Arman ikut duduk di sebelah ratih,dia mengambil jus buah yang disiapkan untuk ratih
"minum lah..." ucap arman menyerahkan gelas berisi jus
__ADS_1
Ratih tidak mengambil nya,dia menatap wajah arman dengan curiga. Arman seolah mengerti,dia meminum sedikit jus buah itu karena obat penyubur juga baik untuk pria. Ratih melihatnya,arman meletakan nya didepan kaki ratih. Arman juga meletakan piring yang sudah berisi nasi dan ayam goreng krispi yang dipesannya secara online
Ratih menatap makanan didepannya,kemudian menatap ke arah arman. Dia melihat arman mulai memakan ayam goreng krispi nya,kemudian arman melihat ke arah ratih sambil mengunyah makanan di mulutnya
"kenapa ngak makan?kita akan bicara setelah makan" ucap arman
"anak-anak,apa mereka sudah makan?"tanya ratih yang khawatir dengan anak-anak arman
"mereka sudah tidur,tadi mereka makan lebih dulu. Aku juga sudah membuatkan susu mereka,jadi mereka sudah minum susu." jawab arman
"terima kasih karena sudah mengkhawatirkan anak-anak " ucap arman
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘