Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
sarapan bersama


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


Surti selesai menyusun makanan di atas tikar,kemudian para wanita juga sudah duduk disana. Tak lama terlihat para pria bergantian mandi dan berganti pakaian,begitu juga dengan bima yang sudah terlihat segar dan rapi.


Kriiing....kriiing....


Ponsel akmal berdering,tertera nama dion disana. Akmal menghela nafas panjang,dia lupa memberikan kabar pada atasannya itu. Kemudian dia mengangkat panggilan dion dengan sedikit menjauh dari semuanya,Rara tau kalau telpon tersebut dari dion


"dimana?"tanya dion ketus,dia merasa kesal karena permasalahan akmal dan Rara tidak selesai-selesai juga membuat dirinya tidak bisa berjalan-jalan bersama kirana dan putra nya yang sudah berumur setahun


"saya masih di luar kota tuan,tepatnya di pinggiran kota" jawab akmal


"sudah selesaikan?kenapa ngak langsung pulang? "tanya dion dengan nada ketus nya

__ADS_1


"maaf tuan,saya lupa memberitahukan kalau bima menikah disini dengan anak dari pak karno yang sudah menolong rara" jelas akmal dengan sopan


"menikah?bima?"tanya dion dengan nada terkejut karena dia tau betul siapa bima ,tangan kanan nya setelah akmal.


"bagaimana bisa?apa mereka sudah saling kenal sebelumnya ?"tanya dion sambil memijit keningnya karena semalam tidak bisa tidur ,dia kelelahan dikantor dan dirumah kirana minta jatah berkali-kali hingga dia tidak bisa tidur dengan baik


"ceritanya panjang,saya akan ceritakan saat sampai...."jelas akmal tegas


"baiklah....jadi kapan kembali ?"tanya dion yang sudah tidak sabar ingin tidur dan bermain bersama putra nya


"baiklah....besok kau harus masuk kantor dan bima...dia harus mengurus markas, karena aku dengar geng serlot sudah mengatur anak buahnya untuk menyerang markas kita tapi belom tau kapan" jelas dion


Geng serlot merupakan musuh bebuyutan geng mafia milik dion,mereka tidak ingin merasa terkalahkan oleh dion. Padahal dion tidak pernah mencari gara-gara dengan mereka,tapi mereka ingin menjadi yang teratas dan ditakuti oleh geng mafia lainnya.

__ADS_1


Serlot ingin menguasai daerah mafia geng dion,tapi dion selalu membuat serlot masuk ke dalam penjara apalagi jendral tertinggi adalah sahabat dion jadi dion dengan mudah nya menyiapkan jebakan untuk serlot. Jendral itu juga mengetahui dion merupakan ketua mafia yang ditakuti oleh banyak orang,dia juga tau kalau dion suka membantu dan membuat beberapa markas sebagai penghasilan untuk para anggotanya.


Akmal yang mendengar kalau serlot ingin menyerang markas merasa terkejut,karena terakhir kali serlot kalah walaupun mereka memiliki banyak orang tapi kekuatan geng dion selalu lebih unggul dengan anggota dan strategi perang yang bisa dibilang sempurna.


"baik tuan....saya akan sampaikan pada bima,agar bima bisa bersiap"jawab akmal tegas


Akmal mendekati semua yang sudah berkumpul diruang tamu pak karno,mereka semua duduk dilantai semen beralaskan tikar saja. Semua mata menatap akmal yang mendekat,Rara melihat wajah akmal yang serius. Pastinya dion mengatakan sesuatu yang serius hingga membuat akmal kembali serius


"sayang....duduklah" ucap Rara menarik tangan akmal agar duduk disampingnya


Akmal pun duduk dengan tenang disamping Rara,semua memulai sarapan pagi dengan tenang. Sesekali surti memberikan makanan pada bima,karena permintaan ibu nya. Mereka pun menikmati masakan dari kampung surti hingga selesai


Bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘


__ADS_2