
Setelah anna selesai makan anna dan rayyan kembali ke apartemen nya.
Bukk
Anna tidak sengaja melanggar seorang pria. Di lobby. Sedangkan rayyan sibuk dengan ponsel nya dan terus berjalan ke depan menuju Lift.
" ah maaf maaf saya tidak sengaja menabrak anda. "ujar anna sambil mengambil baju dokter pria itu yang tidak sengaja terjatuh.
Pria itu adalah seorang dokter. " tidak mengapa. " pria itu tersenyum lalu mengambil baju dari tangan anna. yang anna ulur.
" anda baru di sini nona? Saya tidak pernah melihat anda di sini" ujar pria itu masih tersenyum pada anna.
" iya. Saya baru tiba hari ini. Apa anda juga tinggal di apartemen ini" tanya anna pada pria itu sambil tersenyum.
Pria itu tertegun melihat anna yang sangat cantik." cantik " gumam pria itu tanpa sadar.
" apa yang anda kata kan? Saya tidak mendengarnya" tanya anna.
Pria itu tersadar lalu menggeleng "tidak ada apa apa nona. Perkenalkan nama saya alfa. Nama kamu siapa? " pria itu mengulur kan tangan nya pada anna.
__ADS_1
Anna menyambut tangan alfa." saya anna. panggil anna saja. Anda seorang dokter?" tanya anna.
" jangan terlalu formal anna. panggil saja alfa. Iya anna. Kalau anna sendiri?" tanya alfa pada anna.
" saya Asisten CEO di perusahan -- " ucapan anna di potong oleh rayyan.
" anna, apa yang kau lakukan di sini. Aku dari tadi menunggu mu anna." ujar rayyan sambil melirik alfa.
" ah maaf saya yang berbicara tadi sama anna. Apa anda suami nona ini?" tanya alfa.
"bukan alfa. Kenal kan dia tuan muda rayyan CEO saya" anna memperkenal kan rayyan pada alfa.
" kenal kan tuan muda rayyan. Saya alfa "alfa mengulur kan tangan nya pada rayyan.
" saya rayyan. Maaf kami duluan " rayyan langsung menarik anna menjauh dari alfa. Anna tersenyum pada alfa lalu sedikit menunduk pada alfa.
" gadis yang imut dan manis. Untung saja bukan suami nya" gumam alfa tersenyum menatap punggung anna yang di seret oleh rayyan.
...****************...
__ADS_1
Anba memukul tangan rayyan yang menyeret nya." apa apaan sih. Main seret seret saja. Kebiasaan deh." kesal anna pada rayyan.
" udah diam aja. Jangan kenalan sama pria yang tidak jelas anna" ujar rayyan.
Anna memutar bola mata nya malas. "siapa juga pria tidak jelas. Bicara nya sesuka hati saja sih menuduh orang lain " anna menggeleng melihat sikap rayyan yang suka sekali posesif padanya.
rayyan menolak pelan kepala anna." degil" ujar rayyan.
...****************...
Di lain tempat di kota Y.
Saat ini frensiska dan fernando serta kedua orang tua liza dan juga liza sedang berada di sebuah restoran
mereka sedang berbincang bincang ringan sambil menunggu Kexar tiba. karena Kexar belum tiba.
"maaf aku terlambat. " ujar Kexar yang baru tiba.mereka semua melihat ke arah Kexar.
Kexar menduduk kan diri nya di dekat liza. karena hanya tinggal itu kursi yang kosong di dekat liza.
__ADS_1
Liza terus memandang ke arah Kexar. Yang membuat Kexar risih. Kexar hanya diam dengan wajah datar nya di dekat Liza.
" kita langsung saja ke inti nya. Jadi kapan hari pernikahan mereka di langsung kan." tanya laras pada calon besan nya.