
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Surti menatap tangan nya yang dari tadi digenggam oleh bima ,bima terus menggenggam tangan surti hingga saat ini mereka sudah berada didalam ruang tamu miliknya.
"tuan...tangan anda" ucap surti merasakan tangan bima yang tidak melepaskan tangannya padahal mereka sudah berada di dalam apartemennya
Bima malah menarik tangan surti hingga surti terduduk dipangkuannya,tangan bima langsung memeluk tubuh surti dengan lembut. Dagu nya di letakannya dibahu surti,dia benar-benar suka dengan posisi seperti ini.
"tuan..." ucap surti pelan,karena tangan bima sudah berada didadanya dan meremasnya dengan perlahan,membuat tubuh surti merinding dan jantungnya berdegup kencang
"kau milikku....jangan pernah dekat dengan pria lain" bisik bima di telinga Surti membuat tubuh surti semakin tegang
__ADS_1
"ta...tapi anda bilang kita tidak akan mengurusi urusan pribadi masing-masing kan,jadi kenapa anda ingin menjadikan aku milik anda tuan" jawab surti dengan gugup
"apalagi pernikahan kita hanya setahun saja nantinya,jadi setelah itu anda bisa mencari yang lebih baik dari ku " ucap surti lagi masih merasa risih merasakan bibir bima mengecupi bahkan menggigit lehernya dari belakang.
"aku ngak mau....aku ingin kau jadi milikku selamanya dan ngak akan aku lepaskan" masih dengan bisikan ,bima menjelajahi leher surti dengan ganas nya
"tapi tuan,kau tidak menyukai ku....pernikahan kita hanya karena terpaksa,sebaiknya anda pikirkan lagi" jawab surti sambil terus berusaha menghindar dari bibir bima
Setelah selesai dengan kecupan di leher surti juga tangannya yang meremas bukit kembar milik surti yang menjulang,bima menggendong surti dan membawanya ke dalam kamar nya membuat surti terkejut dengan cepat langsung mengalungkan tangannya dileher milik bima.
Sampai didalam kamar,bima merebahkan tubuh surti diatas tempat tidur dan mulai menindihnya. Bima menatap mata surti dengan lembut,kemudian mengecup kening dan kedua mata surti sehingga surti memejamkan matanya merasakan sentuhan bibirnya dimatanya.
__ADS_1
Bima melepaskan bibirnya yang menempel di mata surti,dia menjauhkan wajahnya yang tadi menempel dengan lembut di kening juga mata surti dan matanya menatap lembut pada surti. Tatapan mereka bertemu,bima tersenyum lembut dan mengelus pipi surti dengan punggung tangannya.
"kau cantik....aku tidak menyadari nya selama ini....hhmm....." ucap bima sambil me*lu*mat bibir surti dengan lembut.
Surti mendorong tubuh bima tapi bima terus menekan tubuhnya hingga tubuh mereka menempel. Surti hanya bisa pasrah saja menikmati ciuman bima tanpa sadar kancing piama nya sudah terbuka semua dan memperlihatkan bukit kembar milik surti yang menantang,bima menciumi bukit kembar itu dengan lembut membuat surti merasa malu . Dia menatap bima yang masih setiap meng*hi*sap pu*ting susu miliknya yang sudah mengeras,entah mengapa tubuh surti menegang tapi dia menyukai sentuhan bibir bima yang terbilang lembut melakukannya
Bima menurunkan wajahnya dan menatap ke daerah bawah surti yang sudah terbuka dari tadi,melihat bima terus menatap daerah sensitif nya membuat kedua tangan surti menutupi bagian inti nya. Bima tersenyum dan menyibakan tangan surti ,wajahnya sudah menempel didaerah sensitif surti dengan lidahnya bermain di daging Δ·ecil yang berada didepan gua miliknya
Surti menutup mulutnya ,menahan de*sa*han yang hampir lolos keluar dari mulutnya. Bima menyadari tangan surti yang menutup mulutnya,bima menarik tangan surti agar memegang miliknya yang sudah berdiri dengan tegak perkasa.
bersambung
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih ππππππ