Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
pak hartono 2


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Papa Rara yang terusik dengan suara telpon ,akhirnya terbangun. Dia ingin membuka matanya,dia berpikir jika suara telpon itu berasal dari ponselnya. Tapi saat ingin membuka matanya dia mendengar bu raya berbicara dengan seseorang,terdengar sangat jelas suara seorang anak perempuan yang manja.


Papa Rara memilih untuk memejamkan matanya sambil terus mendengarkan pembicaraan kedua nya,dia ingin tau siapa gadis kecil yang sedang berbicara dengan bu raya hingga dia terkejut mendengar ucapan gadis kecil itu yang mengatakan oma temannya menikah lagi. Ada terbesit dihati nya seperti itu juga tapi dia tidak ingin meninggalkan Rara saat itu,dia tidak ingin Rara memiliki mama baru apalagi jika Rara tidak menyukai mama baru nya itu.


Tapi saat ini papa Rara ingin memiliki seorang istri yang bisa merawat juga menyalurkan hasratnya,mungkin bukan untuk membuat anak lagi tapi sebagai lelaki dia juga harus mengalir kan hasratnya. Selama ini benda tumpul nya masih terlihat kokoh dan selalu di lampiaskannya dengan sabun dikamar mandi,walaupun dia banyak uang tapi dia tidak pernah menyentuh wanita bayaran mana pun.


"nadia ngak mau oma dipegang-pegang oleh paman yang ada didepan gang itu,jika ada opa maka mereka tidak berani mengganggu kita lagi seperti opa nya saskia " jelas nadia dengan wajah sedihnya


"tenang lah....kita akan mencari kontrakan lain nya hingga tidak akan ada lagi yang mengganggu kita sayang..." ucap bu raya

__ADS_1


Bu raya memang sudah berusia empat puluhan lebih dan hampir lima puluh tapi tubuhnya masih terlihat berisi dan terawat apalagi dia sering memakan lalapan seperti sayur dan buah.l,makanan nya pun sering dia buat sendiri jadi lebih sehat. Mungkin karena dia ingin berhemat juga ,makanya dia memasak sendiri makanan juga cemilan untuknya juga cucu nya.


"baiklah oma....nadia tunggu di pos satpam ya"ucap nadia yang memang sudah ada dibawah


Selama bu raya bekerja,nadia akan pergi sekolah dengan salah satu tetangganya yang merupakan guru di sekolah nadia. Jika sudah pulang sekolah dan akan pergi seperti ini,maka guru nya itu akan mengantarkan nadia ke perusahaan dion dan meninggalkannya di pos satpam. Apalagi pos satpam sudah mengenal baik bu raya,jadi mereka juga mengenal nadia


Bu raya menyusun berkas-berkas yang dikerjakannya tadi sebelum dia pergi,papa Rara duduk dan menatap bu raya yang sedang membereskan berkas-berkas diatas meja nya.


"hhmm....terima kasih karena sudah mengizinkan saya istirahat sebentar di sini " ucap papa Rara


"dan....makan siang nya juga,terima kasih...itu masakan yang enak,sudah lama saya tidak makan masakan rumah" jelas papa Rara lagi

__ADS_1


"sama-sama tuan,saya juga terima kasih karena sudah dibelikan makan siang" jawab bu raya sambil tersenyum ,papa Rara menatap bu raya tanpa berkedip. Bu raya tidak pernah memakai make up yang berlebihan,dia hanya memoleskan pelembab dan bedak dengan tipis. Bibirnya hanya diberikan lipstik yang tidak terlalu tebal.


"Apa anda masih ingin disini?karena saya akan pulang" ucap bu raya yang sudah membereskan meja nya


"ini bukannya belum jam pulang kantor?"tanya papa Rara


"saya sudah permisi pada tuan akmal,saya ingin mengantar cucu saya "jawab bu raya yang sudah berdiri


bersambung


janganlupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2