
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
"siapa pa...siapa wanita itu?"tanya Rara penasaran
Pak hartono menatap Rara, dia bingung melihat wajah Rara yang sulit untuk dibaca. Karena pak hartono takut jika rara tidka setuju dengan pernikahannya
"papa akan menikahinya,walaupun kau tidak setuju ra...." ucap pak hartono menegaskan ucapannya
"pa....rara hanya ingin mengetahui siapa wanita itu,Rara harus tau kalau dia bersedia menikahi papa karena memang mencintai papa dan bukan karena harta papa" ucap Rara dengan serius
"saya....saya yang akan menikahi pak hartono,saya mencintai beliau bukan harta beliau jika...jika kamu tidak setuju maka saya akan menjauhi beliau"
Terdengar suara wanita paruh baya yang sudah berjalan mendekati mereka,Rara menatap wanita paruh baya yang mendekatinya. Wanita itu adalah bu raya,dia memang sangat sederhana. Akmal terkejut melihat bu raya ada disana,apalagi mendengar perkataan bu raya mengenai perasaan nya pada pak hartono
__ADS_1
"bu raya" ucap akmal masih terkejut
Rara menatap ke arah akmal,dia merasa bingung mendengar akmal bisa mengenal wanita yang akan dinikahi papa ny. Akmal tersenyum dan menganggukan kepalanya,dia tau siapa bu raya. Tatapan Rara membuat akmal memberikan jawaban kalau bu raya memang pantas mendampingi pak hartono.
Rara berdiri dan mendekati bu raya,pak hartono pun ikut berdiri dan menghalangi Rara yang berusaha mendekati bu raya. Dia tidak ingin rara memukul bu raya,dia benar-benar ingin melindungi wanita yang dicintainya walaupun hanya baru sebentar mengenal nya.
"kamu mau apa ra?jangan menyakiti wanita papa" teriak pak hartono agar Rara berhenti mendekati bu raya
Rara tersenyum melihat sikap papa nya yang berusaha melindungi wanita itu,bahkan papa nya membentak nya seperti itu. Berarti papa nya serius dengan wanita itu.
Papa Rara menyingkirkan tubuhnya,kemudian Rara langsung mendekatinya dan memeluk bu raya. Bu raya masih terkejut saat mendengar ucapan Rara apalagi kini tubuhnya dipeluk oleh Rara,dia membalas pelukannya.
"terima kasih...." bisik bu raya yang tidak menyangka jika Rara mau menerima dirinya yang hanya berasal dari rakyat biasa.
__ADS_1
Rara melepaskan pelukannya,dia menatap bu raya yang sudah menangis. Rara menghapus air mata bu raya dengan ibu jarinya,dia senang karena bu raya pasti orang baik apalagi akmal mengenal nya
"aku tidak menyangka kalau ibu bisa membuat papa ku tertarik lagi pada wanita,aku rasa benda tumpul milik papa sudah tidak berfungsi lagi....apa ibu masih mau sama papa ku?"tanya Rara menggoda bu raya
"apa?Rara....kenapa kamu bilang milik papa sudah tidak berfungsi lagi?punya papa masih gagah ya....benarkan sayang?" jawab pak hartono tanpa sadar membuat rara membulatkan matanya,menatap mereka dengan terkejut
Bu raya baru beberapa bulan bekerja menjadi sekretaris akmal,selama ini hanya bekerja sebagai karyawan biasa dibagian administrasi di perusahaan dion juga tapi karena sekretaris akmal sudah menikah dan tidak diperbolehkan bekerja lagi oleh suami nya maka bu raya yang menggantikan nya.
"pa....jangan bilang kalian sudah melakukannya?berarti kalian sudah bertemu lama?kenapa Rara tidak tau ?"tanya Rara merasa sangat penasaran
"ya....kita sudah sama-sama dewasa,jadi biasa kalau kami melakukannya. Kami baru mengenal seminggu yang lalu saat papa datang ke kantor akmal untuk menyerahkan berkas perusahaan pada nya" jelas papa Rara
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘