
💙💙💙💙💙💙💙💙
Beno merasa malu dengan ucapan ibu nya yang suka merendahkan dan menjelekkan orang lain,merasa semua bisa dibeli dengan uang. Padahal mereka hanyalah orang kaya di kampung itu saja,dibandingkan dengan keluarga kaya di kota. Mereka bukan lah apa-apa nya
Mama danu menatap tajam pada ibu beno,rasa marah nya sudah mulai menguasainya. Dia tidak suka melihat anak nya dijelek-jelekan seperti itu,anaknya bahkan pemilik perusahaan ternama di kota mereka. Kalau hanya dengan kado dan harta keluarga beno yang tidak seberapa,bima bisa mendapatkan berkali-kali lipat dari itu
"maaf nyonya....anda tau siapa keluarga pengantin pria?"tanya mama danu dangan senyum sinis nya dan mata tajam nya
"ha...ha...tentu saja saya tau,walaupun terlihat tampan tapi dia itu berasal dari keluarga miskin. Mungkin ibu dan ayah nya sudah tidak perduli lagi dengan nya" jawab ibu beno
"ya....putra ku memang sudah lama pergi dari rumah dan tidak mau kembali karena aku memaksanya menikahi wanita pilihan ku,dia lebih memilih tinggal dijalanan dari pada hidup mewah dengan harta keluarganya " jawab mama danu yang merasa tersindir dengan ucapan ibu beno
__ADS_1
"putra?" tanya ibu beno bingung
"ya...berandalan itu,mempelai pria itu adalah putra ku satu-satu nya....dia memilih jadi berandalan dan meninggalkan harta keluarganya yang sudah menjadi warisannya " jelas mama bima menatap ke arah bima
Bima hanya diam saja,dia memang melakukannya. Semua anggota mafia yang berkumpul disana menatap wajah bima,mereka tidak menyangka jika bima berasal dari keluarga terpandang.
"aa...apa?jadi pria berandalan itu..put...putra anda?"tanya ibu beno dengan gugup
Semua orang menatap ke arah mama danu,mereka terkejut karena pak karno akan menjadi orang kaya. Begitu juga dengan keluarga pak karno,dia hanya berniat membuat bima bertanggung jawab bukan mengharapkan harta warisan dari bima.
Pak karno menatap bima dengan tatapan yang sulit diartikan,dia hanya tidak ingin jika putri nya dilecehkan oleh bima bukan memaksa menikah dengan bima karena harta dan nama baik keluarga nya terangkat. Dia tidak pernah berpikir seperti itu
__ADS_1
"sayang....kau tidak ingin memeluk mama hhmm?" tanya mama bima menatap ke arah danu
"maafkan bima ma..."ucap bima sambil mendekat dan memeluk tubuh wanita yang melahirkannya dan menyayanginya.
"kau sudah dewasa,maafkan mama yang sudah memaksa mu untuk menikah dengan wanita pilihan mama....sekarang mama akan menikahkan mu dengan wanita pilihan mu,hhmm....sayang,kemari lah " jelas mama bima dan kemudian menatap surti agar untuk mendekat
Surti berjalan mendekati mama danu dan memberi salam pada kedua orang tua bima,kemudian mama bima memeluknya dengan erat. Dia akan menyayangi surti seperti dia menyayangi bima,walaupun dia tau kalau bima menikahi wanita kampung itu dengan terpaksa tapi itu lebih baik menurut mama bima. Semua mata menatap keharuan dari mereka ,bima hanya tersenyum simpul melihat mama nya memeluk surti yang sebentar lagi akan menjadi istri nya.
"dia bukan wanita pilihan ku,tapi karena terpaksa aku menikahinya" batin bima menatap wajah mungil surti
bersambung....
__ADS_1
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih 😘😘😘😘😘