Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Malam panjang 2


__ADS_3

🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲


"mas....tangannya ih" bisik ratih dengan kesal


Arman hanya tersenyum menatap wajah ratih yang sudah memerah karena malu,dia sudah lama menunggu waktu seperti ini. Ingin rasa nya dia menggendong ratih ke dalam kamar tapi mana mungkin,di ruang tamu ratih masih banyak anggota keluarga nya. Dia masih harus menahannya lagi,dengan menghela nafas arman berjalan menjauh dari ratih dan duduk bergabung bersama keluarga ratih membuat ratih merasa tidak enak pada arman.


Ratih menatap wajah arman yang terlihat datar,bahkan senyumannya juga seolah terlalu dipaksakan oleh nya. Ratih mengambil minuman dingin yang masih ada dimeja hidangan,dia membawa nya dan memberikannya pada arman membuat arman mengernyitkan dahinya menatap wajah ratih


"minum dulu mas....pasti kamu haus kan?" ucap ratih yang kini duduk disampingnya,semua sanak saudara ratih menatap ratih dan arman dengan tersenyum. Kemudian mereka mengalihkan perhatiannya kembali pada apa yang dibicarakan sebelumnya


Ratih menempelkan tubuhnya di lengan arman membuat arman merasakan gundukan kenyal yang diremas nya tadi,dia melirik ratih yang terlihat cuek saja dan menggandeng lengan arman begitu saja. Arman berusaha melepaskan tangan ratih tapi ratih menahannya dan menatap ke arah arman dengan tajam

__ADS_1


"sabar ya sayang....nanti sampai kamar aku berikan hal yang aku jaga selama ini,kamu kan suami ku sekarang" bisik ratih lembut


"aku mau sekarang....apa bisa kita ke kamar sekarang?"tanya arman masih ikutan berbisik sambil sesekali dia melirik keluarga ratih


Ratih mengambil bantal sofa yang disediakan untuk sandaran nya,dia meletakkannya di pangkuannya kemudian dia menarik tangan arman agar bisa menyentuh daerah sensitif nya yang ditutupi oleh bantal sofa itu. Arman tersentak saat tangannya di tuntut ke arah yang diinginkannya,dia menatap wajah ratih yang memerah.


"sudah berani ya?nakal kamu hhmm" bisik arman menatap ratih sambil mengecup ujung hidung nya


"eekkhm....pengantin baru ngapain masih disini?sana sih ke kamar,pasti kalian capek kan?"ucap didi agak mengeraskan suaranya agar yang lain dengar


Didi tau gimana rasanya menahan hasratnya,karena dia pernah mengalaminya saat dirinya baru selesai nonton dan harus bersolo karir melakukannya membuatnya menyesal. Tapi saat ini dia tidak perlu bersolo karir karena dia punya pacar yang bisa membuat nya mengeluarkan cairan miliknya walaupun tidak harus memasukannya kedalam daerah sensitif pacar nya,karena sampai saat ini pacar nya itu masih virgin. Mereka melakukannya seperti di film,sekarang didi sering nonton bersama pacar nya tapi hanya sebatas ****-emutan saja dan mengeluarkan nya.

__ADS_1


"iya....ibu sampai lupa untuk menyuruh kalian istirahat,ya sudah sana istirahat duluan....nanti si kembar biar tidur bareng ibu" jawab ibu ratih yang melihat si kembar sudah mengucek-ngucek matanya pertanda mereka juga sudah mengantuk


"hhmm....iya bu" jawab ratih lembut,dia berdiri mendekati si kembar dan mengecup kening kedua putri arman yang sudah menjadi putri sambungnya sekarang.


"ayo mama antar ke kamar kalian,"ucap ratih sambil menuntun kedua anaknya


"kalau begitu,saya istirahat duluan ya semua nya" ucap arman sambil membalikan tubuhnya berjalan kedalam kamar ratih yang sudah disulap menjadi cantik dan penuh dengan bunga-bunga


Ratih membantu kedua putrinya untuk mengganti pakaiannya dan membersihkan tubuhnya ,setelah itu dia kembali kedalam kamarnya dengan membawa seember air kecil dan handuk kecil juga. Dia ingin membersihkan tubuh suaminya ,karena dikamar nya tidak memiliki kamar mandi seperti di apartemen arman. Apalagi kamar ratih terbilang kecil


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....Makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2