
Kexar dan Anna Akhirnya berangkat ke kota W. dengan mengguna kan jet pribadi Kexar dari Kota S.
,,,,,,,,,,,,,,,
Di lain tempat di kota W. Filio dan Fiona sedang di sekat di sebuah gudang yang sangat gelap. Filio perlahan membuka kedua bola matanya. di mana ini. batin Filio sambil meraba raba. jari jari kecil Filio tidak sengaja menyentuh tubuh Fiona.
"Fiona... kau kah itu... "ujar Filio membangunkan FIona yang belum sadarkan diri.
Fiona perlahan juga membuka kedua bola matanya, "kak Filio,,, di mana kita... kenapa ini sangat gelap kak Filio.." kata Fiona memeluk tubuh kakanya.
"Kakak juga tidak tahu di mana ini FiO..tapi kau tenang saja pasti sebentar lagi Mommy Daddy akan datang untuk menyelamatkan kita."kata Filio menenangkan Adiknya Fiona. Fiona mengangguk menjawab kakakna Filio.
,,,,,,,,,,,,,,
Diluar ruangan
"Kau sudah memberi makan anak anak itu Lio..."tanya marlinus pada LIo
"Belum ketua.. tadi semasa saya masuk ke dalam anak anak itu masih belum sadar kan diri lagi ketua."
__ADS_1
Marlinus mengangguk" kau periksa anak anak itu sekarang, aku tidak mahu mereka sampai mati di saat belum waktunya.. aku ingin kedua orang tua mereka melihat seperti apa anak anaknya akan berakhir." kata marlinus dengan wajah yang di penuhi dendam.
"Baik ketua." Lio langsung pergi mengecek Filio dan Fiona di gudang.
Tiba di gudang Lio membuka pintu gudang itu.
Clekkkk
Terlihat Fiona yang sedang memeluk Filio. " Bawa anak anak itu keluar,,, lalu beri mereka makanan, kemudian bawa mereka berdua ke ruang menyimpanan senjata." perintah Lio pada bawahannya"
"baik " jawab bawahannya
"
Filio dan Fiona berdiri lalu melangkah keluar dari gudang itu.
,,,,,,,,,,
Beberapa jam berlalu Akhirnya Anna dan juga Kexar tiba di kota W. mereka berdua langsung berangkat ke lokasi yang di tunjukkan oleh anak buah Anna. setelah cukup jauh berjalan masuk ke dalam Anna bertanya pada anak buahnya
__ADS_1
" Kau yakin ini jalannya.. "tanya Anna pada Anak buahnya itu saat mereka sudah memasuki sebuah hutan yang sangat lebat. dan mereka sudah sangat jauh ke dalam.
"Ya Queen.. Saya yakin"
Anna mengangguk." kita istirahat dulu sayang... kau terlihat sangat lelah,,, " kata Kexar pada Anna saat melihat Anna sangat pucat.
Anna kembali mengangguk lalu mendudukkan dirinya. "kau sangat pucat sayang... apa kau tidak sehat" tanya Kexar pada Anna lalu mengusap pipi Anna.
Anna menggeleng memalingkan wajahnya dari Kexar karna Anna tidak ingin Kexar melihat Airmatanya. Anna mulai menangis lagi saat mengingat kedua anak anaknya. tapi tetap saja Kexar melihat Airmata Anna.
"Mereka pasti baik baik saja sayang... kau tenang saja,,,, mungkin kita juga sudah tidak terlalu jauh dari sini" lembut Kexar mencoba menenangkan hati Anna.
Anna langsung memeluk tubuh Kexar lalu kembali menangis. " Aku sangat khawatir... ketua Venom itu sangat bengis... aku tidak mahu jika dia sampai melukai Anak anak kita lagi... " kata Anna dengan suara yang bergetar
"Tenanglah sayang... jangan seperti ini... tenangkan hatimu, agar kau memiliki tenaga cukup untuk melawan mereka nanti." Anna mengangguk semangkin menenggelam kan wajahnya di dada bidang suaminya.
,,,,,,,,,,,
Setelah istirahat tadi sebentar mereka kembali melanjut kan perjalanannya. beberapa waktu berlalu Akhirnya mereka tiba di markas Venom di tengah hutan yang sangat besar.. Anna dan Kexar mengatur rencana untuk masuk ke dalam markas itu.karna mereka tidak bisa sampai ketahuan, akan bahaya bagi anak anak mereka dan juga para tahanan yang lainnya.
__ADS_1