
🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲🌲
Ratih masih memeluk tubuh arman diatas pangkuan arman,dia merasa sangat lelah karena bercinta tiada henti dari tadi malam hingga pagi ini mereka melanjutkan nya kembali. Arman memeluk tubuh ratih sambil memainkan gundukan kenyal milik ratih yang masih polos
"terima kasih sayang....ternyata milikku masih berfungsi dengan baik,semoga hasilnya memuaskan ....aku ingin kau hamil anakku" bisik arman lembut
Arman mengangkat tubuh ratih dan membawanya kedalam kamar mandi,dia mengisi bath up dengan air hangat agar mereka bisa berendam bersama. Arman masih cuti hari ini,dia akan mulai bekerja besok. Jadi hari ini dia ingin bermanja-manja dengan ratih di apartemennya tanpa gangguan kedua putrinya karena saat ini mereka sibuk dengan ibu nya ratih
Ditempat lain....
Lusi sudah tinggal dua minggu dirumah markus tanpa dibolehkan keluar oleh markus,karena markus meninggalkannya untuk pergi ke markas selama seminggu ini membuat lusi merasa rindy ingin tidur dengan markus karena selama seminggu sebelumnya dia terus tidur dan bercinta dengan markus walaupun mereka belum menikah
__ADS_1
"aaakh...." ucap lusi meregangkan tangannya,dia memilih untuk duduk diluar karena bibik yang biasa menemani lusi sedang keluar berbelanja dan menyuruh lusi untuk tidak keluar dari dalam rumah tapi karena lusi sudah sangat bosan didalam rumah makanya dia menyelinap keluar dari sana
Lusi duduk diteras depan rumah markus,dia menatap sekeliling perumahan markus yang tidak terlalu besar itu. Terlihat beberapa kendaraan lalu lalang didepannya,ada yang menggunakan mobil atau pun motor. Hampir semua mata menatap ke arah lusi,mereka seperti penasaran dengan ada nya lusi didepan rumah markus
"permisi neng?kamu cari pak markus ya?pak markus nya belum pulang,dia juga jarang pulang kerumah ini" tanya seorang wanita dan pria paruh baya yang sedang berjalan kaki melewati rumah markus tadi nya
"eh....maaf pak,saya tinggal disini kok. Markus memang belum kembali,sudah seminggu ini " ucap lusi merasa tidak enak karena dia tidak bertemu dengan tetangga disini karena markus melarangnya keluar dari rumah itu
"ya ampun neng,jangan mengada- ada deh. Pak markus itu pria baik,mana mungkin dia menyembunyikan seorang wanita seperti kamu didalam rumah nya" jawab yang wanita itu dengan sinis
"atau mungkin anda ini wanita yang ditolak oleh pak markus ya" ucap wanita itu memicing kan matanya dengan tatapan sinisnya
__ADS_1
"saya...hhmm...." jawab lusi gugup,dia bingung harus mengatakan apa karena mereka memang belum menikah walaupun lusi mengandung anak markus dan bercinta setiap hari dengan nya
"pagi bu....ibu lusi kan?"tiba-tiba terdengar suara wanita yang terlihat baru saja turun dari sebuah mobil
Sepasang paruh baya itu langsung melihat ke arah sumber suara,mereka mengernyitkan dahi mereka sambil mencoba untuk tersenyum. Sedangkan lusi juga merasa bingung,dia menatap wanita yang terlihat tidak terlalu tua itu dengan penasaran karena wanita itu mengenal namanya.
"bu kades???apa ibu mengenal wanita ini?"tanya pria paruh baya itu menatap ke arah wanita yang menyapa lusi
"ya....beliau calon istri pak markus,pak markus sudah mendaftarkan pernikahan mereka pada saya. Mungkin tiga hari lagi mereka akan menikah dan membuat pesta pernikahan yang cukup besar dikampung kita ini" jelas wanita yang dipanggil bu kades itu dengan lembut sambil menatap ke arah lusi
Lusi membulatkan matanya,dia hampir pingsan mendengar ucapan dari wanita itu. Markus mengurus semuanya,dia pikir dia akan terus berhubungan dengan markus tanpa ada ikatan apa pun tapi mendengar penjelasan bu kades tadi membuat hati nya senang.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘