
"kenapa dengan bayi besar mu Asisten anna.apa dia buat ulah lagi "tanya kexar.yang melihat rayyan sering merepot kan anna selama hampir empat bulan dia berada di kota Y.
"sejak kapan bayi besar ini tidak merepot kan ku."gumam anna lalu kembali menolak kepala rayyan dari bahu nya.tapi rayyan kembali membaringkan kepala nya di bahu anna.
yang membuat anna mendengus kesal.
kexar tersenyum tipis mendengar gumam anna.dan tingkah rayyan yang terus merepot kan anna.
lalu kexar dan lukas juga memesan makanan.
makanan rayyan dan anna sudah datang.tapi rayyan masih tidak ingin membuka matanya.
kexar dari tadi tidak pernah mengalih kan pandangan nya dari wajah cantik anna."tapi kenapa wajah anna sangat mirip pada wanita yang ku lihat semalam di kota Z.tapi jika itu dia,mustahil dia sekarang ada di sini.kenapa hati ku jadi khawatir memikirkan ini.mungkin karena anna sangat mesra dengan pria itu.bahkan mereka berciuman. "batin kexar yang terus memandang lekat wajah anna sambil mengingat Ezra yang menngecup sekilas bibir wanita yang mirip seperti anna.
" tuan muda.sampai kapan anda akan seperti ini.saya ingin makan tuan muda rayyan " tanya anna pada rayyan. rayyan mengangkat kepala nya lalu memakan makanan nya.
anna kexar dan lukas juga mulai memakan makanan mereka yang baru tiba.
__ADS_1
"kaka baru tiba."tanya rayyan pada kexar.
"ya "jawab kexar singkat sambil masih memakan makanan nya.
sementara mereka makan tiba tiba ada yang menyapa kexar.
"hai kak kexar.kak kexar makan di sini juga?"sapa Liza yang juga ingin makan siang di restoran itu.
Liza mendudukkan tubuh nya di dekat kexar dengan baju yang di kenakan liza sangat seksi.
kexar hanya melirik sekilas pada liza lalu berdehem.kemudian memakan semula makanan nya.
liza melirik tidak suka pada anna.
"seperti nya Asisten anna sangat akrab pada kak rayyan.apa Asisten anna juga salah satu wanita yang selalu menghangat kan ranjang kak rayyan " ucap liza menatap rendah pada Asisten anna.
anna hanya mengangkat bahu acuh."mungkin saja "jawab anna acuh.
__ADS_1
kexar sudah menatap tajam pada liza sedangkan anna masih asik dengan makanan nya.
anna sama sekali tidak terusik dengan hinaan yang di lontar kan oleh liza.
"cih! hanya Asisten rendahan yang di jadi kan penghangat ranjang sudah belagu" hina liza pada anna lagi.
byurrr
tak!
gelas kaca yang melayang ke arah wajah liza.
dengan cepat kilat di tangkis oleh anna.hanya air gelas itu saja yang mengenai wajah liza.anna sudah peragakkan apa yang akan di lakukan oleh rayyan pada liza.
liza gemetaran melihat ke arah rayyan yang menatap nya dengan mata yang merah menahan amarah nya.
rayyan berdiri lalu menunjuk wajah liza."jaga ucapan mu wanita ******! jika kau ingin menghina ku sila kan,tapi tidak untuk Asisten ku anna.jika kau bukan anak dari paman dani. sudah ku pastikan akan ku robek robek mulut busuk mu itu. kau itu lebih murahan dari pada wanita wanita malam yang selalu menghangatkan ranjang ku" geram rayyan menatap membunuh pada liza.
__ADS_1