Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Sisi lain Donald


__ADS_3

Setelah selesai melakukan pemanasan nya, Raymond langsung kembali ke Mansionnya.


Dan terlihat oleh Raymond bahwa Donald telah tertidur pulas akibat kekenyangan.


"Alpha... Besok aku sama Donald akan pergi untuk nonton bioskop.. Mungkin saat pulang nanti kami akan pergi melihat perusahaan.. Jadi pastikan besok semua berkas selama aku pergi telah ada di atas mejaku..." ucap Raymond sebelum ikut bergabung dengan Donald mengarungi alam mimpi.


Seperti janji Raymond kemaren, Kini Raymond dan Donald telah ada di dalam sebuah bioskop untuk segera menonton film yang Donald inginkan.


Donald dengan semangat langsung menyeret Raymond untuk segera mengantri membeli tiket.


Namun siapa yang menduga, bahwa semua tiket telah habis terjual dan hal itu mampu membuat Donald nangis akibat tak bisa menonton Film yang selama ini ia inginkan.


Raymond yang melihat Donald nangis hanya tersenyum dan sedikit tak menyangka anaknya yang terlihat sangat dingin punya sisi cengeng seperti yang terlihat saat ini.


Segera Raymond menelpon Alpha untuk segera membantunya, jujur saja Raymond gemas sendiri saat Donald memintanya untuk segera mencari bioskop lain demi menonton film impiannya itu.


"permisi..." ucap seorang wanita di belakang Raymond.


Spontan Raymond menoleh kepada perempuan itu dan mengernyitkan bingung saat menatap perempuan tersebut.


"ada apa ??" tanya Raymond sopan


"anu... Aku dengar kalian ingin nonton film doctor strange.. Tapi kehabisan tiket ??" tebak perempuan itu


"iya.." jawab Raymond singkat

__ADS_1


"kebetulan aku punya tiket lebih.. Tadinya aku pengen nonton sama temanku, tapi tiba-tiba temanku itu tak bisa datang. Jadi, kalian mau membeli tiketku ?" tanya perempuan itu.


Mendengar perkataan perempuan itu, Donald langsung menarik baju Raymond sambil memasang puppy eyes nya.


"tentu saja, berapa yang harus ku bayar??" tanya Raymond.


"sama seperti harga tiket biasa.." ucap Perempuan itu dengan sumringah.


Dan setelah membeli tiket dari perempuan tersebut, ekspresi di wajah Donald langsung berubah drastis.


Akhirnya, mereka sama-sama memasuki studio untuk segera menonton film yang sangat di inginkan oleh Donald itu.


Tak terasa, kini akhirnya mereka telah selesai menonton dan langsung keluar dari studio.


Dan tak pernah terbayangkan oleh Raymond bahwa selama menonton Donald terus saja menempel pada Angrie, perempuan yang menolong mereka untuk mendapatkan tiket tadi.


"ayah... Kapan-kapan boleh Donald ke rumah tante Angrie yah ??" tanya Donald yang sukses membuat Raymond terkejut.


"emang Donald tahu dimana rumah tante Angrie ??" tanya Raymond balik, donald hanya menjawabnya dengan gelengan lemas.


"Trus gimana caranya Donald mau pergi ke rumah tante Angrie?? "tanya Raymond lagi


" tadi saat Ayah ke toilet, tante Angrie cerita dia bakal tampil di Royal Albert Hall yah..."ucap Donald


" hmm... Kalau nilai ujian Donald besok bagus, ayah akan bawa Donald pergi... Ok ?? "ucap Raymond dan tentu saja dengan semangat Donald langsung mengangguk.

__ADS_1


Setelah keluar dari bioskop, mereka tak langsung pulang ke rumah, Raymond benar-benar pergi untuk mengecek laporan perusahaannya.


Dan tak lama, mereka pun sampai di depan gedung Alxa Corp. Perusahaan milik Raymond yang sudah tujuh tahun ini ia tinggalkan.


Namun saat ia ingin masuk ke dalam, tiba-tiba ia dicegat oleh satpam yang berjaga.


"maaf.. Kami tidak menerima sumbangan.." ucao Sang satpam drngan tatapan meremehkan


Tentu saja Raymond yang mendengarnya langsung mengerutkan dahinya.


"sebaiknya anda pergi tuan..." usir sang Satpam.


"maaf.. Saya ke sini bukan untuk meminta sumbangan... Tapi saya ada uruaan dengan pak Alpha.." ucap Raymond sambil menahan amarahnya.


"apa anda sudah gila pak ?? Tak mungkin pengemis seperti anda bisa mempunyai uruaan6 dengan pak Alpha... Sudah!! Sebaiknya anda pergi saja..!!"


Dan dengan kesabaran yang sedikit lagi habis, Raymond memilih untuk langsung menelpon Alpha, dan tak lama kemudian Alpha sudah ada di hadapannya.


" ma... Maf pak,saya tak menyangka bapak sudah tiba. "ucap Alpha terbata-bata. Apalagi saat melihat air wajah Raymond yang terlihat sangat ingin memakan orang.


" kau tahu kenapa saya di sini kan?? Sebaiknya kita cepat..."ucap Raymond dingin dan Alpha pangsyng mempersilahkan Raymond untuk menuju ruangan CEO.


**HALOOO !!


Gimana part ini ?? Kalo seandainya menurut kalian kurang seru, silahkan kalian komen ya Readers...

__ADS_1


Se you next part**..


__ADS_2