
Mereka berdua Akhirnya tiba di lantai atas setelah membunuh anak buah Morlinus yang cukup banyak tanpa di sadari oleh Morlinus sedikit pun. Perlahan mereka melangkah mendekati sebuah ruangan yang cukup luas.
Deg!
Anna membola kan kedua matanya saat melihat Filio dan Fiona Yang di ikat dan di gantung di atas sebuah timah panas yang mendidih didih di bawahnya.
Tanpa aba aba Anna melepaskan tembakannya menembak anak buah Morlinus yang berada di sekeliling Morlinus
Dor! dor! dor!
Morlinus tersenyum miring melihat Anna dan Kexar akhirnya sudah tiba. "akhirnya tamu yang di tunggu tunggu sudah tiba... apa kabar Asisten Anna, ah... salah...lebih tepatnya Queen mafia White Flower. dan juga suaminya........... "gantung Morlinus menatap Kexar "tuan muda Kexar Alton cucu pertama Dirga Smith, Anak Fernando dan Frensiska . " ujar Morlinus dengan raut wajah yang sudah berubah menjadi dingin. karna dia sangat membenci Kexar.
"Mommy, Daddy" teriak Filio dan Fiona saat melihat kedua orang tua nya yang sudah berada di hadapanya
"Filio, Fiona, "panggil Anna ingin melangkah mendekati mereka tapi Anak buah Morlinus memegang ujung tali yang di gunakan untuk mengikat kedua anak anak nya. Anna menghentikan langkah kakinya saat sadar ancaman dari Morlinus. "bedebah..." umpat Anna menatap membunuh ke Arah Morlinus yang kembali tersenyum miring.
__ADS_1
Kexar menatap Morlinus " pengecut... kau hanya bisa mengancam lawan mu dengan anak kecil yang tidak berdaya" Dingin Kexar juga menatap pada Morlinus.
"Hahahahahaha... aku senang melakukan yang terlihat pengecut tapi berhasil membuat lawan ku tidak berdaya seperti anak kecil itu tuan muda Kexar Alton..." kembali tersenyum miring menghadap ke Arah Kexar
Anna mengepalkan kedua tangannya mendengar ucapan Morlinus.
Kexar diam diam memperhatikan Tali yang hanya di tarik sedikit saja maka Anak anaknya akan berakhir di bawah timah panas. Filio dan Fiona juga diam dengan tenang memperhatikan Mommy Daddynya.
Bola mata Kexar menelisik tempat itu untuk menyelamatkan anak anaknya. Kexar mendapat sedikit celah untuk menyelamatkan Filio dan Fiona. itu sangat berisiko.. batin Kexar. lalu kembali melihat ke Arah Morlinus. Kexar memberi kode pada Lukas yang berada di luar untuk menyerang markas Venom tanpa Morlinus sadari.
Bung!
Suara tembakan dan suara ledakan dari luar gedung itu. "bedebah... " marah Morlinus lalu mengangkat senjatanya ingin menembak Kexar. tapi dengan cepat Kilat Kexar Melempar tangan Morlinus menggunakan Kalereng yang berada di dalam sakunya, membuat senjatanya terjatuh dari pergelangan tangannya
" Arrkkhhh "teriak Morlinus kesakitan Saat Kalereng itu mengenai tepat di tulang tangannya
__ADS_1
Lio menarik tali yang di gunakan mengikat kedua anak anak Kexar untuk menjatuhkan anak anak itu. Tali itu berjalan menjatuhkan Filio dan Fiona. Anna yang sedang bertarung dengan anak buah Morlinus mengambil sebuah besi panjang yang berada di dalam ruangan itu kemudian melempar tali yang terus berjalan
Tak!
Tepat mengenai sasaran dan tali itu terhenti karna besi menghalangi tali itu untuk berjalan.
"Hahahahaha.. kau akan melihat anak anak mu mati di dalam timah panas itu. seperti mana kau telah membakar Adikku di sebuah letupan di kota Y lima tahun lalu" kata Morlinus lalu menyerang Kexar.
Kexar dan Morlinus bertarung dengan sengit, begitupun dengan Anna dan LIo yang juga bertarung dengan sengit
buk
buk
buk
__ADS_1
Suara pertempuran mereka berempat. one by one dengan hanya menggunakan tangan kosong.juga tidak jauh beda di bawah gedung anak buah Kexar dan juga anak buah Anna yang baru tiba bertempur dengan hebat melawan anak buah Venom yang ternyata jumlah nya jauh lebih banyak meskipun klan Golden Night di gabungkan dengan klan White Flower masih lebih banyak lagi jumlah anak buah Venom.