
💙💙💙💙💙💙💙💙💙
"Lusi...." teriak seorang pria,lusi menghentikan langkahnya dan menatap pria didepannya dengan sinis
"kau masih menginginkan anak itu?"tanya pria itu dengan ketus
"ya....aku ngak akan mau menggugurkannya ,walaupun keluarga ku mengusir ku. Aku masih punya pekerjaan juga apartemen yang merupakan milikku sendiri" jawab lusi dengan tenang,tapi markus terkejut mengetahui hal itu.
"ternyata dia diusir oleh keluarganya karena ketahuan hamil dan dia memilih mempertahankan bayi nya " gumam markus dalam hati
"baiklah....aku akan menerima mu dengan kehamilan mu saat ini,agar keluarga mu bisa menerima mu kembali. Aku merasa kasihan pada mu, apalagi orang rumah sakit juga sudah tau kalau kau sedang hamil jadi kau pasti akan dipecat dari rumah sakit ini cepat atau lambat" jelas pria itu seperti ingin memberikan solusi pada lusi
"aku tidak butuh rasa kasihan mu,jika memang aku dipecat dari rumah sakit ini...aku bisa membuka klinik ditempat lain,jadi kau tidak perlu khawatir soal hidup ku" jawab lusi masih dengan tenang
__ADS_1
"aku sudah berbaik hati mau menerima bayi mu,kenapa kau masih keras kepala sih?" ucap pria itu yang sepertinya terlihat marah
"sudah aku katakan aku tidak ingin menikah dengan mu,biarkan aku sendiri saja" ucap lusi yang kini menyandarkan tubuhnya di depan kap mobil nya
"baiklah....kalau begitu katakan siapa ayahnya,apa aku mengenalnya ?"tanya pria itu dengan lembut
"kau tidak mengenal nya,karena aku juga tidak mengenalnya. " jawab lusi dengan entengnya membuat markus kembali terkejut mendengarnya
"tidak mengenalnya?berarti anak itu memang anakku" batin markus ,entah kenapa dia merasa senang mendengar pengakuan lusi. Dia masih ingin mendengarkan pembicaraan keduanya
"kau tau aku,aku tidak pernah meminum apalagi mencoba minuman beralkohol jadi aku melakukannya dengan sadar...bahkan aku yang lebih dulu menggoda ayah dari bayi ku" jelas lusi dengan lantang nya
Lagi-lagi markus terkejut,dia sudah sangat yakin jika anak yang dikandung oleh lusi adalah anak nya. Lusi terlihat kesal menatap pria didepannya itu,dia mendorong pria itu agar menyingkir dari pintu mobilnya.
__ADS_1
"sudah kan?silahkan pergi,aku ngak butuh kasihan dari mu....dan sampaikan pada kedua orang tua ku,aku akan hidup bahagia bersama anakku walaupun tanpa mereka juga tanpa ayah dari anakku " ucap lusi dengan suara keras,dia ingin masuk kedalam mobilnya. Lusi benar-benar sangat lelah saat ini,dia ingin beristirahat segera.
Selama beberapa hari ini dia harus menjelaskan pada bagian rumah sakit mengenai kehamilannya dan dia memang akan dipecat,tapi dia harus menyelesaikan pasien-pasiennya lebih dulu kemudian merujuk para pasiennya pada dokter kandungan yang baru. Tapi jika lusi bisa menikah maka mengenai pemecatan nya akan dibatalkan,karena lusi hamil dan memiliki seorang suami.
Lusi memilih untuk berhenti,dia sedang mengurus masalah pasiennya terlebih dahulu. Mungkin dalam beberapa bulan kedepan setelah membantu melahirkan para pasiennya maka dia akan melepaskan pekerjaannya dan membuka usaha kecil saja,dia sudah memikirkannya dengan matang
"kau sangat keras kepala,sepertinya aku harus melakukan sesuatu terlebih dahulu agar kau mau menikah dengan ku" ucap pria itu
Pria itu menarik tangan lusi dan ingin memperkosa lusi agar lusi mau menerimanya, bajunya sudah ditarik dan robek hingga terlihat br*a berwarna hitam milik lusi.
"aku ngak mau....benih ini hanya milik ayah dari bayi ku,tidak akan aku campur dengan benih milik mu....lepaskan" terima lusi yang kini sudah menangis
bersambung
__ADS_1
janganlupa vote like dan komentarnya ya.....makasih 😘😘😘😘😘