
🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿
Semua tempat sudah dicari oleh akmal dan para anggotanya,akmal sudah merasa putus asa. Dia benar-benar menyesal,akmal kembali seperti dulu lagi . Wajahnya penuh dengan aura dingin,dia menghabiskan waktu selama seminggu ini untuk bekerja dan bekerja tanpa ada istirahat sedikit pun karena bila dia beristirahat maka dia akan memikirkan Rara
Sementara itu,sudah seminggu Rara tinggal dengan damai di kampung pak karno yang merupakan supir taksi online itu. Keluarga pak karno sangat baik pada nya,selama seminggu ini juga pak karno tidak kembali ke kota karena anaknya yang baru dioperasi. Dia ingin menemani anak satu-satu nya itu saat operasi,mungkin setelah anaknya sedikit pulih baru dia akan pulang
Disisi yang lain,kirana sudah melahirkan seorang putra. Wajahnya lebih mirip dengan kirana,ibu dion sangat senang melihat cucu pertamanya. Dion tidak berani menggendong putranya karena dia takut bila dia melukainya,membuat semua orang tertawa.
"sayang....akhirnya jagoan kita keluar juga,terima kasih untuk semuanya sayang" ucap dion sambil mengecup kening kirana dengan lembut
__ADS_1
"kau sudah membuat aku menjadi ayah ,aku akan melindungi kalian dari apa pun...aku mencintai mu" ucap dion lagi
"aku tau...dan aku yakin kau bisa melindungi kami,aku juga mencintai mu sayang" jawab kirana sambil mengelus pipi dion
"sudah...sudah...sebaiknya kau pulang dan mengurus perusahaan,biarkan kirana istirahat dulu. " ucap ibu dion yang dari tadi melihat interaksi anak dan menantu nya itu.
Dion kembali mengecup kening juga bibir kirana dengan lembut,dia mengelus pucuk kepala kirana dan berjalan meninggalkan kirana menuju pintu. Dia ingin segera mandi dan beristirahat sebentar,setelah itu dia akan kembali ke kantor untuk menandatangi berkas-berkas saja kemudian dia kembali ke rumah sakit lagi untuk menemani kirana. Begitu lah yang sedang dipikirkannya saat ini,dia sudah merencanakan semuanya
Dion pun mengangguk,dia berjalan dengan cepat keluar dari ruangan kirana menuju parkiran. Tak butuh waktu lama,akhirnya dion berhasil sampai di rumah nya. Seperti ucapannya tadi,dia pun beristirahat sejenak setelah membersihkan dirinya.
__ADS_1
Beberapa jam berlalu,dion berangkat ke kantornya. Dia melihat akmal yang masih berada diruangannya dan memeriksa beberapa berkas-berkas penting,dion mengamati wajah akmal yang kelelahan dan ada lingkaran hitam dimatanya. Nampak sekali pria tampan itu kehilangan semangatnya
"hei....istirahat lah,biar aku teruskan" ucap dion menepuk bahu akmal
"bos....saya bisa sendiri,ini...berkas yang harus anda tanda tangani" jawab akmal sambil menyerahkan lembaran-lembaran kertas penting pada dion
Dion mengamatinya dan mulai membubuhkan tanda tangannya disana,sesekali dia menatap ke arah akmal. Kemudian dia menyuruh akmal untuk duduk dihadapannya,dia merasa kasihan pada akmal yang kehilangan istri nya. Mungkin dia juga akan merasakan hal yang sama jika berada di posisi akmal,atau mungkin lebih dari itu. Mungkin dia bisa gila,dia ingin membantu akmal mencari istrinya.
Akmal sudah memberikan pelajaran pada karyawan yang bergosip,dia memecatnya bahkan sebagian dari mereka dia hajar habis-habisan. Walaupun mereka wanita tapi baginya tidak ada bedanya,karena mereka berani membuat gosip yang tidak benar yang menyakiti hati Rara dan juga membuat nya meragukan Rara. Walaupun setelah dia memukuli mereka,dia memberikan perawatan pada mereka.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘