Cinta Sang Mafia

Cinta Sang Mafia
Arman-ratih


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Arman tersenyum senang,sepertinya keputusannya untuk menikahi ratih adalah keputusan yang tepat. Arman menatap wajah ratih yang belum menyentuh makanannya sama sekali,apalagi minuman yang disediakan oleh arman didepannya.


"aaak"ucap arman menyodorkan tangannya yang berisi makanan ke depan mulut ratih,ratih menggelengkan kepalanya


"jika kau tidak mau,maka aku akan menyuapinya dengan mulut ku" ucap arman lagi


Mau tak mau ratih menerima usapan dari arman,mereka makan sepiring berdua. Ratih meraih jus yang tadi diminum arman sedikit,dia meneguknya hingga habis.


"sudah selesaikan ,sekarang buka pintu nya...."Ucap ratih ketus


"aku ingin menikahi mu" ucap arman membuat ratih yang tadinya menatap ke arah pintu,kini mengalihkan pandangannya ke arman


"aku serius,sebenarnya hampir sebulan ini aku sudah memikirkan nya....aku ingin kau menjadi mama dari anak-anakku" jelas arman sambil meraih tangan ratih dengan lembut.

__ADS_1


Ratih masih menatap mata arman dengan tajam,dia belum percaya sepenuhnya pada arman. Dia yakin kalau arman pasti hanya bercanda saja,dia tidak ingin masuk dalam jebakan arman.


"anda jangan bercanda tuan,besok setelah menerima gaji....saya akan pergi dari sini,saya akan kembali ke kampung " jawab ratih sambil menarik tangannya


"aku serius,besok aku akan menemani mu pulang....sekalian aku akan melamar mu,kita akan langsung menikah besok" jelas arman,membuat mata ratih membulat sempurna


"sekarang istirahat lah,mungkin kau belum mencintaiku tapi biarkan lah cinta tumbuh setelah kita menikah. Kau mau kan menjadi istri ku?" ucap arman menatap kedua mata ratih,dia juga menggenggam kedua tangan ratih dan mencium punggung tangannya dengan lembut


"pliiiss....terima aku,demi anak-anak. Aku yakin kau menyayangi anak-anakku seperti anakmu,aku ingin kita hidup sebagai keluarga." Jelas arman lagi


"tapi aku hanya seorang pembantu,apa anda tidak akan merasa malu tuan?" tanya ratih menatap mata arman


"aku terima kalau memang anda serius tuan, tapi aku tidak ingin tidur dengan anda malam ini....aku ingin melakukannya setelah menikah" ucap ratih menatap tajam mata arman


"baiklah....aku ngak masalah dengan itu hanya saja ,biarkan malam ini kita tidur bersama. Aku hanya ingin memeluk mu,aku ngak akan berbuat lebih dari itu"ucap arman lembut

__ADS_1


Ratih tak dapat berkata-kata lagi,dia mengecup bibir ratih sekilas membuat ratih membulatkan matanya sempurna. Kemudian dia membawa bekas makan juga gelas mereka ke atas meja dekat tempat tidur


Arman meraih tangan ratih dan membawanya ke tempat tidur,arman naik dan duduk ditempat tidur dengan bersandar ke dasboard. Ratih masih duduk di pinggiran tempat tidur, ini kali pertama mereka tidur bersama. Ratih merasa sedikit canggung . Arman menepuk tempat tidur di sebelahnya ,dia menatap wajah ratih yang ketakutan


"aku janji ngak akan mengambil kesucian mu,biar kan kesucian mu itu untuk malam pertama kita" jelas arman yang seolah tau maksud tatapan ratih


Ratih pun naik dan duduk di sebelahnya,dia juga bersandar ditempat tidur seperti arman. Arman menarik tangan ratih hingga tubuh mereka menempel,arman menekan kepala ratih dengan lembut ke arah dada bidang miliknya. Ratih hanya menerimanya saja


"terima kasih karena sudah menerima ku dan anak-anakku" bisik arman sambil mengecup kening dan pipi ratih


"aku ingin tidur" ucap ratih lembut


"tidur lah...."jawab arman yang kini melepaskan pelukannya


Ratih memilih untuk membelakangi arman,dia mencoba memejamkan matanya tapi tidak bisa. Sementara arman mendekatkan tubuhnya ke arah ratih,dia memeluk tubuh ratih dari belakang sambil mencium leher jenjang belakang ratih yang sudah terekspos dimatanya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih😘😘😘😘😘-


__ADS_2