
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Silvi masih tidak percaya dengan apa yang terjadi,saat ini dia sudah resmi menjadi istri dari okta. Okta sudah mengatur semuanya,membuat acara pernikahan sederhana untuk silvi di dalam apartemen okta. Okta menyuruh mama nya menyiapkan segalanya,fotografer dan juga para pemuka agama agar mereka resmi menjadi suami istri secara agama.
Mama okta mengundang saudara-saudara yang terdekat saja,silvi merasa sangat senang karena pernikahan itu berjalan lancar.
Saat ini mereka sudah berada didalam kamar apartemen okta,kamar itu juga dihias seperti kamar pengantin. Dipenuhi dengan bunga-bunga segar dan diberikan aroma terapi,silvi juga melihat ke arah kamar mandi yang sudah dipenuhi dengan air hangat yang penuh dengan bunga-bunga dan ada lilin aroma terapi.
Okta memeluk tubuh silvi dari belakang,para tamu undangan sudah pada pulang. Begitu juga dengan mama okta yang memilih untuk pulang juga,okta masih memeluk silvi yang sudah menangis
"terima kasih ....hiks....terima kasih untuk semuanya" ucap silvi pelan,dia benar-benar bersyukur akan keajaiban yang datang pada nya
__ADS_1
"untuk apa berterima kasih?aku lah yang berterima kasih karena kau tidak pergi meninggalkan ku" ucap okta lembut
"sekarang bersihkan dirimu,kita akan tidur...." jawab okta
Silvi membuka gaunnya dengan dibantu oleh okta,okta menatap tubuh silvi yang putih mulus. Dia menahan gejolak lelaki nya yang ingin sekali menyentuh silvi,kedua gundukan kenyal milik silvi sudah terpampang jelas didepannya tapi tidak mungkin dia melakukannya karena silvi baru saja melakukan pengoretan pada rahimnya sehingga membuat daerah senssitifnya masih berdarah
Silvi tau jika okta sudah bergairah,dia melihat beberapa kali okta menelan saliva nya dengan kasar. Silvi mendekati okta dan mulai mengecup bibir okta dengan lembut,okta membalas ciuman itu dan melepaskannya dengan cepat. Dia takut jika dia tidak bisa menahan nya,apalagi pastinya dia akan melakukannya sendirian
Silvi seolah tau apa yang dirasakan okta,dia membuka kemeja milik okta yang menampilkan tubuh six pack milik okta. Dengan sentuhan jari-jari silvi meraba dada bidang hingga perut okta membuat okta memejamkan matanya,apalagi saat ini silvi sudah me*ngu*lum pucuk dada milik okta. Okta yang tadinya memejamkan matanya,kini menatap ke arah silvi yang sibuk dengan pucuk dada nya.
Silvi terus melakukan aksi nya hingga bibirnya terasa kebas karena sangking lama nya dia bermain dengan benda tumpul milik okta,okta terus menatap silvi yang bermain dibawahnya. Dengan cepat okta menekan kepala silvi hingga dia mengeluarkan cairan miliknya didalam mulut silvi,karena tak sengaja okta melakukannya kemudian dia melepaskan tangannya dari kepala silvi.
__ADS_1
"maafkan aku..."ucap okta menatap silvi yang sudah menjulurkan lidahnya yang sudah penuh dengan cairan miliknya.
"aku senang akhirnya kau bisa mengeluarkan hasrat mu..."jawab silvi lembut
"terima kasih" ucap okta mengelus kepala silvi dengan sayang
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya....makasih😘😘😘😘😘
Jangan lupa baca cerita baru ku juga ya
__ADS_1
"***pelangi setelah hujan"
ditunggu kehadiran nya disana,makasih***