
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎ
Surti sudah menyiapkan bungkusan yang akan dibawanya,bima yang tadinya ingin kembali ke markasnya memilih untuk dirumah saja.
Setelah membereskan bekas makan mereka,surti menatap bima yang sedang duduk di depan televisi tapi asyik dengan ponselnya. Surti bingung harus bicara apa,karena dia ingin mendatangi si kembar juga raja untuk memberikan bubur ayam buatannya selagi masih pagi
"hhmm....tuan,apa tuan tidak pergi hari ini?"tanya surti
Bima memandang surti dengan tajam,membuat surti menunduk ketakutan. Karena insting mafia nya sudah bisa menebak kalau surti ingin keluar dan menemui pak duda atau mas raja nya,begitulah yang dipikirkan oleh bima.
"hari ini aku akan dirumah saja,kenapa?kau ingin aku pergi lagi?padahal aku baru saja pulang" jawab bima ketus
"hhmm....itu...aku hanya ingin mengantarkan makanan yang aku buat untuk si kembar dan mas raja" jelas surti merasa sedikit takut jika bima marah
"ya sudah....antar lah,kemudian segera kembali" ucap bima masih dengan ketus
__ADS_1
"terima kasih tuan,aku akan segera kembali " jawab surti dengan tersenyum,kemudian dia berjalan menuju meja dapur dan mengambil bungkusan yang sudah disiapkan
"aku pergi dulu tuan"ucap surti sambil berjalan melewati bima dan ingin membuka pintu apartemen tapi seseorang sudah berdiri didepan pintu seperti biasa nya
"eh mas raja....baru saja aku ingin menemui mas raja di pos" ucap surti dengan terkejut
"oya....ada apa?"tanya raja bingung karena biasanya dia yang selalu menghampiri surti lebih dulu
"ini...aku buat bubur ayam agak banyak,jadi aku ingin memberikannya pada mas raja juga si kembar" jawab surti sambil tersenyum
"dan....mas raja ada apa kesini?"tanya surti yang sudah tau kalau Rara sering memberikan makanan pada surti,kadang cemilan atau buah
"oh....makasih mas raja" ucap surti mengambil bungkusan itu,dia juga memberikan bungkusan bubur ayam yang sudah disiapkan nya untuk raja
"sama-sama....terima kasih juga bubur ayam nya,masakan kamu memang enak. Aku jadi ingin menjadi suami mu,biar bisa diurusin lahir dan batin" jawab raja dengan tersenyum senang
__ADS_1
"bukan hanya menyenangkan hasrat suami tapi juga perut suami" sambung raja lagi
Diruang televisi bima mendengar semua pembicaraan surti dengan pria yang memakai pakaian sekuriti itu,dia merasa kesal kemudian dia berjalan mendekati mereka yang masih berdiri didepan pintu.
"eekkhm..."deheman bima membuat surti dan raja terdiam,raja menundukan kepalanya sebagai rasa hormatnya
"eh....tuan bima sudah pulang?apa kabar tuan?,hmm....apa sudah bisa untuk membersihkan kamar yang kamu bilang surti?" ucap raja
"baik....kamar?kamar mana?"tanya bima menatap surti dengan tatapan bingung
"hhmm...kamar sebelah yang banyak barang -barang tuan,kan anda bilang kamar itu mau dibereskan. Aku sudah mengatakannya pada mas raja dan dia mau membantu untuk membereskannya" jelas surti sambil tersenyum menatap raja,membuat bima semakin kesal
"sudah?apa sudah kalian bereskan?"tanya bima kesal
"belum....aku tidak berani bawa masuk pria sebelum tuan ijin kan,tuan baru pulang dan aku belum sempat mengatakannya" jelas surti lembut,bima menatap wajah surti dengan tatapan lembut. Dia tidak menyangka jika surti menunggunya pulang untuk meminta ijin nya ,jika wanita lain pastinya dengan mudah memasukan pria kedalam rumahnya walaupun tanpa ijin dari suami mereka
__ADS_1
bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya....makasih πππππ