
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Lusi hanya diam didalam mobilnya,dia menatap ke arah markus yang sudah keluar dari dalam mobil dengan membawa kunci mobilnya membuat lusi merasa kesal padahal tadinya dia ingin kabur dan meninggalkan markus disana tapi sepertinya jiwa mafia markus sadar kalau hal itu akan terjadi makanya dia mengambil kuncinya
"kau mau di mobil saja?tidak ingin sesuatu?seperti manisan buah atau asinan buah?"tanya markus yang membuat lusi menelan saliva nya dengan susah payah
"ya sudah kalau kau mau disini,aku akan segera kembali" ucap markus lagi saat dia melihat lusi hanya diam ,tapi tangan lusi menahan pintu saat markus ingin menutup nya . Dia ikut turun dan berjalan dibelakang markus,dia hanya ingin mengambil yang segar-segar saja.
Markus tersenyum melihat lusi yang berjalan mengikutinya,lusi melihat apa saja yang diambil oleh markus. Bahan-bahan makanan,dia tidak terlalu pandai memasak,hanya masakan yang berbahan dasar sayuran saja dia pandai karena sewaktu tinggal di asrama dia belajar memasak masakan sehat
__ADS_1
Markus mengambil buah juga sayuran,daging dan juga manisan dan asinan. Air liur lusi sudah seperti ingin keluar hanya melihat buah-buah itu,dia benar-benar ingin memakannya tapi tidak mungkin karena ini supermarket kecil jadi mereka harus membayar lebih dulu baru boleh dimakan.
Saat sedang asyik melihat-lihat minuman yang terbuat dari buah dan rasanya agak sedikit asam,lusi mengambilnya dan ingin memberikan nya pada markus tapi saat dia melihat sekelilingnya tak ada markus membuatnya merasa bingung. Akhirnya dia memegang botol yang berisi minuman buah asam itu sambil memperhatikan sekelilingnya karena dia ingin segera membayarnya dan langsung meminumnya segera,matanya tertuju disekitar pojokan dimana tempat perlengkapan susu berada. Markus sedang berbicara dengan seorang wanita yang memakai seragam,wanita itu terlihat sangat muda sepertinya dia sales susu di supermarket itu.
Markus dan wanita itu berbicara sambil tersenyum dan tertawa membuat lusi menatap mereka dengan kesal,dia memajukan bibirnya. Wajahnya sudah cemberut,entah mengapa dia tidak suka melihat markus bersama dengan wanita lain. Lalu Lusi berjalan mendekati markus ,dia berjalan agak cepat sambil memasang wajah memberinya
Markus berpura-pura tidak mendengar teriakan lusi,dia masih asyik berbicara dengan wanita didepannya itu. Sedangkan lusi berjalan sedikit cepat ke arah mereka,dengan wajah yang kesal dia menggandeng lengan kekar markus dengan cepat dan ngelendotin markus dengan manja membuat wanita didepannya terkejut.
"hhmm....sayang,aku nyariin kamu tadi lho" ucap lusi dengan manja sambil mengecup pipi markus,markus menatap lusi yang terlihat manja tapi seperti dibuat-buat oleh nya. Dia hanya tersenyum dalam hati saja,wajahnya masih terlihat datar saja
__ADS_1
"hhmm....maaf,anda siapa?kenapa berdekatan dengan tuan markus?"tanya wanita didepannya ,dia menanyakannya karena markus tidak menanggapi ucapan lusi
"aku?aku kekasih nya,lebih tepatnya calon istri tuan markus dan mungkin sebentar lagi kami akan menikah karena aku sedang mengandung anak nya" jelas lusi merasa tak terima wanita didepannya menanyakan hubungan mereka
Lusi tau sekali kalau wanita didepannya ini menyukai markus,entah kenapa dia sangat tidak suka melihat wanita didepannya itu kecentilan pada markus. Wanita itu sangat terkejut dengan pengakuan yang dibuat lusi,dia menatap mata markus seolah meminta jawaban dari markus
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya.....Makasih 😘😘😘😘😘😘
__ADS_1