CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 9


__ADS_3

Peng Peng langsung terkikik geli mendengarnya dan membisiki Qi Sheng untuk tidak memakai topi itu nanti. Qi Sheng heran, kenapa Peng Peng bicara seperti itu.


"Anggap saja hidup sudah cukup sulit jadi beberapa kebohongan lebih baik tidak diungkap. Pokoknya topi hijau itu tidak bagus (memakai topi hijau artinya istrinya selingkuh)."


Ibu Suri lalu pamit duluan. Semua orang bangkit dan membungkuk hormat kepadanya lalu duduk kembali. Tapi Qi Sheng dan Ying Yue tetap berdiri di sana, saling menatap dan tersenyum pada satu sama lain.


Zhao berusaha mengisyaratkan Ying Yue untuk duduk, tapi Ying Yue mengacuhkannya. Peng Peng langsung kesal, bisa-bisanya mereka flirting di siang bolong dan membuli Pangeran Zhao.


Tapi saat Pangeran Zhao berusaha memohon-mohon padanya, Peng Peng sendiri malah acuh dan tak mau ikut campur.


Jiu Wang berjalan masuk tak lama kemudian dengan gaya slow motion...dengan diiringi angin dan cahaya di latar belakang yang membuat sosoknya tampak begitu indah dilihat... sampai para selirnya Qi Sheng heboh mengaguminya bak fans yang mengagumi artis idolanya.

__ADS_1


Peng Peng shock mengenalinya dan langsung berusaha menyembunyikan wajahnya dibalik lengan baju dan tanya ke Lu Li, pria itu siapa?


"Dia Pangeran Ke-9 yang menyelamatkan anda."


"Apa hubunganya dengan Qi Sheng?"


"Mereka bertengkar setiap kali bertemu."


"Terakhir kali aku keluar istana, aku bertemu dengannya."


Dia juga mengajak Peng Peng untuk bersulang dengannya. Peng Peng berniat minum segelas saja, tapi Qi Sheng langsung menghentikan mereka sebelum Peng Peng sempat meminumnya dan menyuruh pelayan untuk membawakan lebih banyak arak. (Apa dia cemburu padahal dia sendiri menyukai wanita lain?)

__ADS_1


Jadilah kedua pangeran itu lomba minum arak. Alih-alih menyemangati suaminya, para selirnya Qi Sheng malah heboh menyemangati Jiu Wang.


Tapi begitu para kasim mengingatkan kalau mereka istrinya Qi Sheng, mereka sontak pindah haluan. Bingung dengan semua ini, Peng Peng lebih memilih pergi dari sana.


Saat hendak keluar dari toilet, Peng Peng malah melihat Jiu Wang masuk padahal itu toilet wanita. Dia bergegas keluar tepat saat para selir juga mau masuk. Peng Peng kontan mencegah mereka masuk dengan alasan ada hantu di dalam. Para selir ketakutan dan langsung kaburrrr.


Dia lalu masuk kembali untuk melabrak Jiu Wang yang sudah salah masuk toilet. Canggung, Jiu Wang buru-buru keluar. Peng Peng mengejarnya untuk mengusulkan kesepakatan.


Lebih baik mereka saling melupakan kesalahan masuk toilet ini, Peng Peng akan menganggapnya sebagai bayaran karena Jiu Wang telah menyelamatkan nyawanya. Jiu Wang setuju, tapi... kenapa Peng Peng ada di rumah bordir waktu itu?


Bingung jawabnya, Peng Peng langsung balas melempar pertanyaan itu ke Jiu Wang. Dia sendiri ngapain di sana? Jiu Wang beralasan kalau dia ada bisnis di sana. Sungguh, Yang Yan bahkan ada di sana bersamanya waktu itu.

__ADS_1


Tapi tentu saja Peng Peng tak percaya. Tapi tidak masalah, Peng Peng mengerti kok kalau pria biasanya memang pergi ke tempat semacam itu.


Tengah malam, Peng Peng berjalan di tengah hutan sambil mencari-cari Lu Li, mengira Lu Li mau kencan dengannya di tempat ini. Tapi tiba-tiba seorang pria membekapnya dari belakang lalu menariknya ke balik semak.


__ADS_2