
Dia memang ingin para wanita itu bersatu, tapi tidak mungkin juga dia menyuruh mereka pergi ke kamar kecil seharian. Ah, dia punya ide. Dia bisa mengumpulkan mereka dalam satu tempat belanja.
Keesokan harinya, Peng Peng pergi menemui Qi Sheng untuk mengusulkan pembangunan tempat semacam shopping mall.
Dia bahkan sudah memikirkan nama untuk shopping mall-nya, namanya Alipengpeng (Wkwkwk! Alibaba jadi Alipengpeng?).
Qi Sheng tidak setuju, soalnya di ibukota ini sudah ada 4 pasar besar. Peng Peng menjelaskan bahwa belakangan ini, para wanita di istana selalu mendatanginya dengan bebagai macam keluhan. Dia malas banget, makanya dia mengusulkan rencana ini.
"Lalu apa hubungannya dengan mall yang kau sebut-sebut itu?"
"Kaisar, kau belum mengerti juga. Semua yang kulakukan ini demi dirimu."
"Demi aku?"
__ADS_1
"Semua orang tahu kalau kau sering mendatangi Istana You Lan dan reaksi mereka cukup keras, hanya saja tak ada yang berani bicara padamu. Makanya aku mengusulkan tempat ini untuk mengalihkan perhatian para wanita itu."
Peng Peng meyakinkan bahwa dia melakukan ini untuk membantu meringankan kekhawatiran Qi Sheng dan bukan demi memenuhi keinginannya sendiri.
Dia meyakinkan bahwa para wanita itu bisa melupakan masalah cinta, patah hati, dll begitu mereka mendengar ada kiriman untuk mereka.
Apalagi jika mereka mengadakan departemen kurir pengiriman di dalam mall mereka. Dengan begitu, mereka bisa mendapatkan berbagai pengiriman dengan lebih cepat.
Tak lama kemudian, Jiu Wang dan Yang Yan ditugaskan di departemen pengiriman danĀ sudah menerima bertumpuk-tumpuk paket sampai tangan mereka pegal gara-gara harus menulis sebanyak itu.
Para selir menggosipkan masalah shopping mall itu. Mereka yakin kalau ini cuma siasatnya Peng Peng untuk mendapatkan perhatian Kaisar.
Tapi ujung-ujungnya mereka tak mempermasalahkan masalah itu dan berganti topik membahas barang-barang yang dijual di mall itu dan berharap Peng Peng akan memberi mereka diskon.
Di tempat lain, Zhao memerintahkan anak-anak buahnya bahwa semua paketan ini sudah harus terkirim malam ini. Mereka meyakinkan Zhao untuk tidak cemas, mereka yang akan menyelesaikan pekerjaan ini untauk Zhao.
__ADS_1
Tapi saat mereka mengambil paketan itu, mereka malah bingung sendiri dan mengaku kalau mereka tidak bisa membantu karena mereka tidak bisa membaca.
Terpaksalah Zhao yang akhirnya sibuk mondar-mandir mengurusi paket-paket itu sementara anak-anak buahnya malah molor. Lama-lama dia kesal dan kecapekan hingga akhirnya dia tepar di lantai.
Shopping mall-nya Peng Peng sukses dan diserbu banyak pelanggan. Sementara itu, Peng Peng sedang memijat Ibu Suri yang penasaran dengan shopping mall-nya.
Ibu Suri memperhatikan, sejak adanya shopping mall ini, Peng Peng dan para selir tidak lagi bertengkar.
Alasannya memanggil Peng Peng kemari adalah karena Ibu Suri ingin Peng Peng mencarikan sesuatu untuknya, sebuah vas porselen pemandangan musim panas Chang San Chien. Apa di mall-nya Peng Peng menjual barang itu?
"Chang San Chien? Apa dia adiknya Chang Da Chien (Pelukis terkenal Cina)?"
"Chang Da Chien? Aku tidak pernah dengar nama itu."
"Nenek. Aku akan mencarikan barang itu untukmu. Tenang saja."
__ADS_1
"Aku tahu Peng Peng lah yang paling patuh."