CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 59


__ADS_3

Baru saja mereka bisa tenang, tiba-tiba Kasim Qiang datang dan memberitahu kalau Qi Sheng mengirim dua orang kemari untuk menghukum mati Lu Li. Kasim Qiang panik dan memohon pada Peng Peng untuk menyelamatkan Lu Li.


"Kalau dia mati, aku juga tidak mau hidup lagi." Panik Kasim Qiang.


Yakin tak ada jalan keluar baginya, Lu Li menangis dan mengucap kata-kata perpisahan pada Peng Peng. Tapi Peng Peng bertekad mau menyelamatkan Lu Li dan bertanya apakah Kasim Qiang mau membantunya jika dia bisa melindungi Lu Li.


Kasim Qiang tentu saja setuju tanpa ragu. Peng Peng menyuruhnya untuk tetap di sini untuk menyambut kedatangan para eksekutor itu nanti.


Bilang pada mereka kalau dia sedang tidur dan mereka harus menunggu sampai dia bangun dulu. Dia lalu menyuruh Lu Li untuk mengepak barangnya dan pergi bersamanya.


"Yang Mulia, apa anda mau kabur bersama saya?"


"Yang benar saja. Ikut saja denganku. Ini bukan cuma demi kau, tapi juga demi aku sendiri."


Dia lalu membawa Lu Li ke kediamannya Zhao. Para pengawalnya mencoba menghalangi Peng Peng, tapi Peng Peng dengan ganasnya menyerang mereka dan menceburkan semuanya ke kolam lalu teriak-teriak menuntut Zhao keluar.

__ADS_1


Saat Zhao akhirnya keluar, dia malah muncul dengan menutupi seluruh kepalanya dengan kain putih sampai para pelayannya ketakutan dan refleks menabokinya.


"Kenapa kau pakai kudung itu?"


"Ini gara-gara perbuatan pelayanmu, Lu Li. Wajahku jadi rusak dan kau masih memaksaku menemuimu?"


Halah, pria kan sudah biasa punya bekas luka di wajah mereka, itu namanya menjadi pria sejati.


Zhao tidak terima, dia memang pria sejati dan dia tidak butuh bekas luka untuk jadi pria sejati.


Zhao bingung, memangnya apa yang sudah dia lakukan? Peng Peng tiba-tiba menuduh Zhao sudah menodai kesucian pelayannya, jadi sekarang dia menuntut pertanggungjawaban Zhao.


Mengerti maksud Peng Peng, Lu Li sontak akting mewek dan ikutan menuduh Zhao telah melakukan sesuatu padanya. Parahnya lagi sekarang dia malah mau dihukum mati oleh Kaisar. Bingung, Zhao tanya Peng Peng mau dia bagaimana?


"Nikahi dia!"

__ADS_1


Jelas saja semua orang kaget mendengarnya. Zhao langsung menolak, dia bisa membantu Peng Peng memohon pada Qi Sheng untuk mencabut hukumannya, tapi dia tidak mau menikahi Lu Li.


Peng Peng santai memberitahu Zhao tentang segala kelebihan jika dia menikah dengan Lu Li. Ini pernikahan keduanya, istri pertamanya pel~~~r. Jika dia menikah dengan gadis sebaik Lu Li, dia tidak akan menderita.


Zhao tanya apakah Peng Peng sedang mengancamnya. Peng Peng menyangkal, mana mungkin dia berani mengancam seorang pangeran.


Tapi... seseorang masih tinggal di Istana You Lan, gampang saja bagiPeng Peng jika dia ingin menyakiti orang itu. Cemas, Zhao akhirnya setuju menikahi Lu Li.


Peng Peng lalu membawa mereka menemui Ibu Suri. Zhao datang dengan menutupi kepalanya dengan kerudung dan memakai topi hijaunya lagi. Ibu Suri jelas bingung siapa dia?


"Dia Lu Wang (Pangeran hijau)."


"Lu Wang?"


"Pangeran Zhao. Dia datang untuk mengatakan sesuatu."

__ADS_1


Ibu Suri kontan ngomel-ngomel lagi, mengira Zhao jadi seperti ini gara-gara Ying Yue. Zhao mau mengatakan sesuatu, tapi Peng Peng sontak menariknya berlutut kembali dan mengancamnya dengan tatapan mata.


__ADS_2