
Dalam usahanya menghindari anak panah itu, si pembunuh pun terjatuh dari kudanya. Yang Yan dan si pembunuh akhirnya bertarung sementara Peng Peng heboh sendiri menyemangati Yang Yan.
Si pembunuh dengan mudah mengungguli Yang Yan. Terpaksalah Yang Yan harus menyeret Peng Peng melarikan diri dari sana.
Tapi di depan mereka tiba-tiba ada lebih banyak pengendara kuda. Peng Peng semakin ketakutan mengira mereka komplotannya si pembunuh.
Tapi saat rombongan itu semakin dekat, ternyata mereka rombongannya Jiu Wang yang datang menyelamatkan mereka dan mengepung si pembunuh dengan pedang-pedang terhunus.
Peng Peng tampak sangat kelelahan saat Jiu Wang menghampirinya dan langsung pingsan seketika. Untunglah Jiu Wang sigap menangkapnya.
Saat Peng Peng membuka matanya, dia mendapati dirinya di perkemahan dan Yang Yan memberitahu bahwa Jiu Wang sedang menginterogasi si pembunuh.
__ADS_1
Si pembunuh itu ngotot mengklaim kalau dia tidak disuruh siapapun dan menyuruh Jiu Wang untuk membunuhnya saja. Jiu Wang menolak sampai dia mengetahui kebenarannya lebih dulu.
Jiu Wang sebenarnya sudah mencurigai si pembunuh sedari dulu dan menyuruh seseorang untuk menyelidikinya. Dia sudah tahu siapa sebenarnya yang mengirim si pembunuh kepadanya, dia hanya tidak tahu apa rencana si pembunuh dan majikannya itu. Dan kenapa sekarang dia berniat membunuh Peng Peng.
Di tempat lain, para pembunuh lainnya sedang berkumpul bersama majikan mereka yang ternyata Pangeran Zhao.
"Hari ini, mari kita tangkap semuanya sekaligus. Aku sudah menahan diri cukup lama. Hari ini, akhirnya aku akan melawan mereka."
Di perkemahan, Jiu Wang memberitahu Peng Peng bahwa orang yang mengirim si pembunuh itu adalah Qi Sheng (Hah? Jiu Wang yakin pelakunya Qi Sheng atau cuma mau ngadu domba Qing Sheng dan Peng Peng?).
"Demi menyingkirkanmu, dia bahkan rela mengorbankan istrinya sendiri?" Tanya Peng Peng tak yakin.
__ADS_1
Jiu Wang meyakinkan Peng Peng bahwa Qi Sheng rela melakukan apapun demi mendapatkan tahta. Peng Peng bertanya-tanya, Jiu Wang kan juga mengincar tahta, lalu apakah dia juga akan melakukan hal yang sama?
"Peng Peng, aku tidak akan melakukan hal sekeji itu. Itulah perbedaanku dengan Qi Sheng. Hatiku selalu tertuju padamu. Apa kau masih ingat apa yang kukatan hari itu?"
"Iya," bohong Peng Peng.
"Apa sekarang kau merasakan keamanan yang kujanjikan waktu itu?"
Peng Peng berusaha menghindari topik itu dengan alasan masih shock atas kejadian barusan, dan untunglah Jiu Wang setuju untuk tidak memaksa Peng Peng.
Yang Yan masuk saat itu dengan membawa kabar buruk. Qi Sheng dan pasukannya sedang menuju kemari. Begitu Qi Sheng tiba, dia langsung melabrak Jiu Wang, mengira dialah yang mencoba membunuh Peng Peng.
__ADS_1
Jiu Wang membela diri dan Peng Peng pun membelanya dan meyakinkan kalau Jiu Wang lah yang telah menyelamatkannya. Pembunuhnya sendiri sudah diinterogasi. Dalangnya adalah orang lain.
Qi Sheng tanya siapa. Tapi sebelum Peng Peng sempat menjawab, Jiu Wang langsung menyela duluan dan mengklaim bahwa sebelum si pembunuh mengaku siapa majikannya, dia err... mengebiri dirinya sendiri. (Kok aku bingung yah, kalau dikebiri kan mulutnya masih bisa ngomong dan masih bisa diinterogasi? Tapi percakapan mereka terkesan si pembunuh sudah tidak bisa diinterogasi lagi)