CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 54


__ADS_3

Qi Sheng berkata bahwa yang ingin dia bicarakan hari ini adalah tentang Ying Yue. Peng Peng kan bilang kalau dia bukan dirinya yang dulu lagi, jadi mungkin dia sudah lupa dengan masa lalunya.


Saat pertama kali dia melihat Ying Yue di kediaman keluarga Zhang, dia merasa kalau Ying Yue itu membutuhkan orang lain untuk menjaga dan merawatnya. Itulah mengapa Qi Sheng lebih perhatian pada Ying Yue.


Tapi saat Peng Peng melihat itu, dia mulai membenci Ying Yue dan sering menyiksanya. Tapi semakin Peng Peng melakukan itu, semakin Qi Sheng ingin melindungi Ying Yue hingga hubungannya dengan Ying Yue pun menjadi semakin dekat.


"Wanita yang tahu cara bersikap lemah, benar-benar memiliki kehidupan yang lebih baik."


"Tapi sekarang karaktermu berubah. Walaupun aku tidak mengerti era modern yang sering kau sebut-sebut itu, tapi aku masih memperlakukanmu sebagai istriku. Tapi dirimu yang sekarang, membuatku ingin mengevaluasi hubungan kita kembali."


"Hei! Jangan berpikir berlebihan. Tidak masalah bahkan sekalipun kau tidak mengevaluasi ulang."

__ADS_1


"Banyak hal telah berubah, bagaimana bisa perlakuanku terhadap semua itu tidak berubah. Perlahan aku menyadari bahwa perasaanku pada Nyonya Jiang hanyalah rasa simpati."


Pasca kejadian di Jiang Utara, Zhao jadi sering marah-marah pada Ying Yue hingga membuat Ying Yue sedih dan sakit-sakitan. Karena itulah dia membawa Ying Yue ke istana untuk menyelamatkan nyawanya. Jadi apa intinya Qi Sheng menyukai Ying Yue? Tanya Peng Peng.


"Peng Peng, apa kau benar-benar tidak mengerti atau pura-pura tidak mengerti?"


"Paduka, aku begadang 5 malam hanya untuk membuatkanmu kantung. Perasaanku sekarang cuma ngantuk! Aku tidak punya tenaga untuk mengatakan hal-hal yang tidak ingin kau dengar."


"Aku ingin mendengarnya. Kau boleh mengatakannya, aku tidak akan keberatan."


Qi Sheng tak percaya mendengarnya. Jadi seperti inikah pemikiran Peng Peng terhadapnya?

__ADS_1


"Masalahnya kau tidak pernah jatuh cinta pada orang yang tepat di waktu yang tepat."


"Peng Peng! kau membenciku, bukan?"


Peng Peng mengakuinya. Dia mulai membenci Qi Sheng sejak saat Qi Sheng berusaha membunuhnya di Jiang Utara. Dia amat sangat membenci Qi Sheng hingga dia ingin membunuh Qi Sheng.


Tapi sekarang dia berubah pikiran, dia sudah tidak lagi membenci Qi Sheng. Membenci seseorang artinya dia masih berharap pada orang tersebut. Tapi sekarang, kebencian Peng Peng sudah sirna sepenuhnya.


"Peng Peng, kau sangat berbeda dari para wanita yang pernah kutemui. Mari kita taruhan, apa kau berani? Bertaruh apakah aku bisa melindungimu dalam kehidupan ini. Jika aku menang, maka cintamu hanya boleh untukku seorang dan menemaniku seumur hidupku."


Peng Peng terpana menatapnya beberapa saat lamanya. Tapi kemudian dia cepat-cepat menarik tangannya dan menolak taruhannya karena omongan pria tidak bisa dipercaya. Kecewa, Qi Sheng tidak membahasnya lagi dan mengajaknya pulang.

__ADS_1


Peng Peng bermimpi buruk kehilangan bayi dalam kandungannya hingga dia tersentak bangun dengan ketakutan. Lu Li sampai cemas melihatnya. Peng Peng mengaku bermimpi kehilangan bayinya.


"Walaupun sebelumnya aku tak pernah peduli tentang anak ini, tapi dalam mimpiku, saat aku menyadari aku kehilangan kandunganku, rasanya seperti kehilangan kedua tanganku, rasanya begitu menyakitkan. Aku tidak menyadari bahwa setelah sekian lama, anak dalam kandunganku ini sudah menjadi bagian dari diriku."


__ADS_2