CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 46


__ADS_3

"Saat aku bilang kau bodoh. Kau memang sangat bodoh. Aku sungguh peduli padamu, kenapa juga aku mau menyakitimu?"


"Kedangkalanmu-lah yang membuatku harus mengambil langkah-langkah ini. Tak kusangka ternyata kau malah tetap bersikap manis dan hangat hingga membuat Qi Sheng semakin mengagumimu." Tangis Ying Yue.


Frustasi karena rencananya sendiri gagal total sekarang, Peng Peng tetap menyemangati Ying Yue. Qi Sheng masih akan tetap datang, jadi manfaatkan kesempatan itu baik-baik.


Kalau dia benar-benar ingin bersama Qi Sheng selamanya, maka jangan pernah menggunakan cara seperti ini di masa mendatang.


Saat Lu Li mendengar Ying Yue ternyata dia tidak hamil, dia sangat lega. Dengan begini, mereka tidak perlu membunuh siapapun dan tidak akan mendapat karma.


Tapi ini merusak rencananya Peng Peng. Sekarang apa yang harus dia lakukan untuk mengendalikan Qi Sheng? Lu Li santai, mereka kan bisa memikirkan rencana lain. Lebih baik mereka balik dulu, Tabib Zhang sudah menunggu.

__ADS_1


Setelah Tabib Zhang memeriksa nadinya, Peng Peng tanya kapan waktu yang tepat baginya untuk pura-pura menggugurkan kandungan palsunya ini.


Tapi Tabib Zhang malah berkata bahwa nadinya Peng Peng sangat stabil jadi bayi dalam kandungannya pun sehat.


"Jangan pura-pura. Katakan saja, kapan kita bisa menyingkirkan anak ini?"


Tapi Tabib Zhang meyakinkan kalau Peng Peng hamil sungguhan. Dia memang mendapat perintah dari Nyonya Zhang untuk pura-pura mengklaim Peng Peng hamil.


Tapi saat dia memeriksa nadinya Peng Peng, dia mendapati Peng Peng benar-benar mengandung. Makanya waktu itu dia meminta Peng Peng untuk meminum obat penguat kandungan. Shock dan marah, Peng Peng kontan menghajar Tabib Zhang dengan ganas.


"Aku cowok dewasa! Aku tidak pernah mengandung! Mana aku tahu?! S~~lan!"

__ADS_1


Lu Li merasa anak ini adalah hadiah dari Langit. Begitu banyak hal yang terjadi beberapa bulan ini, tapi Peng Peng tidak keguguran. Ini benar-benar kehendak Dewa. Shock dengan semua ini, Peng Peng mendadak pingsan.


Qi Sheng datang tak lama kemudian dan dengan manisnya mencoba menyuapi Peng Peng. Tapi Peng Peng menolak dan memberitahu kalau dia tidak bisa melahirkan anak ini.


Qi Sheng berkata kalau dia juga berpikir seperti itu. Peng Peng langsung senang mendengarnya. Kalau begitu, mereka harus menggugurkan anak ini secepatnya mumpung belum terlambat.


Tapi Qi Sheng berkata bahwa walaupun awalnya dia berpikir seperti, tapi dia sangat bahagia saat mendengar Peng Peng mengandung anaknya.


Peng Peng bersikeras kalau dia tidak bisa melahirkan anak ini. Ini demi kebaikan Qi Sheng sendiri. Jika anak ini lahir, maka kekuasaan klan Zhang akan semakin meningkat. Agar itu tidak terjadi, lebih baik anak ini digugurkan.


Qi Sheng bersikeras lebih memilih anaknya. Kalau Peng Peng mencemaskan dirinya dan keluarga Zhang, maka besok akan dia hancurkan keluarga Zhang.

__ADS_1


Terus berusaha mencari alasan lain, Peng Peng berkata bahwa kepribadian buruknya ini mungkin akan mempengaruhi anak ini nantinya.


Qi Sheng tetap santai meyakinkan Peng Peng untuk tidak cemas. Nanti akan ada pengasuh yang menggantikan Peng Peng mengasuh anak ini.


__ADS_2