
Ibu langsung mencereweti Peng Peng untuk menjaga dirinya dengan baik dan jangan biarkan siapapun menemukan kesalahannya, terutama si Ying Yue itu.
"Ibu sayang. Saat kita bersama, bisa tidak kita membacarakan topik lain selain topik yang satu itu?"
Dia memanggil Ibu kemari karena ada masalah penting yang mau dia diskusikan. Apa di keluarga mereka masih ada gadis yang sangat amat cantik.
Ada, sepupunya Peng Peng yang bernama Zhang Ling Ling. Kecantikannya sebanding lah dengan Peng Peng. Kalau begitu, apa dia sudah pernah dijodohkan? Belum, jawab Ibu.
Peng Peng senang mendengarnya. "Aku memanggil Ibu kemari karena aku ingin membuat acara perjodohan untuk Putranya Jenderal Yang Yun. Keluarga Yang dan keluarga kita sangat cocok, bagaimana menurut ibu?"
Ibu malah mewek lagi saking terharunya. "Bagus. Bagus sekali. Dengan begini, keluarga kita bisa dibilang mendapat dua kebahagiaan sekaligus."
Peng Peng cuma bisa bengong melihat kedua wanita itu mewek lagi.
Suatu hari, Kasim Qiang memimpin kasim lainnya membawakan segala macam buku-buku dan pekerjaannya Kaisar ke kediamannya Peng Peng.
__ADS_1
Kasim Qiang menjelaskan bahwa Kaisar cemas dengan kehamilannya Peng Peng. Karena itulah, beliau memutuskan untuk pindah kemari untuk menemani Peng Peng. Semua ini adalah barang-barangnya Kaisar.
"What? Qi Sheng mau pindah kemari? No, no, no, no!" Panik Peng Peng sambil menggunakan tubuhnya sebagai penghalang di depan pintu.
Tak lama kemudian, Lu Li sedang menyeka tangannya saat Peng Peng tiba-tiba mengagetkannya. Dia punya ide untuk menghentikan Qi Sheng pindah kemari dan mengganggunya.
Lu Li heran, kenapa Peng Peng menolak Qi Sheng padahal Qi Sheng kan ingin perhatian padanya dan ingin memperlakukannya dengan baik.
"Apa kau tidak tahu aku? Bagaimana bisa aku tidur dengan pria lain?"
"Siapa bilang suami istri harus tidur bersama? Aku lebih ingin tidur denganmu. Dia? Jangan harap!"
"Jadi, apa solusi Yang Mulia untuk mencegah Paduka?"
Peng Peng pun mengumpulkan para selir dan to the point membahas Kaisar yang memutuskan untuk pindah ke kediamannya. Akan tetapi, Peng Peng memutuskan bahwa dia tidak akan memiliki Kaisar sepenuhnya seorang diri.
__ADS_1
Dia punya rencana, rencananya ini bernama 'Bergantian Tidur Dengan Kaisar'. Dia akan membuat jadwal giliran mereka masing-masing dan Kaisar harus mengikuti jadwal ini. Para selir tentu saja senang. Tapi kenapa Peng Peng melakukan ini.
Apa kau tanya kenapa Permaisuri begitu baik hati untuk berbagi perhatian Paduka denganmu?" Nyinyir salah satu selir.
"Memangnya kenapa kalau dia memberikannya padaku?"
"Berhentilah bertengkar dan dengarkan Permaisuri."
Peng Peng menegaskan bahwa apakah mereka bisa mendapatkan perhatian dari Qi Sheng atau tidak, itu bergantung pada kemampuan mereka masing-masing. Ini baru keinginannya sendiri sih, entah apakah Kaisar setuju atau tidak.
Yang penting mereka harus bisa membuat Kaisar senang dan melupakan semua masalahnya. Apalagi saat ini negara mereka sedang perang dengan negara lain dan Qi Sheng setiap hari mencemaskan hal itu. Qi Sheng pasti akan senang jika mereka menemaninya tiap malam.
Dia bahkan mengusulkan agar mereka membantu Qi Sheng dan negara mereka ini dengan menyumbang uang. Kalau Qi Sheng senang, dia pasti mau melakukan apapun untuk memuaskan mereka.
Para selir itu antusias menyumbangkan segala benda berharga milik mereka. Dan malam harinya, Peng Peng sukses mengumpulkan dua peti penuh emas dan perhiasan berharga. Lu Li cemas kalau Qi Sheng sampai tahu, dia pasti akan marah.
__ADS_1