CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 41


__ADS_3

Qi Sheng sekarang galau. Dia tiba di kediaman Peng Peng tak lama kemudian, tapi melarang Kasim Qiang saat dia hendak mengumumkan kedatangannya.


Qi Sheng tak ingin masuk karena dia tak tahu bagaimana harus menjelaskan masalah ini pada Peng Peng. Dia pasti akan sangat terluka jika mengetahui kehamilan Ying Yue. Karena itulah dia ingin membiarkan Peng Peng tenang dan bahagia lebih lama.


Peng Peng dan Lu Li sedang asyik main saat tabib istana datang untuk pemeriksaan rutinnya Peng Peng. Tapi begitu mengecek nadinya Peng Peng, Tabib Zhang langsung kaget. Dia mengecek sekali lagi dan kali ini dia tersenyum lalu tercengang menatap Peng Peng. Peng Peng sampai heran, apa dia punya penyakit serius?


"Selamat, Yang Mulia! Anda mengandung!"


Shock dan tak percaya, Peng Peng sontak menempeleng Tabib Zhang yang malang. Lu Li bahagia banget sampai guling-guling di lantai. Peng Peng masih tak percaya, Tabib Zhang mungkin saja salah.


Tabib Zhang malah nyerocos panjang lebar tentang istilah-istilah medis yang intinya Peng Peng benar-benar sedang mengandung. Dia akan memberikan resep untuk menguatkan kandungannya.


Masih sulit mempercayai semua ini, Peng Peng ngambek dan memutuskan untuk mengubur dirinya di dalam selimut.

__ADS_1



Lu Li kembali tak lama kemudian dengan membawa sebuah buntelan. Dia mencoba menyembunyikannya dari Peng Peng, tapi Peng Peng penasaran dan langsung merampas buntelan itu darinya.


Isinya ternyata baju bayi kiriman dari keluarga Zhang. Peng Peng jelas heran, dia baru saja mengetahui kalau dia mengandung, bagaimana bisa sudah ada baju bayi sekarang? Jelaskan!


Terpaksa Lu Li akhirnya mengaku bahwa Peng Peng sebenarnya tidak hamil. Tabib Zhang itu dibayar oleh keluarga Zhang untuk mengklaim Peng Peng hamil.


Lu Li memberitahu bahwa keluarga Zhang merasa ada yang aneh saat tabib dipanggil ke Istana You Lan waktu itu. Karena itulah mereka menyelidikinya dan mengetahui kalau Ying Yue hamil.


Keluarga Zhang takut kalau Ying Yue akan semakin susah dikendalikan sekarang karena dia mengandung, karena itulah mereka menyuap Tabib Zhang untuk menyatakan kalau Peng Peng juga hamil. Dengan begini, mereka bisa punya kesempatan untuk menyingkirkan janinnya Ying Yue.


"Kau sangat kejam. Ternyata memang benar, racun paling mematikan adalah hati wanita."

__ADS_1


Peng Peng menegaskan agar lain kali masalah seperti ini harus mereka diskusikan dulu denganya. Masa istri sah memalsukan kehamilan? Kalau sampai dia ketahuan, dialah yang akan berada dalam bahaya.


Dia lalu menyuruh Lu Li untuk menyampaikan pesannya pada ibunya. Pertama, janin Ying Yue harus dilindungi, dia punya rencana lain untuk itu.


Kedua, Qi Sheng itu bukan orang bodoh, jadi suruh mereka membuat rencana bagaimana caranya untuk menghilangkan masalah kehamilan palsunya ini dengan cara sempurna.


Malam harinya, dia pergi menemui Qi Sheng yang mengaku kalau dia sudah diberitahu tabib istana tentang kehamilan Peng Peng.


Tapi Peng Peng malah menyemangati Qi Sheng untuk tidak mengabaikan Ying Yue hanya karena dirinya hamil. Ying Yue juga membutuhkannya, kan? Dia sudah tahu kok, tak ada yang bisa disembunyikan di istana ini.


Peng Peng justru bahagia untuk Qi Sheng, sungguh. Qi Sheng jelas heran, kenapa Peng Peng bahagia?


Tentu saja karena bukan dia yang hamil, tapi dia tidak mengatakan itu pada Qi Sheng. Dia malah berkata bahwa alangkah bagusnya jika dia dan Ying Yue sama-sama melahirkan bayi perempuan dan bayi lelaki, mereka bisa jadi teman bermain dan Qi Sheng bisa memiliki putra dan putri sekaligus.

__ADS_1


__ADS_2