CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 40


__ADS_3

"Kau itu Dewi Tidur dan kau bilang menjagaku? Benda ini datang pada saat yang tepat"


"Yang Mulia, apa maksudnya ini?"


Peng Peng mengaku bahwa tadi saat dia memikirkan kejadian semalam, Peng Peng menyadari niatan Qi Sheng yang sebenarnya. Dia pasti akan menjadikan Ying Yue sebagai istrinya cepat atau lambat.


Karena itulah, Peng Peng harus membuat rencana untuk dirinya sendiri. Jika tidak, sama artinya dia menunggu mati. Lu Li tak mengerti, apa hubungannya hal itu dengan segitiga ini?


"Jiu Wang mengirimiku segitiga ini, sama seperti memberiku pil penenang. Mulai sekarang, Jiu Wang dan aku adalah sekutu dalam pertarungan ini."


Qi Sheng mendatangi Ying Yue yang tampaknya benar-benar lagi sakit. Dia menyuruh Ying Yue untuk fokus menyembuhkan diri saja dan tidak perlu memikirkan hal lain.

__ADS_1


Tapi Ying Yue punya permintaan. Dia mengklaim kalau belakangan ini dia sering merasa tak enak badan, tapi dia merasa lebih baik begitu melihat Qi Sheng. Jadi dia meminta agar Qi Sheng lebih sering menyempatkan waktu untuk mengunjunginya setiap hari.


Qi Sheng setuju. Lagipula dia memang bertanggung jawab menjaga Ying Yue. Jika tidak, dia akan dianggap dingin dan tak punya hati.


Ying Yue langsung kepedean memuji-muji Qi Sheng dan membahas hubungan masa lalu mereka. Tapi Qi Sheng menyela dengan cepat dan menegaskan agar Ying Yue tidak memmbahas masa lalu.


Ying Yue mencoba menggenggam tangan Qi Sheng, tapi Qi Sheng dingin menarik tangannya lalu pergi dengan alasan masih banyak pekerjaan yang harus diurusnya.


Peng Peng bingung harus menggantung segitiga emasnya itu di mana. Lu Li heran kenapa Peng Peng malah ingin memamerkan segitiga itu alih-alih disembunyikan.


Tepat saat itu juga, Qi Sheng datang. Peng Peng sontak menyembunyikan segitiganya dan untunglah Qi Sheng tidak mencurigai apapun. Peng Peng langsung nyinyir, apa Qi Sheng semalam tidur nyenyak dan sekarang dia datang kemari untuk tidur siang sebentar?

__ADS_1


"Bisa tidak kau jangan se-sarkartis itu?"


"Maaf, Paduka. Jika anda ingin mendengarkan kata-kata manis nan menggoda itu, maka sebaiknya anda belok kiri menuju Istana You Lan. Saya sungguh tidak tahu bagaimana harus melakukannya (berkata manis)."


"Aku ingin meminta maaf padamu. Ada masalah mendesak semalam hingga aku harus pergi, aku tak punya pilihan. Karena kau seperti ini, aku pergi saja."


Lu Li langsung cemas, bagaimana bisa Peng Peng bicara seperti itu pada Qi Sheng. Peng Peng tak peduli, Qi Sheng sendiri yang tidak punya hati. Masa dia harus tetap berbaik hati pada Qi Sheng? Kalau begitu, dia akan menjadi orang paling bodoh sedunia.


Suatu malam, Qi Sheng tampak sedih... memikirkan kejadian hari ini. Ternyata saat dia mengunjungi Ying Yue tadi, dia diberitahu kalau Ying Yue hamil anaknya Qi Sheng. What?


Saat dia mengetahui kehamilannya, Ying Yue mencoba bunuh diri dengan menyayat lengannya. Dengan berlinang air mata dia mengklaim kalau dia merasa bersalah karena kehadiran anak ini hanya akan membuat masalah bagi Qi Sheng.

__ADS_1


Apalagi anak ini takkan diterima siapapun. Dia akan menjadi anak tanpa nama dan status. Anak malang yang takkan diakui oleh ayahnya.


Walaupun shock dan sedih, tapi Qi Sheng meyakinkan Ying Yue untuk tidak cemas. Dia akan membantu Ying Yue melindungi anak ini. Bagaimanapun, anak ini adalah darah dagingnya, jadi Qi Sheng takkan membiarkannya hidup menderita. Dia sendiri yang akan memberitahu Peng Peng.


__ADS_2