CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 52


__ADS_3

Berhari-hari dia berlatih dan belajar sekuat tenaga... hingga akhirnya, 7 hari kemudian saat dia pergi menemui Peng Peng, dia sukses membuktikan kekuatannya dengan melempar dua timba penuh batu bata dengan sangat mudah. Dia bahkan menggotong dan memutar-mutar Lu Li seolah dia seringan bulu.


Puas, Peng Peng pun memutuskan untuk membawa Yang Yan ke rumah keluarga Zhang keesokan malamnya. Sebagai tetua keluarga Zhang, Ibunya Peng Peng langsung mengamati Yang Yan dari ujung kepala sampai ujung kaki.


Berusaha mempromosikan dirinya sendiri, Yang Yan dengan pedenya pamer kekuatan barunya dan kepintarannya yang sekarang semakin meningkat.


Tapi Ibunya Peng Peng tidak terkesan, semua itu kan memang sifat-sifat umum pria. Jika Yang Yan mau jadi menantu keluarga Zhang, ada syarat lain yang harus dia penuhi untuk membuktikan kalau dia adalah pria sejati.


Tak lama kemudian, pelayan menyodorkan seguci arak ke Yang Yan dan Ibu menyuruhnya untuk lomba minum bersama para sepupu lelakinya Ling Ling.


Ling Ling mengklaim kalau dia bisa minum sedikit, dan minum duluan. Tapi ujung-ujungnya malah habis satu guci penuh dan dia mengklaim kalau itu cuma sedikit. Yang Yan cuma bisa bengong saking shock-nya.

__ADS_1


Tak lama kemudian, Yang Yan sudah mabuk berat setelah menghabiskan beberapa guci. Wajahnya bahkan sudah sangat merah seperti kepiting rebus tapi masih minta tambah.


Dia bahkan sudah hampir muntah tapi berhasil menahan diri dan terus menenggak araknya. Setelah menghabiskan satu guci penuh, mendadak dia menceburkan diri dalam segentong air sambil jejeritan lebay.


Peng Peng langsung kesal mengomeli Ling Ling dan Ibunya karena membuat Yang Yan jadi seperti ini. Panik, Ibu berjanji lain kali akan memperlakukan Yang Yan bak tuan rumah ini, secara tak langsung Ibu setuju menerima Yang Yan jadi menantu.


Tapi Yang Yan sudah benar-benar sudah tidak kuat lagi saat itu dan akhirnya muntah ke wajah Ibunya Peng Peng.


Kesal, Qi Sheng mengingatkan kalau Peng Peng sekarang sedang mengandung tapi malah membuat acara perjodohan dan mengadakan acara minum-minum.


"Aku sedang berusaha mencari model yang baik untuk anak ini dengan cara membantu orang lain."

__ADS_1


"Makan dan minum arak itu contoh yang baik?"


Kasim Qiang masuk tak lama kemudian dengan membawakan setumpuk buku dan Qi Sheng menyuruh Peng Peng untuk membaca semua buku-buku ini.


Malas, Peng Peng mengklaim kalau dia tidak bisa membaca buku-buku itu. Qi Sheng santai berkata kalau dia akan mengirim guru untuk mengajari Peng Peng. Rencananya gagal, Peng Peng langsung beralih taktik.


Dengan sok manis dia mengakui kalau dia salah, seharusnya dia di rumah saja dan merawat jabang bayinya ini dengan baik.


Baiklah, Qi Sheng akhirnya menyerah untuk menyuruhnya baca buku. Peng Peng hampir saja senang. Tapi Qi Sheng belum selesai bicara. Sebagai gantinya, dia menyuruh Peng Peng untuk belajar menyulam. Karena siapa tahu anak mereka perempuan.


Peng Peng jelas protes. Bagaimana kalau anak mereka lelaki? Menyulam bisa membuatnya jadi girly bahkan saat dia masih dalam kandungan.

__ADS_1


"Putraku tidak akan jadi orang seperti yang kau katakan! Buatkan aku sebuah dompet kantong." (membuat kantong adalah lambang cinta yang diberikan seorang wanita hanya kepada pria yang cintainya)


__ADS_2