CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 18


__ADS_3

Qi Sheng santai menggotongnya kembali ke kamarnya dan menurunkannya di kasur. Peng Peng terus mencoba bersikap sok imut untuk membujuk Qi Sheng mengizinkannya absen sakit. Tapi Qi Sheng tetap tegas menyuruh Peng Peng latihan lagi besok.


Hari pertandingan pun tiba. Pembawa acara mulai memperkenalkan kedua tim yang masing-masing terdiri dari 5 orang, Peng Peng dan Qi Sheng beda tim. Peng Peng tim hijau dan Qi Sheng tim putih.


Permainan dimulai dengan para pemain berebut bola dengan ganasnya. Tim putih berhasil mendapatkan bola. Peng Peng tampaknya sudah ahli main bola dan berusaha merebut bola dari Qi Sheng.


Qi Sheng sampai kesal dibuatnya. Peng Peng akhirnya berhasil merebut bola dan menendangnya ke gawang. Err... tapi ke gawang timnya sendiri. Wkwkwk.


Dengan pedenya dia bersorak-sorak sambil berlarian keliling lapangan... sampai saat dia diingatkan Yang Yan kalau dia sudah salah gawang. Peng Peng pun mewek bersama Yang Yan.


Permainan terus berlanjut dengan seru dan kedua tim pun terus bersaing mencetak gol. Peng Peng bahkan semakin ahli sampai bisa menendang pakai bo~~ng dan jurus terbang.

__ADS_1


Tapi saat Ying Yue berusaha menghalang-halangi Peng Peng, dengan liciknya dia membuka pita pengikat bajunya lalu pura-pura jatuh tepat saat Peng Peng mengcengkeram pakaian luarnya yang langsung terlepas.


Jelas saja semua orang jadi mengira Peng Peng lah pelakunya. Peng Peng jelas menyangkal dan hendak membantu memakaikan baju luarnya lagi. Tapi Qi Sheng dan Zhao muncul bersamaan saat itu dan langsung rebutan bajunya Ying Yue.


Tapi akhirnya yang menang Qi Sheng dan dia langsung membantu memakaikannya ke Ying Yue dan membantunya berdiri.


"Jie jie, aku cuma mau merebut bola darimu, tapi kau malah bermain kotor."


"Bajumu jatuh dengan sendirinya. Tidak ada hubungannya denganku."


Melihat itu, Jiu Wang langsung menggandeng tangan Peng Peng dan hendak membawanya pergi. Tapi Qi Sheng malah berteriak menghentikan mereka dan ngotot menyuruh Peng Peng jalan sendiri.

__ADS_1


Kesal, Peng Peng melepaskan tangannya dari genggaman Jiu Wang dan pergi sendiri ke bangku penonton. Jiu Wang meyakinkan Peng Peng untuk tidak mempedulikan apa yang orang lain pikirkan. Dia tahu kalau Peng Peng tidak bersalah.


"Pangeran Ke-9, terima kasih karena sudah membantuku. Jika kau tidak membelaku, aku mungkin takkan bisa pergi dari sana tanpa luka."


Zhao membopong istrinya. Tapi Qi Sheng langsung menghentikannya. Dengan alasan tangannya Zhao sedang terluka, Qi Sheng langsung mengambil Ying Yue dari tangan Zhao dan membawanya pergi tanpa mempedulikan keterkejutan semua orang dan Zhao hanya bisa berdiri di sana dengan mata berkaca-kaca dan kedua tangan membeku di udara.


"Kakak Ke-3 dulu selalu berhati-hati dalam bertindak. Tapi kali ini, bahkan akupun tidak bisa memahaminya lagi." Komentar Jiu Wang.


"Kau benar. Dengan melakukan ini, apa sebenarnya yang ingin dia buktikan?"


Ibu Suri heran, dari semua pemain, kenapa hanya pakaiannya dia yang terlepas. Para selirnya Qi Sheng malah nyinyir menyalahkan Peng Peng dan menuduh Peng Peng mencelakai saudaranya sendiri.

__ADS_1


Tidak terima, Peng Peng langsung membela diri dan memperingatkan mereka kalau dia tidak suka dikambinghitamkan.


Tapi tiba-tiba Qi Sheng muncul dan langsung menampar Peng Peng keras-keras, sangat yakin kalau Peng Peng lah pelakunya.


__ADS_2