CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 42


__ADS_3

Qi Sheng mulai kesal mendengarnya dan memperingatkan Peng Peng untuk berhenti bicara. Tapi Peng Peng mengabaikan peringatannya dan terus nyerocos menasehati Qi Sheng untuk tidak terlalu dingin pada Ying Yue hanya karena dirinya. Pokoknya jangan khawatir dan jaga saja dia.


Kesal, Qi Sheng sontak membanting gelas tehnya dan pergi tanpa sepatah kata. Lu Li sampai cemas kalau Peng Peng terluka gara-gara itu.


"Aku tidak apa-apa. Qi Sheng hanya melampiaskan amarah pada dirinya sendiri."


Peng Peng melamun sementara Lu Li sibuk sendiri mengagumi baju-baju bayi itu. Dia bertanya-tanya apakah Peng Peng sungguh tak ingin melahirkan bayi?


"Kau mau aku melahirkan anak? Sekalian saja kau suruh aku mati."


"Jika anda benar-benar punya anak, anda pasti takkan bicara seperti ini."


Peng Peng cemas kalau beberapa orang mungkin akan cemas mendengar tentang berita kehamilannya. Lu Li merasa kalau Ying Yue pasti benci setengah mati pada Peng Peng.

__ADS_1


"Yang kumaksud bukan dia. Aku sama sekali tidak peduli dengan apa yang dipikirkan Nyonya Jiang itu. Jiu Wang pasti galau sekarang. Aku baru saja bersekutu dengannya dan sekarang berita kehamilanku tersebar."


Peng Peng harus bertemu Jiu Wang. Karena itulah dia menyuruh Lu Li untuk pergi ke kediamannya Jiu Wang dan sampaikan pesan kalau dia ingin bertemu Jiu Wang.


Peng Peng dan Jiu Wang bertemu lagi di toilet dimana Peng Peng memberitahu Jiu Wang bahwa masalah kehamilannya ini palsu, semua itu diatur oleh keluarga Zhang.


Jadi kerja sama mereka juga tidak akan terpengaruh karenanya. Tapi walau kehamilannya palsu, Ying Yue benar-benar mengandung anaknya Qi Sheng.


Tapi itu adalah perbuatan tidak bermoral dan mereka bisa memanfaatkannya untuk melawan dan menekan Qi Sheng.


"Kau benar. Nyonya Jiang takkan membiarkanku menjadi Permaisuri semudah itu. Cepat atau lambat, dia pasti akan berusaha membujuk Qi Sheng untuk menggantikanku. Tapi pada saat itu terjadi, semua jenderal, pejabat dan kerabat kerajaan tidak akan bisa menerima wanita jahat dan licik itu."


Kalau begitu, yang harus mereka pentingkan sekarang adalah melindungi anaknya Ying Yue. Peng Peng akan segera pulang ke rumah keluarga Zhang untuk memperingatkan mereka agar tidak menyentuh anaknya Ying Yue.

__ADS_1


"Betul. Kita bahkan tidak perlu melakukan apapun. Selama kita melihat Qi Sheng membuat kesalahan, kita pasti akan menemukan kelemahannya."


Suatu malam, Peng Peng dipanggil Ying Yue ke kediamannya. Dia mengingatkan dirinya sendiri untuk memanfaatkan kesempatan kali ini dengan baik, dia tidak boleh membuat kesalahan seperti yang terakhir kali waktu itu.


Dia datang saat Ying Yue sedang menari-nari. Peng Peng langsung sok perhatian dan memuji-muji tariannya Ying Yue. Tapi tiba-tiba bau dupa yang sangat wangi menarik perhatiannya.


Ying Yue berkata kalau itu adalah dupa yang bisa membantu tidur lebih nyenyak. Peng Peng berpikir kalau Ying Yue lah yang tidak bisa tidur.


Ying Yue menyangkal, dia mengklaim kalau dia tidur dengan baik sejak dia hamil. Justru Qi Sheng lah yang sering begadang. Makanya dia membuat dupa ini untuk Qi Sheng.


"Kau sangat perhatian. Pantas saja Paduka suka datang kemari."


"Kalau kau suka, kau boleh mengambilnya."

__ADS_1


__ADS_2