CINTA SEJATI SANG RATU

CINTA SEJATI SANG RATU
BAB 66


__ADS_3

"Dia menyukaiku?" Kaget Peng Peng. Eh, kalau begitu bagus dong. Jadi yang harus dia lakukan sekarang adalah memenangkan kembali hati Qi Sheng.


Malam harinya, Peng Peng memutuskan untuk mendatangi Qi Sheng. Lu Li langsung antusias mendengarnya, bahkan menyuruh Peng Peng untuk memakai parfum khusus untuk menggoda Qi Sheng. Tapi Peng Peng menolak.


Setibanya di sana, dia mendapati Qi Sheng sedang sibuk mengerjakan dokumennya dengan ditemani Ying Yue yang membuatkan tinta untuknya.


Dia membawakan bubur durian kesukaan Qi Sheng lalu mengusir Ying Yue, dia harus bicara berdua dengan Kaisar.


Ying Yue menolak dengan alasan Qi Sheng memerintakannya untuk membuatkannya tinta. Dia sudah melayani Paduka sejak pagi, dialah yang paling tahu kebutuhan Qi Sheng.


"Aku kan ada di sini. Mulai sekarang, akulah yang akan mengurus Paduka. Kau boleh pergi!"


Ying Yue kesal mendengarnya. Tapi Qi Sheng mengisyaratkannya untuk keluar, terpaksalah dia harus pergi. Peng Peng langsung sok manis menyuapi Qi Sheng, bersikeras kalau dia mau membantu Qi Sheng.

__ADS_1


Membahas saat dia membawa Ying Yue ke hadapan publik waktu itu, Qi Sheng mengklaim kalau dia baru menyadari kesalahannya itu. Jadi kalau dia telah merusak image-nya Peng Peng, tolong jangan diambil hati.


"Paduka boleh menyukai siapapun yang Paduka inginkan. Aku tidak punya hak untuk ikut campur, asalkan Paduka bahagia."


"Benarkah? Kau tidak merasa cemburu sama sekali?"


Peng Peng membuktikannya dengan tidak membahas masalah itu lagi dan beralih membuatkannya tinta, Qi Sheng mau yang cair atau kental?


"Cair atau kental? Kau pikir kau sedang membuat bubur?"


Qi Sheng langsung ketiduran di samping ranjang tanpa menyadari kalau Peng Peng sebenarnya belum tidur dan diam-diam tersenyum.


Melihat Qi Sheng ketiduran, dia berniat membangunkannya, tapi pada akhirnya dia mengurungkan niatnya dan hanya menyelimuti Qi Sheng.

__ADS_1


Peng Peng ketiduran sampai siang dan Qi Sheng sudah tak ada di sana saat dia bangun. Lu Li masuk tak lama kemudian sambil cekikikan geli, Peng Peng pasti sudah bekerja keras semalam, makanya dia tidak berani membangunkan Peng Peng.


"Gadis kotor, pikiranmu sangat kotor. Di mana Paduka?"


"Dia sudah pergi ke apel paginya. Dia pasti akan segera kembali."


"Bantu aku ganti baju sekarang."


Mereka keluar bersamaan dengan Ying Yue yang baru datang. Ying Yue nyinyir mengingatkan Peng Peng bahwa melayani suami dengan kecantikan itu tidak akan tahan lama.


"Jika saatnya tiba kau bisa menggunakan kecantikanmu untuk melayani suamimu, baru saat itulah kau boleh datang untuk mendiskusikannya denganku apakah itu bisa tahan lama atau tidak."


Begitu mereka sudah cukup jauh dari Ying Yue, Peng Peng mengaku kalau sebenarnya tidak terjadi apapun semalam antara dia dan Qi Sheng.

__ADS_1


Tapi tidak masalah, toh seluruh istana sudah tahu kalau semalam Peng Peng bermalam bersama Qi Sheng, ujar Lu Li.


Para selir langsung heboh menggosip (sambil ngemil kuaci) tentang Peng Peng dan Qi Sheng yang bermalam bersama semalam. Tapi Selir Huang senang-senang saja mendengar berita itu karena akhirnya ada juga yang bisa mengalahkan si rubah licik itu.


__ADS_2