
Tak lama kemudian, Peng Peng terburu-buru mendatangi Ibu Suri. Ternyata ada pesan rahasia yang mengabarkan bahwa ada percobaan pembunuh terhadap Kaisar, dia diracuni. Saat ini, racunnya memang tidak melukai organ dalamnya, tapi racunnya sangat kuat dan membuat Qi Sheng tak sadarkan diri.
Peng Peng hampir roboh mendengarnya, tapi untunglah dia cukup kuat. Ibu Suri berkata bahwa racun itu sudah dibawa kemari dan mereka tengah berusaha membuat penawar racunnya.
Tapi masalahnya, untuk mengantarkan penawar racun itu ke sana, dibutuhkan waktu sekitar 10 hari. Jadi mungkin saja saat penawar racun itu tiba di sana, segalanya sudah terlambat.
Tapi Qi Sheng mengirimkan surat untuk Peng Peng yang meminta Peng Peng untuk datang, ia ingin bertemu Peng Peng untuk yang terakhir kalinya. Peng Peng langsung setuju tanpa ragu dan bergegas pulang.
Setibanya di sana, Tabib Zhang sudah gelisah menunggunya. Peng Peng mengira kalau Tabib Zhang datang karena masalah penawar racun, tapi ternyata dia melapor bahwa Selir Huang sedang hamil 2 bulan.
Selir Huang ternyata selingkuh dengan pria lain. Di tengah aktivitas mereka, mereka mendengar Peng Peng mendadak menerobos masuk. Pria itu sontak bersembunyi dan Selir Huang pura-pura sedang bersiap mau tidur.
__ADS_1
Tapi saking buru-burunya, mereka tak sempat menyembunyikan obat per~ngnya. Peng Peng sontak menampar Selir Huang tanpa ampun. Kaisar pergi lebih dari 3 bulan, lalu dari mana datangnya kandungannya yang berusia 2 bulan itu?!
"Para pria pergi ke Gurun Utara untuk berperang dan mengorbankan nyawa mereka demi melindungi negara, dan di sini kau malah berselingkuh!"
Selir Huang kontan bersujud ketakutan dan memohon ampun. Kesal, Peng Peng memerintahkan selingkuhannya Selir Huang untuk dihukum mati.
Mendengar itu, si selingkuhan langsung keluar dari persembunyiannya dan berusaha memohon pengampunan. Tapi tak ada ampun sedikitpun baginya, dan Peng Peng memerintahkan agar Selir Huang diturunkan derajatnya jadi rakyat jelata dan diasingkan ke tempat yang sangat jauh.
"Aku tidak marah padanya. Yang kucemaskan adalah Qi Sheng. Dia mungkin akan mati."
Lu Li terkejut mendengarnya, apa yang terjadi? Apa Jiu Wang sudah mulai beraksi? Peng Peng juga tidak tahu. Pokoknya besok pagi-pagi sekali, Lu Li harus ikut bersamanya pergi ke Gurun Utara.
__ADS_1
Mereka pun sibuk mengepak pakaian. Peng Peng benar-benar menyesal sekarang karena dia tidak menjawab apapun saat Qi Sheng tanya apakah dia sanggup membiarkannya pergi.
"Jika waktu itu aku mengatakan sesuatu padanya, mungkin sekarang dia tidak akan menunggu kematian seorang diri."
"Yang Mulia, jangan melimpahkan semua tanggung jawab pada dirimu sendiri. Dengarkan aku..."
"Percuma mengatakan apapun sekarang. Aku benci pada diriku sendiri karena tidak bisa naik pesawat untuk bisa bersamanya sekarang."
"Pesawat?"
Lu Li berpikir kalau Qi Sheng pastilah sudah punya persiapan karena dia tahu betul kalau Jiu Wang bersamanya di Gurun Utara. Lalu bagaimana bisa tiba-tiba dia dibunuh? Dan lagi, tidak ada kabar kalau Jiu Wang dihukum.
__ADS_1
Karena itulah, Lu Li bertanya-tanya apakah mungkin Kaisar sengaja memancing Peng Peng ke sana. Kalau benar seperti itu, maka Peng Peng takkan punya jalan keluar.