
Kalau begitu, Peng Peng memutuskan kalau dia harus menyukseskan karirnya. Dengan begitu, dia akan bisa mengendalikan situasi. Dia punya ide. Dia akan memanfaatkan hubungan Lu Li dengan Zhao untuk menarik Zhao ke pihaknya.
"Pangeran Zhao? Dia kan tidak cakap, tidak punya uang maupun kekuasaan. Kalau menariknya ke pihakmu, bukankah itu sama artinya menambah masalah?"
"Jangan remehkan Zhao. Kukasih tahu kau, rusa yang hampir mati kelaparan itu jauh lebih tangguh daripada kuda. Dan lagi, dia itu seorang pangeran jadi dia punya kekuasaan. Untuk mempercepat langkahku mendapatkan kekuasaan, semakin banyak bantuan, semakin baik."
Peng Peng sedang nyanyi-nyanyi saat Zhao datang. Sebenarnya juga dia tidak mau datang, tapi Ibu Suri memerintahkannya datang kemari dan mengujungi Lu Li tiap 3 hari sekali agar perasaan mereka semakin berkembang.
Bagus Zhao datang, Peng Peng memang mau bertemu Zhao. Pertama, Lu Li itu sudah seperti darah daging, jadi awas saja kalau Zhao berani memperlakukannya dengan buruk.
Saat Peng Peng mau membahas tentang hubungan Zhao dengan Ying Yue, Zhao buru-buru menyela dan bersumpah (demi durian) kalau sekarang dia tidak ada hubungan apapun dengan Ying Yue.
__ADS_1
Tapi bukan itu yang mau Peng Peng katakan. Kalau dia masih mau berhubungan dengan Ying Yue, silahkan saja. Asalkan jangan sampai Lu Li mengetahuinya biar dia tidak sedih.
Zhao bersikeras menyangkal dia sudah tidak peduli. Tapi saat Peng Peng memberitahunya kalau Qi Sheng sekarang mengunjungi Istana You Lan lagi, Zhao langsung penasaran. Tapi dia menegaskan kalau dia CUMA penasaran. Kenapa Qi Sheng mengunjungi Ying Yue lagi.
"Kurasa mantan istrimu akan menjadi adik iparmu!"
Hubungan mereka benar-benar kacau. Bahkan orang liberal seperti Peng Peng tidak bisa menerimanya.
Zhao jadi curiga, apa Peng Peng membuat Qi Sheng marah lagi. Diantara mereka bersaudara, Qi Sheng lah yang paling pendendam. Jadi lebih baik jangan membuatnya marah.
Sejak insiden di Jiang Utara, apapun yang dilakukan Qi Sheng benar-benar menunjukkan karakternya yang sebenarnya dan kedalaman pikirannya.
__ADS_1
Karena itulah, dia menyarankan agar Peng Peng bersikap hormat di hadapan Qi Sheng. Dengan begitu, dia akan punya jalan keluar jika semisal terjadi sesuatu di masa depan nanti.
Peng Peng mengerti, tapi yang penting sekarang adalah membentuk persekutuan dulu dan mengajak Zhao ketemuan dengan sekutu mereka lainnya kapan-kapan.
Di tempat lain, Qi Sheng memanggil Jiu Wang untuk menanyakan pendapat Jiu Wang. Menurut Jiu Wang, jenderal mana yang lebih baik dikirim untuk menghadapi perang di Yun Xi.
Jiu Wang tanpa ragu memilih Jenderal Zhang yang paling berpengalaman dan bisa dipercaya. Tapi Qi Sheng tidak setuju karena beliau adalah Ayahnya Permaisuri. Permaisuri pasti akan sedih kalau Ayahnya dikirim ke medan perang.
Ujung-ujungnya dia memutuskan sendiri kalau dia memilih Jenderal Yang yang menurutnya juga berpengalaman dan bisa dipercaya.
Jiu Wang dan Yang Yan sudah menunggu di tempat ketemuan mereka saat Peng Peng datang dengan menutupi seluruh kepalanya. Zhao datang tak lama kemudian dan Peng Peng memperkenalkannya sebagai anggota baru mereka. Beri tepuk tangan!
__ADS_1
BERSAMBUNG......
SEMOGA SUKA Y,MAAF JIKA BANYAK KEKURANGAN.