
Yang Yan menemani Qi Sheng di luar sambil beralasan kalau wanita itu memang suka lama saat ganti baju. Qi Sheng penasaran, kenapa Yang Yan bergaul seakrab itu dengan Jiu Wang.
"Aku akan memberitahu Paduka, tapi mohon Paduka jangan marah."
"Aku takkan memenggalmu."
"Walaupun aku ini pria, tapi aku ketua Kelompok Pertunjukkan. Kakak Ke-9... Ah, lebih baik tidak usah dikatakan."
"Lanjutkan!"
"Kakak Ke-9 adalah pria paling cantik di dinasti ini. Dia tampan, pemberani dan kepribadiannya baik... dan lembut seperti air."
"Dia lembut pada siapa?!"
__ADS_1
"Pada saya! Dia lembut pada saya."
Peng Peng cemas kalau Jiu Wang memikirkan rumor itu. Tapi Jiu Wang berkata kalau dia tidak mempercayai rumor itu sama sekali, dia hanya kesal memikirkan Qi Sheng bersama wanita lain setiap hari. Mumpung ada kesempatan, mereka harus segera menyelesaikan tugas ini sesegera mungkin.
Peng Peng tampak jelas ragu dengan rencana mereka itu. Tapi di sisi lain, dia bersikeras akan tetap teguh dengan rencana mereka dan mengingatkan Jiu Wang untuk memikirkan strateginya dengan baik.
Saat Peng Peng kembali ke Qi Sheng tak lama kemudian, sikap Qi Sheng tampak berubah. Dengan dinginnya dia memerintahkan mereka untuk kembali ke istana.
Keesokan harinya, Zhao datang ke kediaman Peng Peng dan langsung main mata dengan Lu Li. Tapi Peng Peng langsung menyela aksi flirting mereka karena dia benar-benar cemas.
Di tempat lain, Qi Sheng bertemu mata-matanya yang ternyata... Jenderal Yang. Ia melaporkan pertemuan mereka di kuil kemarin dan konspirasi antara Peng Peng dan Jiu Wang. Dan sesuai dugaan Qi Sheng, mereka akan melaksanakan rencana mereka di Gurun Utara.
"Putraku si pengkhianat itu. Jika saatnya tiba, akan kupatahkan kakinya."
__ADS_1
"Jenderal Yang, kau adalah orang kepercayaanku. Kau telah berhasil membawa kemenangan untuk kerajaan ini. Jika saatnya tiba, apapun yang terjadi, aku akan mengampuni nyawa Yang Yan."
"Terima kasih, Paduka."
"Bangunlah, besok kau harus kembali ke Yun Xi. Kau harus membawa kemenangan total saat kau kembali. Aku sudah punya rencana sendiri tentang Jiu Wang dan Permaisuri. Saat kau kembali dengan membawa kemenangan, saat itulah rencanaku akan dimulai."
Peng Peng menunggu Qi Sheng sampai ketiduran saat tiba-tiba petir menggelegar dengan dahsyatnya. Qi Sheng ada di sana saat dia membuka mata dan menatapnya tajam. Peng Peng datang untuk mengakui kalau kemarin dia bertemu dengan Jenderal Yang di kuil.
Tapi dia berbohong bahwa Jenderal Yang datang gara-gara Yang Yan dan Ling Ling bertengkar hebat sampai mau cerai. Selain itu, dia juga bertemu dengan Jiu Wang.
"Apa dia di sana untuk menengahi Yang Yan dan Zhang Ling Ling juga?" sinis Qi Sheng.
Peng Peng menyangkal, Jiu Wang ke sana demi dirinya. Belakangan ini, hatinya sangat terluka dan menderita gara-gara Qi Sheng dan Ying Yue. Jiu Wang bilang kalau Qi Sheng benar-benar tulus kepadanya, maka tidak mungkin dia akan menempatkan Ying Yue di sisinya.
__ADS_1
"Tapi tentu saja, aku tidak bermaksud menyuruhmu untuk mengusirnya. Tolong jangan salah paham."
"Jadi apa maksudmu?"