
Sudah mabuk, Peng Peng berjalan sempoyongan ke toilet pria dan mulai membuka bagian bawah pakaiannya di salah satu bilik... tanpa menyadari orang di sebelahnya adalah Jiu Wang yang jelas saja langsung melongo melihatnya ada di sana.
Baru sedetik kemudian Peng Peng menyadari keanehan bagian bawah tubuhnya dan langsung keluar sambil bilang maaf pada Jiu Wang dalam Bahasa Inggris.
Keesokan harinya, Peng Peng keenakan menikmati pijatan Lu Li. "Baby, rasanya nikmat sekali."
Lu Li heran, kenapa belakangan ini Peng Peng selalu memanggilnya 'baby'. Peng Peng tiba-tiba menarik Lu Li ke pangkuannya sambil memberitahu kalau baby adalah cara memanggil seseorang yang kita sukai. Lu Li terharu mendengarnya.
Tiba-tiba dua orang kasim datang dan Peng Peng langsung melepaskan Lu Li dari dekapannya. Mereka datang mengabarkan bahwa Ibu Suri mengadakan pesta penyambutan kembalinya Putera Mahkota di Aula Yen Chen dan Peng Peng diminta datang. Peng Peng shock mendengar Qi Sheng sudah balik.
__ADS_1
Malam harinya, dia keluar untuk menyambut kedatangan Qi Sheng. Tapi begitu melihat para selir yang tampak cantik dan s~~si itu, insting playboy-nya langsung kumat.
Tapi kali ini, para wanita itu menatapnya dengan benci. Lu Li memberitahu Peng Peng bahwa selama ini, para wanita itu diet mati-matian biar terlihat cantik dan diperhatikan Qi Sheng.
Peng Peng tak peduli dan dengan santainya menyentuh0 para wanita itu sampai Lu Li harus menyeretnya menjauh dengan keheranan. Kenapa Peng Peng sekarang ingin dekat dengan para selir itu padahal sebelumnya tidak pernah.
Qi Sheng akhirnya datang tak lama kemudian dan para selir langsung heboh mengaguminya. Tapi tiba-tiba dia berhenti di depan Peng Peng dengan kedua tangan terbentang. Peng Peng bingung dan menduga kalau Qi Sheng pasti minta dipeluk.
Qi Sheng malah melotot kaget dan menjelaskan maksudnya yang sebenarnya adalah meminta Peng Peng untuk melepaskan benda yang dibawanya di punggung. Pfft! Peng Peng langsung berbalik membelakanginya saking malunya.
__ADS_1
Peng Peng langsung berbisik kesal ke Lu Li, kenapa dia tidak bilang-bilang? Sebenarnya tadi Lu Li mau bilang, tapi Peng Peng malah langsung memeluknya.
Di dalam aula, Qi Sheng mendadak bersikap sangat baik dan perhatian pada Peng Peng. Membantunya duduk, menuangkan minuman untuknya, bahkan menyuapinya makanan sampai Peng Peng heran.
"Apa kau baik-baik saja? Apa cuaca mendadak berubah jadi hangat? Apa wajah dingin (Qi Sheng) meleleh karena bertemu dengan angin musim panas yang hangat?"
"Aku hanya pura-pura di depan Nenek. Jangan anggap serius."
Ibu Suri senang melihat betapa manisnya Qi Sheng pada Peng Peng. "Hanya dengan rumah tangga yang damai, kau bisa memerintah kerajaan dengan baik. Apa kau mengerti prinsip ini."
__ADS_1
Di seberang mereka, Peng Peng kaget melihat Pangeran Zhao memakai topi hijau. Dia mencoba menarik perhatian Zhao dan memperingatkannya untuk melepas topi hijaunya itu. Tapi Zhao salah paham mengira Peng Peng memuji topinya.
Melihat interaksi mereka, Ibu Suri mulai memperhatikan topi hijaunya Zhao dan langsung memujinya. Zhao langsung membangga-banggakan topi hijaunya itu, dan Ibu Suri menyuruhnya untuk membuatkan yang sama untuk Qi Sheng.