
Setelah merasa tenang, vara membawa suci di kediamannya, agar merasa tenang.
setelah sampai, vara langsung menuntun suci agar beristirahat sejenak di ranjang tempat tidur vara. selama di jalan sampai menuju kemari, Suci hanya diam saja, tanpa mengatakan sesuatu, dan itu sukses membuat vara kalang kabut karena bingung harus berbuat apa.
jujur saja Vara tidak menyukai Suci yang terus-menerus bersedih seperti ini, dengan pandangan kosong tanpa mengatakan apapun, sedari tadi hanya diam saja.
"kau tunggulah disini, aku ambilkan minum dulu untukmu" ucap Vara...., setelah sampai dikamar, vara menyerahkan gelas berisi air tersebut pada suci.
"minumlah dulu agar kau merasa tenang" ujar vara sambil menyodorkan air minum pada Suci. " terima kasih Var" Lirih Suci.
"Sebenarnya apa yang terjadi tadi ci, kenapa kau bisa seperti ini, aku mohon cerita padaku suci", ucap Vara sambil memegang erat bahu sahabatnya.
Kini air mata Suci, tidak bisa dibendung lagi, sontak saja Suci langsung memeluk, dan merengkuh erat tubuh mungil Vara dengan isak tangis. " dia menolakku Var, cintaku hanya bertepuk sebelah tangan, dan dia sama sekali tidak mencintaiku..!! dia hanya menganggapku sebagai teman gak lebih, hiks..hiks..hiks...!!!!; dan penantianku selama 3 tahun ini, sama sekali tidak ada artinya", ujar Suci.
Apa...!!! jadi selama ini, Shakti tidak menyukai Suci, terus perhatiannya ke Suci selama ini hanya sebatas teman semata, oh ya tuhan...!!! Keterlaluan sekali kau Shakti; Lirih Vara .
"Aku mohon tenangkan dirimu Ci, lagian masih banyak juga Cowok" di luar sana, yang jauh lebih baik dari si brengsek Shakti", ucap Vara dengan emosi membludak.
"tapi Var...!!hanya dia yang mampu membuatku merasa nyaman, tertawa, serta merasakan cinta, dan...untuk melupakan dia pastinya aku tidak akan sanggup Var"; ujar Suci merasaputus asa.
Mendengar hal itu, Vara langsung memeluk Suci seerat mungkin, dia paham betul rasa sakit sahabatnya ini, dan tentu saja itu tidaklah mudah, karena Shakti merupakan cinta pertama bagi Suci.
__ADS_1
Po****v Shakti....
"Maafkan aku Suci, maafkan aku. kau pasti sangat membenciku sekarang, tapi jujur yang aku cintai sekarang adalah Nisa, jadi aku tidak bisa membohongi perasaanku, dan semoga saja kelak kau akan mendapatkan laki" yang jauh lebih baik dari aku, dan aku harap setelah kejadian tadi kita masih bisa berteman seperti dulu, pasti aku akan sangat merindukan momen dimana kita selalu bersama.
Maafkan aku Suci, mungkin maafku ini tidak ada artinya dibandingkan rasa sakitmu sekarang. dan aku paham itu, andaikan saja yang aku cintai adalah kamu; pasti dengan senang hati aku akan membalas cintamu. tapi sayangnya hati ini sudah diisi lebih dulu oleh Nisa, perempuan yang selama yang selalu memberikan dukungan disaat banyaknya bulian yang datang menghampiriku, kalau saja Nisa tidak membantuku saat itu, mungkin sajah aku sudah tidak ada di dunia ini.
kejadian 4 tahun yang lalu, saat diriku masih menginjak bangku Smp. Saat itulah Kisahku dan Nisa dimulai, dan berakhir saat Nisa dipaksa oleh orang tuanya untuk melanjutkan sekolah diluar negeri".
Seminggu sudah setelah kejadian itu, Suci tidak lagi berangkat di sekolah, karena masih belum siap untuk bertatap muka lagi dengan Shakti. bahkan ibunya Alisa sudah lelah bersusah payah untuk membujuk putri semata wayangnya, agar bisa melanjutkan aktivitasnya kembali.
" Ayolah Suci ini sdh seminggu, kamu masih mau berdiam diri dikamarmu" tegas Alisa..."aku masih belum siap mah ketemu dia"ujar Suci dengan mata Sendu. "Kamu harus tunjukan dong, bahwa kamu bisa dan ingat kalau dia memang jodohmu Nak lambat laun dia pasti akan kembali..dan bila tidak maka ikhlaskan, biarkan dia melanjutkan hidupnya..ok Nak", tegas Alisa sembari mengusap lembut pipi cabi putrinya.???." iya mah besok aku bakal kembali ke sekolah gih" ucap Suci sembari tersenyum dan memeluk ibunya.." uhh Anaku sayang sudah dewasa rupanya, sudah mengenal yang namanya cinta"; ujar Alisa sembari terkekeh geli..."Apaan sih mah"; geram Suci sambil melotot tajam kearah ibunya.
Keesokan harinya Suci kembali ke sekolah, dia sangat merindukan ocehan sahabatnya Vara, karena selama seminggu Suci tidak mendapatkan omelan dari Vara; oleh karena itu dia sangat merindukannya.
"lagian gue kesal sama Lo Ci tau gak, seminggu loh Ci..gak balik kesekolah kemana sajah Lo..Ci" omel Vara sembari melotot tajam Kearah Suci.
"Kepo.." ucap Suci tersenyum menyeringai kearah Vara.; "cih Sok cantik hahahahah".
Tanpa mereka sadari ada yang menatap mereka dari kejauhan.
"tersenyumlah selalu Suci...kau begitu cantik bila tersenyum, pipi cabimu serta lesung pipitmu semakin menambah aksen kecantikanmu dan selalu membawa kebahagiaan terbesar untukku, kapan kau akan menyadari perasaanku ini Suci. aku mencintaimu Sangat mencintaimu.
__ADS_1
***
Setelah jam pelajaran selesai Vara berniat mengajak Suci Ke kantin namun Suci Menolak ajakan Vara. Namun karena kegigihan Vara akhirnya Suci menurut untuk menemani Vara ke kantin.
" Lo mau pesan apa Ci"; tanya Vara. " gue es jeruk sajah gih" ujar Suci dan langsung diangguki Oleh Vara.
setelah pesanan mereka sampai..langsung mereka lahap makanan masing" tapi tiba" sajah ada yang menghampiri mereka.
"hai boleh duduk disini" ujar Aldi selaku ketua kelas di kelas Vara dan Suci, dia terkenal tampan dan juga pintar namun agak dingin orangnya. " ehh boleh dong kak silahkan mari" ucap vara sambil menepuk tempat duduk disampingnya. tapi Aldi malah memilih duduk duduk di dekat Suci, sontak sajah Suci langsung menggeser tubuhnya untuk menjauh dari Aldi.
"eummm Suci...boleh minta nomor kontakmu gak, jangan salah faham ya..!! semua teman" yang ada di kelas kita, saya sudah ada nomor kontak mereka masing" yang belum tinggal kamu" ucap Aldi sambil tersenyum tulus.
"oh ini kak" ujar Suci sambil menyodorkan nomor kontaknya ke Aldi; " terima kasih Suci kalau begitu Saya pamit ke perpus dulu gih"ucap Aldi sembari meninggalkan Suci Dan Vara.
Setelah selesai mengisi perut. mereka kembali menuju ke kelas, namun tiba" sajah Suci menabrak Seseorang.
Bugh...!!! " maafkan aku, apa kau baik" sajah".
Suci Membulatkan matanya, mendengar suara orang tersebut yang tidak lain adalah Shakti.
Bersambung...
__ADS_1
❤❤❤