
" Kenapa lagi " Didin membuka matanya lalu bangun dari tidurnya duduk sambil menatap kedua sahabatnya.
" Kau ini seperti memikul beban yang berat, padahal kami yang belum menikah tapi kamu yang terlihat frustasi " Ucap Fandi lalu duduk di sofa .
" Untuk apa ke sini ?? Mau ketemu Gina " Fandi hanya tersenyum saja.
" Kami bosan menatap layar dan buku gambar belum lagi tulisan berwarna itu " Ucap Gio .
" Jangan menggagu ku aku sedang ingin sendiri " Ucap Didin kembali berbaring di sofa .
" Din, hargai istri mu dia sedang hamil anakmu !! " Ucap Gio serius " Dia sudah menikah dan hidup nya terlihat bahagia mungkin memang kalian tidak berjodoh mungkin kedekatan kalian salah satu jalan kamu bertemu dengan Kaka Ipar " Lanjutnya.
" Aku memang belum menikah ,tapi aku liat sepupuku yang hamil itu Tidak mudah Din ,saat awal kehamilan dia harus mual muntah makan tidak ada yang bisa di telan mencium ini itu membuat nya pusing ,kamu bersyukur Kaka ipar Tidak mengalami itu karena mungkin anakmu paham kalau keadaan orang tuanya tidak baik sehingga dia tidak ingin menyakiti Ibunya ,lalu belum lagi saat dia hamil besar itu pasti sangat melelahkan Din " Timpal Fandi serius .
" Bahkan kamu tidak tahu bukan usai kandungan nya " Didin membuka matanya menatap Gio " Apa ucapan ku benar " Tanya Gio Tersenyum sinis .
" Kau hanya tau membuat tapi tidak tahu usianya " Tanya Fandi menggeleng .
" Itu hari dia bilang akan memasuki 7 Minggu, berarti sudah 2 bulan " Jawab Didin .
" Lalu kamu tidak menemani nya ke rumah sakit " Tanya Fandi.
' Untuk apa " Fandi menghela napas panjang " setiap bulan wanita hamil akan memeriksa kan kandungan nya Din ,Itu yang aku tahu " Jawabnya .
" Tau ah kepala ku sakit " Gio dan Fandi hanya menggeleng saja .
Fandi mengeluarkan Ponselnya memanggil seseorang .
" Ke ruangan Didin buatkan kopi 2 " Lalu mematikan sambungan telepon .
" Kau selalu sesuka hatimu jika sudah di sini " Fandi hanya tersenyum saja mendengar teguran Didin .
Tidak berselang lama ada yang mengetuk pintu,Fandi pun langsung berdiri .
Ceklek
" Masuk sayang " Gina menatap sekeliling nya jangan sampai ada karyawan lain melihat nya .
" Masuk saja" Gina pun langsung masuk ke dalam ruangan lalu menyimpan kopi di atas meja .
" Mau kemana " Fandi menahan tangan Gina " Kerja Om " Fandi mendengus kesal " Aku kangen Lo " Gina menatap bos dan Sahabat kekasih nya yang hanya diam saja .
__ADS_1
" Maaf Om ini masih jam kerja ,lagian kita berpisah tadi pagi " Gina melepaskan tangan Gina dengan pelan .
" Tapi aku masih kangen " Ucap Fandi .
" Tapi saya tidak Om " Fandi langsung melotot kan matanya lalu menatap Didin dan Gio yang hanya terdiam .
" Sudah sana pergi " Usir Fandi kesal .
" Ah terimakasih Om "
" Kau akan pergi begitu saja " Gina mengaguk cepat " Kau tidak ingin memberikan sesuatu untukku " Ucap Fandi kesal .
" Memang Om mau apa ,bukannya saya sudah mengantarkan kopi anda" Fandi menghela napas panjang .
" Kekasihmu meminta perpisahan yang manis " Ucap Gio mengambil gelas kopi miliknya " Om mau saya antarkan kue " Fandi hanya terdiam menatap Gina yang berdiri di depannya " Om Aakkkk Hhhmmmppp " Gina melototkan matanya tajam sedangkan Fandi langsung memainkan benda kenyal itu bergantian .
Didin dan Gio hanya menggeleng saja tanpa peduli dengan kegiatan dua manusia itu .
" Masih belum paham " Ucap Fandi mengelus bibir Gina yang sudah bengkak karena ulahnya .
Gina langsung berdiri lalu ke luar dari ruangan Didin karena malu sambil merapikan penampilan nya
" Manisan bibirnya dari kopi ini " Ucap Fandi tertawa kecil .
" Seperti nya kau sudah gila " Ucap Didin menggelengkan kepalanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sedangkan di rumah sakit kini intan sudah berada dalam ruangan ,dia duduk berhadapan dengan dokter .
" Selamat pagi Bu " Sapa dokter .
" Pagi dok " Jawab intan lembut .
" Koh sendiri Bu, suaminya mana " Tanya dokter sambil menatap buku pemeriksaan intan .
"Lagi di luar kota Dok ,soalnya ada urusan jadi hanya ibu saja yang temani tapi tadi lagi menerima telepon " Elak intan Tersenyum.
" Oh baiklah, ada keluhan " Intan menggeleng " Hanya makan saja dok " Jawab Intan .
" Makannya di perhatikan lagi iya " Intan mengagguk " Iya Dok " Jawabnya .
__ADS_1
" Langsung periksa iya , seperti nya Baby nya sudah tidak sabar bertemu bundanya " Intan tertawa kecil menanggapinya " Iya Dok " Jawab intan lalu berdiri menuju tempat pemeriksaan di bantu suster yang ada di ruangan itu .
Lalu pakaian intan di naikan ke atas memperlihatkan perut nya yang sudah membuncit lalu di tuangkan gel di atas perut nya .
" Sudah siap bertemu baby " Intan mengaguk cepat " Rileks ok " Ucap dokter Tersenyum.
Intan menatap layar di mana dokter sudah menggerakkan alatnya,intan Tersenyum sekalipun cairan bening itu sudah ke luar .
Kita berjuang bersama iya nak, sekalipun ayah tidak bersama kita tapi bunda bahagia dan kamu juga harus bahagia sayang Ucap intan dalam hati .
" Apa sakit Bu " Tanya dokter saat melihat intan menangis" Tidak dok, saya hanya bahagia " Jawab intan langsung menghapus air matanya .
" Maaf dok " Dokter hanya mengaguk saja " kita lanjut " Intan mengaguk .
Dokter menjelaskan tentang perkembangan janji nya dari ukuran ,panjang, berat nya pun dokter menjelaskan .
Tapi dari semua penjelasan dokter ada yang membuat nya sesak, sekalipun keadaan janinnya baik tapi dokter menyarankan untuk tidak banyak pikiran karena itu berpengaruh pada janin yang di kandung nya apa lagi kehamilan trimester pertama sangat rentan terhadap keguguran jika saja dia teledor .
Entah dokter paham atau tidak dengan permasalahan yang di hadapi nya tapi intan bisa melihat jika dokter tahu apa yang kini di rasakan nya .
" Ingat pesan saya Bu " Intan mengaguk " Vitamin nya masih ada kan " Intan mengaguk " Jangan lupa minum susu iya , nikmati saja kehamilan nya " Ucap Dokter sebelum mengakhirinya .
" Iya dok , terimakasih " Jawab intan lembut .
Suster memberikan hasil foto USG intan sebelum wanita itu ke luar dari ruangan .
Sesampainya di parkiran intan langsung memasang Helm nya lalu meninggal kan parkiran rumah sakit itu .
Tentu nya semua kegiatannya sudah terekam dan siap di laporkan sama sang suami .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰🥰
Like
koment
vote
jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 5 😘😘😘😘
__ADS_1