Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Banyak yang menyayangi mu


__ADS_3

Dila dan Gio terpaksa harus ke rumah Fandi ,karena pria itu menginginkan mereka ke sana dengan alasan Gina sedang tidur tanpa memperjelas tidurnya karena apa ,padahal ini bisa di bilang pagi karena belum jam 10 .


Sedangkan di sebuah kamar Fandi menatap Gina yang sudah terlelap, awalnya dia kasian karena Gina seperti menahan sakit tapi entah karena terlalu lama puasa atau emosi Fandi tetap melanjutkan kegiatannya tapi dengan pelan.


" Maaf,kalau aku menyakitimu, CUP " Fandi mencium kening Gina mengelus dengan pelan pipinya lalu membenarkan selimut nya.


Lama terdiam menatap wajah Gina akhirnya dia berdiri membersihkan tubuhnya sebelum Gio dan Dila datang .


Fandi ke luar dengan keadaan lebih segar lagi ,lalu menuju ruangan ganti setelah selesai dia menatap sekilas ke arah tempat tidur barulah ke luar dari kamar mereka membiarkan Gina tertidur .


Beberapa menit Gio dan Dila sudah datang tanpa menunggu sang pemilik rumah mereka langsung masuk begitu saja .


Melihat itu Fandi hanya berdecak lalu ikut bergabung duduk di sofa .


"Gina mana " Tanya Dila .


" Mau minum apa " Raya Gio menatap istrinya .


" Terserah apa saja " Jawab Dila .


" Ini rumah ku kenapa kamu yang menawarkan diri " Gio hajya menatap Fandi sekilas lalu ke dapur .


" Di kamar tidur " Dila mengeritkan keningnya menatap Fandi " Tadi habis olahraga " Dila langsung melotot kan matanya tajam menatap Fandi .


" Apa kau ingin membunuh Istrimu lebih cepat " Tanya Dila dengan intonasi suara naik satu oktaf .


" Maaf, aku lagi emosi " Jawab Fandi lirih .


"Kemarin aku sudah bertemu dengan dokter yang menangani nya waktu pertama periksa , seperti kata Zul masih tahap awal tapi kalau di biarkan kamu bisa tahu sendiri apa lagi dia hanya meminta obat penghilang rasa sakit nya dan itu sifatnya sementara dan tidak memberi efek papa pada Penyakitnya " Fandi terdiam sambil mendengarkan penjelasan Dila .


" Minum sayang " Dila menatap Gio " Sayang mu yang mana " Jawabnya ketus lalu mengambil botol mineral yang ada di atas meja .


" Kamu siapa lagi " Jawabnya tenang lalu duduk di samping Dila .


" Sebenarnya tidak masalah kalau dia hamil karena ini masih awal tapi itu dia harus tetap di kontrol dengan ketat dan setelah melahirkan akan di ambil tindakan " Ujar Dila .


"Namun, akan berbeda halnya bila saat hamil dilakukan tindakan loop electrosurgical excision procedure (LEEP), yaitu tindakan menghilangkan sel abnormal dengan menggunakan kawat yang bermuatan listrik.Berdasarkan penelitian, tindakan LEEP dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan bayi dapat lahir dengan berat badan rendah !! Jika sel kanker tumbuh lebih agresif, peluang untuk mempertahankan kehamilan pun mungkin akan kecil. Dokter mungkin akan menyarankan untuk mengakhiri kehamilan dan menyarankan terapi kanker serviks lainnya dengan segera " Papar Dila sambil menatap Fandi .

__ADS_1


" Mempertahankan kehamilan dan mengobati kanker serviks sekaligus menjadi masalah yang kompleks. makanya tadi saya bilang dia harus kontrol terus dan selalu berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kondisi nya " Lanjutnya lagi ( Info by Google ).


" Apa nanti setelah ambil tindakan dia bisa hamil " Tanya Fandi serius.


" 50/ 50 Wanita dengan kanker serviks pun masih dapat hamil di kemudian hari,Contoh tindakannya adalah cone biopsy yaitu prosedur yang mengambil jaringan sel kanker maupun prakanker di leher rahim " Ucap Dila .


" Dengan melakukan tindakan ini, wanita bisa memiliki peluang hamil di kemudian hari. Namun, prosedur ini juga dapat meningkatkan risiko keguguran atau sulit untuk hamil (infertilitas) mengingat adanya jaringan parut atau perubahan bentuk serviks " Lanjutnya lagi .


" Berarti kalau dia hamil sekarang tidak masalahkan " Dila mengaguk " Asal dia terus kontrol dan seperti kataku tadi kalau kankernya tubuh lebih agresif mau tidak mau harus ambil tindakan karena mempertahankan kehamilannya juga sangat kecil " Fandi menjadi terdiam menatap Dila .


" Besok kita akan bertemu dengan senior ku, dia mengosongkan jadwalnya untuk bertemu Gina dan hasil pemeriksaan nya juga aku sudah ambil dari dokter pertama " Fandi mengaguk pelan .


" Jangan pesimis bukan kah Dila bilang dia bisa hamil apa yang kamu takutkan , yakinlah sama istri mu " Ucap Gio .


" Aku tidak memikirkan dia hamil atau tidak Gi ,tapi aku hanya takut jika sewaktu-waktu dia meninggal aku " Jawab Fandi sendu .


Saat mereka lagi sibuk dengan pikirannya masing-masing di dalam kamar Gina merasakan perih bagian inti nya dengan pelan dia ke kamar mandi sambil memegang perut bawahnya membersihkan tubuhnya ala kadarnya lalu memakai daster kebanggaan para ibu² .


Lalu ke luar dari kamar nya tujuannya dapur karena ingin mengambil air hangat ,Tapi saat membuka pintu kamarnya dia melihat sosok tiga manusia yang sudah menatapnya .


" Kamu kenapa " Tanya Fandi langsung berdiri mendekati Gina .


" Apa perih " Tanya Dila yang ikut mendekati Gina ,tapi wanita itu hanya diam saja .


" Mau ke dapur mau minum " Dila menekan perut bawah Gina membuat wanita itu meringis " Bawa Ke sofa Fan ,terus ambil obatnya " Tanpa menunggu persetujuan Fandi membawa Gina ke sofa .


" Aku baik² saja , aku hanya haus mau ke dapur " Ujar Gina tapi Fandi hanya diam saja .


" Ada ada darah yang keluar " Tanya Dila menatap Fandi .


" Tidak ada " Jawab Fandi serius.


" Oh berarti tidak papa ,mungkin hanya sakit karena berhubungan biasa saja " Jawab Dila santai tanpa memikirkan perasaan Gina yang ingin tenggelam saja .


" Besok jadwalmu bertemu dokter " Ucap Dila .


" Sebelumnya terimakasih ,tapi saya baik² saja dok " Ucap Gina .

__ADS_1


" Gina ,bisakah kali ini menurut aku mohon " Ucap Fandi menatap Gina .


" Untuk apa ,kakak juga akan memiliki anak kan sekalipun bukan dari aku " Fandi mengepalkan tangan nya kuat menahan emosi nya.


" Bukannya aku sudah bilang akan menceraikan nya "


" Alasannya apa ?? Bukannya kakak menikahinya karena dia bisa memberikan kakak anak lalu untuk apa ...."


" Gina " Bentak Fandi emosi bahkan wajahnya sudah memerah .


" Fan " Tegur Gio pelan dia tahu pasti bagaimana sahabtnya itu marah begitu juga Dila .


" Lanjutkan saja ,karena memang dari awal Kaka tidak perna menganggap ku ada maka seterusnya akan seperti itu ,jadi anggap saja aku tidak ada atau sudah meninggal ...."


PLak


Gio langsung berdiri menarik Fandi menjauh dari Gina .


" Apa kau gila " Bentak Gio mendorong tubuh Fandi .


" Gina " Gina memegang pipinya sekalipun pelan tapi itu terasa ,Dila menatap pipi Gina dengan helaan napas panjang karena tidak ada bekas ,lalu dia menatap Fandi sekilas .


" Kami sedikit tahu permasalahan kalian apa !! Tapi untuk saat ini pikirkan kesehatan mu ,jika bukan buat Fandi maka buat kedua orang tua mu, apa kamu sudah siap melihat mereka sedih, apa kamu tega meninggalkan mereka begitu saja bahkan kamu belum berjuang sama sekali ,di luar sana banyak yang punya penyakit bahkan lebih parah dan serius dari kamu tapi mereka masih memiliki semangat hidup untuk sembuh karena memikirkan orang² yang begitu mereka sayangi , Aku bukan bilang penyakitmu tidak serius tapi dari yang aku lihat kamu masih jauh lebih dari orang di luar sana " Ucap Dila lembut .


" Aku cape kak " Jawab Gina lirih sambil memegang lengan Dila menunduk menyembunyikan wajahnya " Aku tahu bahkan jika itu aku belum tentu aku bisa sekuat kamu ,tapi pikirkan mertuamu kedua orang tuamu ,intan ,Aris yang selalu menyayangimu ,bukannya kamu ingin kuliah itukan alasan nya kamu menunda kehamilan " Jawab Dila .


" Apa ini karena kesalahan ku sama kak Dila karena merebut Fandi, sehingga memberikan hal semacam ini " Dila menggeleng cepat " Sekalipun karena kamu jika kami di takdir kan bersama kami akan tetap bersama begitu juga sebaliknya , kehadiranmu itu membuat luka Fandi sembuh Karena sikap dan kesalahan ku dulu ,jadi aku dan Fandi tidak jadi menikah bukan karena kamu ,tapi itu sudah takdir " Ucap Dila .


" Ayo kita pergi " Gio menarik tangan Fandi ke luar dari ruangan itu membiarkan Gina dan Dila bercerita dari hati ke hati .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Didin dan yang lainnya menjadi novel favorit kalian 🥰🥰🥰


like


Koment

__ADS_1


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


__ADS_2