Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Menjemput


__ADS_3

Pagi harinya Didin sudah menghubungi pihak taxi online sehingga pagi itu juga pria yang mengantar intan sudah berada di rumahnya .


Lalu mereka menuju tempat di mana sopir itu menurunkan intan di sebuah kost khusus putri karena memang sang sopir yang memintanya tinggal di sana saat intan menanyakan tempat kost ,Didin menatap ke luar lalu menatap sang sopir .


" Tunggu sebentar pak " Ucap Didin .


" Baik Den " Jawabnya.


Didin ke luar langsung ke pos security .


" Maaf pak mengganggu saya ke sini ingin bertemu seseorang " Ucap Didin .


" Maaf bisa tahu siapa " Ucap security lalu ke luar dari pos " Intan " Jawab Didin .


" Ada hubungan apa ?? Maaf saya harus menanyakan ini karena demi keamanan " Didin paham lalu mengeluarkan HPnya memperlihatkan pada security .


" Maaf " Security menunduk kepalanya" Tidak papa ,apa saya boleh masuk " Tanya Didin .


" Kamar ujung sebelah kanan iya pak " Didin mengaguk sambil menatap ke dalam " Terimakasih pak " Ucap Didin .


Security membukakan pagar sehingga Didin bisa masuk ke dalam, dia langsung menuju tempat kamar kost intan .


Tok ....tok ...


' Siapa " Tanya dari dalam


" Buka " Intan langsung menegang kaku saat mendengar suara yang sangat dia hafal .


" Buka atau aku buat keributan di sini "


Ceklek


Didin langsung mendorong pintu kamar kost intan lalu masuk menutup kembali kamar .


Ka-kak " panggil intan gugup


" Sudah puas atau masih ingin keliling " Tanya Didin menghimpit tubuh intan hingga ke dinding .


" Kakak " Cicit intan sambil menahan dada Didin .


" Bereskan pakaian mu kita kembali " Intan menggeleng " Apa perlu aku hubungi ibu " Intan langsung menatap Didin yang juga menatap nya " Biarkan intan hidup sendiri,tolong " Didin hanya tersenyum sinis lalu membungkam mulut intan dengan kasar .


" Apa perlu aku melakukan nya di sini , seperti nya tidak buruk " Ucap Didin setelah melepas ciuman itu.


" Aku bereskan pakaian " Intan langsung berlari ke lemari kecil mengambil tas dan memasukkan pakaiannya sedangkan Didin duduk di atas tempat tidur sambil memejamkan matanya kuat .

__ADS_1


Apa aku harus kembali lagi !! Sedang kan luka yang lama Belum sama sekali sembuh Intan menghembuskan nafasnya berat .


Sepertinya aku tidak pintar dalam hal seperti ini karena dia begitu cepat menemukan ku Batin intan lagi .


Didin membuka matanya saat intan sudah berada di depannya lalu menarik tangan wanita itu ke luar dari kamar kost kecil itu .


" Masuk " Intan hanya menurut dia melihat sopir taxi online itu kaget karena pria itu yang membawanya kemarin juga .


Dalam pikirannya bagaimana bisa Didin menemukan pria itu intan hanya bisa terdiam sambil memeluk tas nya.


" Jalan pak " Sang sopir pun menjalankan mobilnya menuju rumah Didin.


Hari ini Didin harus libur masuk kerja karena mencari intan dan dia sudah menghubungi Zul sebelum mencari intan .


Intan menatap ke arah luar jendela begitu Didin menatap jalanan yang sudah mulai ramai karena ini hari senin sehingga aktivitas kembali normal .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


BRAK


Didin menutup pintu rumah dengan kesar lalu mendorong tubuh intan ke sofa dan mencekram bahunya dengan keras membuat intan meringis kesakitan.


" Ka-kak " Panggil intan menahan sakit " Apa " Tanya Didin yang kini sudah berada di atas tubuh intan .


Intan menatap Didin langsung tapi itu tidak berlangsung lama karena dia di kagetkan dengan kelakuan Didin .


Srek


" Kita akan bermain di sini " Bisik Didin Tersenyum sinis .


' Kakak " Intan menutup bagian dadanya tapi gerakan tangan Didin lebih cepat darinya .


Didin mengambil pakaian intan yang sudah di robek lalu mengikat tangan intan .


" Kamu sudah membangunkan sianga intan, dan kamu akan menerima nya mulai sekarang " Intan memejamkan matanya kuat saat Didin bermain di dadanya .


Cairan bening keluar begitu saja sesak ,sakit ,kecewa semua menjadi satu ,Didin kembali melakukan dengan kasar


Didin menarik kain bagian bawahnya hingga kini tidak ada lagi kain yang menutupi tubuh lawannya .


Lalu Didin melakukan hal yang sama " Buka matamu " Intan menurut karena rambutnya di tarik keras kebelakang .


" Kakak Aakh " Pekik intan saat benda tumpul itu memasuki nya tanpa ada aba² ,apa lagi Didin memasuki nya dengan kasar .


" sa-kit kak " Ucap intan terbata karena Didin langsung memasukan nya tanpa pemanasan dulu .

__ADS_1


" Sakit " Didin menghentakkan dengan kuat membuat intan memekik .


" Aahhhh "


shiiitt miliknya benar² membuatku sesak napas Batin Didin menengadah ke atas tanpa menatap intan yang kini sedang menangis dalam diamnya .


Sekalipun dia sendiri merasakan sakit tapi perlahan milik itu sudah basah dan membuat miliknya semakin merasakan kenikmatan apa lagi suara intan yang membuatnya semakin bersemangat .


Suara erangan ke duanya memenuhi ruangan tamu rumah itu hingga didin mendapatkan pelepasan nya pertama nya setelah 2 jam sedangkan intan sudah mendapatkan 3 kali .


Didin menatap intan yang kelelahan karena ulahnya ,Didin melepaskan penyatuan dengan intan memakai celana Boxser nya lalu mengangkat tubuh wanita itu ke lantai dua .


Membiarkan kekacauan yang ada di ruangan tamu itu begitu saja , Didin menatap intan yang sudah terlelap karena kelelahan.


Dia membuka pintu kamar intan sedikit susah tapi pada akhirnya dia bisa membukanya.


Lalu membaringkan wanita itu di atas tempat tidurnya, Didin masuk dalam kamar mandi ke luar sambil membawa baskom dan handuk kecil .


" Maaf " Cicit Didin saat melihat inti tubuh intan yang memerah karena ulahnya lalu dia membersihkan dengan pelan .


" Ssstt " Didin menatap intan seperti menahan sakit lalu dia melanjutkan kegiatan nya dengan pelan .


Setelah selesai dia kembali masuk dalam kamar mandi menyimpan baskom dan handuk .


Didin menatap intan menaikan selimut menutupi tubunya lalu mencium kening nya .


" Aku mandi dulu iya " Ucapnya lalu meninggalkan intan tapi sebelum ke kamarnya dia membersihkan dulu kekacauan di ruangan tamu .


Lalu dia kembali ke kamarnya membersihkan diri setelah selesai dia kembali ke kamar intan dan tidur di samping sang istri sambil memeluknya.


Sama halnya dengan intan, dia juga kelelahan karena semalam tidak bisa tidur dengan tenang memikirkan intan .


Didin menarik tubuh polos intan dalam pelukannya pagi ini mereka habiskan untuk tidur .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2