Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Terus berbohong


__ADS_3

Intan sampai di kampung saat sudah sedikit gelap ,karena bus yang mereka naiki memang bukan hanya tujuan kampung mereka .


Saat sampai depan rumah intan langsung bersalam dan bertepatan ibu yang membuka pintu dan pastinya Iin begitu syok melihat putrinya di depan pintu memegang tas ransel .


" Lo sama siapa nak " tanya Iin dengan raut wajah bingung sambil menatap ke luar mencari menantunya .


" Apa intan tidak di minta masuk dulu, cape Bu " Ucap intan kesal .


" Ayo nak, maaf ibu hanya kaget !! Kenapa tidak bilang kalau mau pulang " Intan pun langsung masuk setelah di persilahkan .


" Siapa .....Intan " Ucap Usman tidak kalah kaget membuat intan tertawa kecil .


" Ayah sama ibu kenapa sih ,lihat intan pulang kaya lihat hantu " Ucap intan duduk di sofa .


" Kamu datang sama siapa kenapa sampainya sudah sore ?? Kamu kabur nak " Tanya Usman saat melihat tas milik intan .


" Intan naik bus Yah " Usman menaikan alisnya " Kakak Didin ke luar kota ,ada urusan mendadak jadi kemarin dia harus pergi dari pada intan bosan sendirian di rumah ,jadi intan minta izin ke sini lumayan seminggu kan nanti kakak datang jemput " Ucap intan menaikan alisnya .


Maaf intan berbohong lagi. Batin intan


" Kenapa tidak menelpon ayah, biar ayah jemput kamu lagi hamil nak, jangan macem-macem iya " Omel Iin duduk di depan intan .


" Namanya juga kejutan Bu, kalau nanti bilang sama ayah bukan kejutan ,lagian intan pengen mau naik bus dari semalam sudah pikir²kan " Jawab intan tenang .


" Jangan aneh² iya ngidam nya, ibu tidak suka Lo kalau kamu kenapa² gimana " Intan tertawa kecil " Bu ,sudah mengomel nya intan baru sampai Lo ,yang penting intan baik² saja bukan " Ucap intan .


" Ibumu benar nak, jangan aneh² kandungan mu masih muda ,perjalan ke kota ke sini cukup jauh apa lagi menggunakan bus yang tadinya hanya sejam bisa 3 jam kalau menggunakan bus , jangan lagi " Ucap Usman menasehati anaknya .


" Iya ayah ,Bu maaf ,soalnya intan pengen bangat " Ucap intan.


" Sudah ,sana bersihkan badanmu !! jangan lupa kabari suamimu biar dia tenang apa lagi dia lagi kerja di luar kota " Ucap Iin.


" Kalau begitu intan ke kamar dulu iya Yah Bu" Pamit intan .


" Iya Jangan lama mandinya , habis itu turun kita makan malam " Intan hanya menaikan jempolnya lalu meninggalkan kedua orang tuanya .


" Itu anak bikin jantungan saja " Ucap Iin .


" Sudah jangan bahas lagi, nama nya juga ngidam Bu yang penting intan sudah selamat " Ucap Usman .


Dret .....dret....

__ADS_1


" Siapa ayah " Tanya Iin .


" Mantu kita Didin Bu " Jawab Usman .


" angkat yah, mungkin penting " Usman menelan tombol hijau .


" Hallo nak "


" Iya ayah , Maaf Didin ganggu !! Apa intan sudah sampai " Tanya Didin .


" Dia baru datang nak, ayah sama ibu juga kaget saat lihat dia sudah di sini " Ucap Usman .


" Tidak usah khawatir nak, ayah sama ibu akan menjaga nya ,kamu kerja saja semoga urusan di luar kota bisa cepat selesai " Ucap Iin .


" Ah i-ya Bu " Jawab Didin Terbata .


" Iya sudah kamu istirahat dulu tidak usah memikirkan intan ,dia sudah di rumah !! Jangan lupa makan jangan terlalu bekerja jaga kesehatan nya " Ucap Usman serius .


" Iya ayah, Titip intan iya " Ucap Didin sedikit kikuk .


" Iya nak, tidak usah sungkan dia masih anak kami ,ayah tutup iya " Ucap Usman .


" Iya ayah ,makasih "Ucap Didin .


' Mungkin Hpnya lobet Bu, sudah sana mendingan siapkan susu jahe untuk nya " Iin pun berdiri menuruti ucapan suaminya .


Di dalam kamar intan langsung menghidupkan Hpnya dan mengirim kan pesan pada suaminya .


📥


maaf intan baru kabari ,ini sudah di rumah ayah !! kalau kakak mau makan di kulkas sudah ada tinggal di masak , pakaian kerja kakak sudah di gosok di belakang tinggal kakak ambil , kopi untuk kakak juga sudah intan simpan di dalam laci bagian bawah sudah di takar kakak tinggal tuang di gelas . Kunci motor ada di tempat biasa iya , Jangan lupa makan malam .


Intan menatap HP saat mengirim pesan untuk Didin ,saat pria itu sudah membaca nya dia pun menyimpan HP nya lalu berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya .


" Untuk sementara kita jauh sama ayah dulu iya ,sampai keadaan Bunda baik² saja, karena Bunda juga harus memikirkanmu jika terus di sana bunda takut kamu sakit " Gumam intan mengelus perut nya berharap anaknya bisa paham dengan keadaan mereka saat ini .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Jam 9 Malam Gio ,Fandi ,Zul dan sepupu nya berkumpul di rumah Didin karena pria itu mengundang nya .


" Mana Kaka Ipar " Tanya Gio saat mendarat kan bokong nya di sofa .

__ADS_1


" Kampung " Jawabnya singkat .


" Kau mengusir nya atau dia kabur " Ucap Fandi cepat .


" Dia ingin pulang kangen orang tuanya " Bela Didin .


"Kamu yakin !! Itu alasan yang sangat kuno Din, dan hampir semua wanita sudah memakai itu di saat rumah tangga nya bermasalah iya seperti saat ini " Ucap Gio .


" Menurutku dia hanya ingin menyendiri menenangkan pikirannya karena saat ini bukan hanya tentang nya tapi tentang nyawa dalam perut nya , Din sampai kapan " Lanjutnya lagi .


" Sudah ,jangan membahas ......"


" Jika tidak di bahas kamu akan terus Seperti ini Din , kami tidak masalah jika kamu mengatakan kami sahabat tidak tahu diri atau apa lah itu ,tapi saat ini kamu harus pikirkan masa depan anakmu Din, dia butuh sosok ayah bukan hanya ibu ," Ucap Fandi serius .


" Maaf bos ,jika saya ikut campur ucapan bos Gio sama bos Fandi benar, Nona intan juga orang nya baik bukan berarti kekasih bos tidak baik, tapi menurut pemikiran saya jika memang dia baik pasti dia bisa memegang janji nya sekalipun di luaran sana banyak yang lebih dari bos ,tapi bukan berarti dia tidak baik maksud saya baik dalam arti untuk bos gitu " Ucap Zul terbata .


" Sesekali nasehati ,jangan hanya kerjaan yang kamu urus " Ucap Gio menatap Zul yang hanya tersenyum kikuk .


" Aku memanggil kalian untuk menemaniku bukan untuk berceramah " Ucap Didin kesal .


" Keras kepala " Cibir Fandi .


" Nona intan memang kuat saat di depan orang ,tapi tidak di belakang sudah 2x saya mengikuti nya ke rumah sakit dan dia selalu menangis setelah pemeriksaan " Ke empat pria itu langsung menatap ke sumber suara .


" Memang apa yang dia tangisi " Tanya Gio "


" Nona intan hanya menatap selembar kertas foto ,saya tidak tahu itu apa tapi gambar nya hitam semua , Nona intan selalu mengatakan jadilah kekuatan untuk bunda sehat terus didalam sana,bunda akan melakukan apa pun untuk kesehatan mu ,gitu bos " Ucap Dika sepupu Zul yang selalu mengikuti intan kemana pun wanita itu pergi .


Didin hanya terdiam saja, sedangkan Gio, Fandi dan Zul menunggu reaksi nya yang seperti nya tidak terpengaruh papa .


Mereka bingung isi otak Didin itu sebenarnya apa ?? apa hanya ada nama Risna di dalam sana ,jika iya Gio akan membuka nya paksa .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote

__ADS_1


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟


"


__ADS_2