Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Membuat susu


__ADS_3

" Bosan " Intan menggeleng karena Didin baru selesai bahkan kedua sahabat nya berpamitan pun Didin belum selesai .


Bahkan sejak tadi intan hanya bertukar pesan dengan Aris dan sesekali Gina ikut bersuara karena mereka mengobrol di grub yang hanya mereka saja orang nya .


" Kerja kakak banyak iya " Didin menggeleng lalu meminta intan berdiri lalu mendudukkan Kembali di pangkuannya .


" Tidak ,hanya membahas menu restoran dan pembukaan restoran bulan depan " Ucap Didin .


" Kakak bukan restoran baru lagi " Didin mengaguk " kalau kamu bosan bisa keliling di luar asal jangan ke dapur di sana bahaya " Intan menggeleng " Aku di sini saja menemani kakak " Didin hanya mengaguk,lalu memberikan Laptop pada Intan agar wanita itu tidak bosan .


Intan tidak kaget saat melihat layar depan Laptop Didin bahkan foto di atas meja kerja Didin masih berada di sana .


" Boleh nonton " Didin hanya mengaguk lalu meraih beberapa berkas yang ada di mejanya .


Kecewa, marah !! intan sudah tidak merasakan itu, Entah karena sudah terbiasa atau sudah mati rasa atau bisa saja dia sudah lelah jadi intan bersikap biasa saja .


Didin menyadari sesuatu langsung menatap intan yang sudah menonton " Intan " Intan menatap Didin " Kakak butuh sesuatu " Didin menggeleng pelan " Maaf " Tatapannya pada laptop .


" Oh, Aku baik² saja kak " Ucap intan mengelus tangan Didin yang ada melingkar di perut nya " Tapi ...."


" Ehz kakak bisa diam ,intan lagi nonton " rajuknya dengan manja,membuat Didin diam seketika " Maaf " Intan hanya diam saja lalu fokus pada tontonannya sambil menahan dagunya dengan kedua tangan nya .


" Perut nya yank " Tahan Didin ,intan hanya mengaguk saja " Ada tangan kakak " Didin menggeleng pelan lalu kembali fokus pada kerjaannya .


Sesekali Didin mencium pundak intan yang tidak terusik sama sekali karena tontonan nya lebih menarik di banding kegiatan Didin yang mencium pundak nya .


Hingga keduanya larut dalam kegiatan mereka masing-masing, ketukan pintu pun menyadarkan ke dua nya .


" Masuk "


Ceklek


" Bos makan siang " Didin menatap jam tangan nya " Maaf saya lupa ,siapkan sama menu ibu hamil iya " Ucap Didin .


" Baik Bos " Ucap Zul lalu ke luar dari ruangan Didin.


" Matikan yank, makan siang dulu " Tegur Didin menutup berkasnya .


" Dikit lagi " Jawabnya tanpa mengalihkan pandangannya ,Didin langsung mematikan Laptop nya membuat intan menatap nya kecil .


CUP


" Ayo tunggu di sofa ,nanti baru lanjut " Ucapnya setelah mencium bibir intan .


" Sedikit lagi " Didin menggeleng " Ayo " Mau tidak mau intan menurut lalu berdiri sambil membawa Hpnya .


" Siapa " Tanya Didin ,intan memperlihatkan pesan grubnya yang baru saja dia buka lalu membalas pesan Gina dan juga Aris .

__ADS_1


Didin hanya menatap saja tanpa ikut berkomentar bahkan dia ikut membaca .


" Ajak dia ke sini saja ,jika kamu mau " Intan menatap Didin " Boleh " Didin mengaguk, dengan senang hati intan mengirim pesan pada Gina


📨: Gina@Sayang ke ruangan kakak Didin ,makan bersama


📨 Intan@ dengan senang hati sayang .


📨 Aris @ yang di panggil aku bukan kamu .


📨 Intan@ Maafkan diriku Bu bos, aku tidak ingin jadi obat nyamuk 🥲🥲


📨 Aris @ Nanti lagi iya 🤣🤣🤣


📨 Gina @ Kata Kaka Didin kalau kamu tidak kesini ,kamu di pecat .


Didin menggeleng melihat balasan intan " Kau menjual namaku " Intan hanya tersenyum kuda .


📨 Intan @ Bu bos mainnya gituan kurang asik .


📨 Intan @ Pecat saja dia ,kerjanya saja tidak beres apa lagi kalau lagi galau tentang Om² nya itu 🤣🤣🤣🤣


📨 Aris @ Kau salah bahkan dia akan menikah bulan depan sama om nya 🙏🏻🙏🏻🤭🤭🤭


📨 Intan @ Sialan By


📨 Weekend iya kumpul gays


📨 siap .


Intan meletakan HP nya saat mendengar pintu ruangan Didin terbuka dan ternyata Zul masuk bersama Gina yang memasang wajah juteknya .


" Selamat siang Bos " Sapa Gina Tersenyum lembut tapi tidak dengan intan .


" Duduklah " Ucap Didin .


Zul dan Gina langsung duduk ,Gina langsung membuka kotak bekalnya yang memang dia bawa sendiri .


' Punya intan " Zul mengaguk " Iya bos " Didin langsung menyimpan nya di depan intan .


" Makan dulu " Intan mengagguk " Makasih kak ' Didin hanya diam saja lalu mengambil makanan nya .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Tidur di kamar Kaka boleh " Tanya intan setelah menyelesaikan makan malam .


Didin menatap intan kaget ,sejak pagi kelakuan intan membuat nya jantungan .

__ADS_1


" Tapi ...."


" Tidak papa ,aku hanya tidur tidak ngapain² " Potong intan saat melihat keraguan di mata Didin.


" Jangan aneh-aneh intan " Ucap Didin .


" Aku hanya ingin tidur di kamar kakak, karena selama ini kakak terus yang tidur di kamar intan " Didi. menghela napas panjang " Kamu sudah melihat kamarku intan ,dan ....."


" Bukannya aku bilang tidak masalah, aku tidak peduli jika masih ada foto nya di sana " Didin semakin bingung dengan sikap intan " Sebenarnya mau mu apa " Tanya Didin mentok dengan pikirannya sendiri .


" Bukannya kakak sudah tahu, aku hanya ingin membuat kenangan selama dua bulan ,dan itu juga nanti nya aku ceritakan pada anakku ,tapi jika Kaka tidak mau ....."


" Ok kita tidur di kamarku " Intan mengagguk Tersenyum lalu membereskan piring kotor mereka yang di atas meja .


Sedangkan Didin menunggu di meja makan sambil menatap intan yang mencuci piring .


" Susu mu " Tanya Didin .


" Nanti setelah cuci piring " Didin berdiri membuka laci di atas kepala intan " Rasa apa " Tanya Didin .


"Stroberi " Jawab intan Tersenyum karena bahagia bahkan saat dulu mengidam ingin di buatkan Didin dia hanya bisa menahan dan membuat sendiri .


" Hanya tinggal ini " Intan mengaguk Karena memang dia membeli setiap rasa satu kotak agar tidak bosan dan dalam lemari hanya sisa satu rasa vanila .


Didin mengambil kotak susu yang lainnya membaca cara pembuatan nya sedang kan intan melanjutkan kerjaannya .


" Nanti besok kita beli, biar tidak pulang pergi ke Hypermart " Intan hanya mengaguk .


" Kapan nanti periksa " Tanya Didin sambil membuat susu intan .


" Bulan depan " Didin mengagguk saja tanpa menimpali .


" Aku tunggu di depannya iya " Ucap Didin sambil membawa gelas susu intan .


" Iya " Jawab Intan ,lalu menyelesaikan pekerjaan nya sebelum nanti menyusul Didin ke depan .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Dukung terus Didin dan Intan menjadi Novel favorit kalian 🥰🥰🥰🥰


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2