Cinta Sepihak

Cinta Sepihak
Selalu mengalah


__ADS_3

Setelah makan Didin langsung kembali ke kamar karena ibu mertuanya pun belum makan malam .


" Ibu " Iin menatap ke arah pintu ' Susah nak " Didin mengaguk Tersenyum " Biar Didin yang jaga intan Bu, ibu makan dulu baru Istirahat " Ucap Didin .


" Kalian bisa Jaga anak kalian " Didin dan Intan saling melirik .


" Intan akan usahakan Bu " Jawab Intan ,karena memang dia tidak berpengalaman apa lagi dia anak bungsu .


" Kalau nanti dia bangun menangis langsung ke kamar ibu saja iya " Didin mengagukan kepalanya " Iya Bu " Jawab Didin .


" Maaf aku lama makannya " Ucap Didin .


" Tidak papa " Jawab Intan Tersenyum.


" Aku lapar yank , aku hanya sarapan saja siangnya aku hanya makan roti sambil bawa mobil sampai di sini semua rasa laparku hilang lihat kamu kaya tadi " Ucap Didin serius .


" Maaf, Intan juga tidak tahu kenapa tiba² mules padahal tadi lagi di sawah " Ucap Intan menatap bersalah pada suaminya .


" Tidak papa ,yang penting kalian baik² saja sekarang " Jawab Didin


" Apa Dita belum bangun lagi " Tanya Didin menatap anaknya yang tidur di samping kanan Nova .


Yang lebih dekat dengan dinding lalu di simpan kan bantal guling , sekalipun dia belum tentu guling ke sana ke sini tapi intan memberikan saja takut anaknya jatuh .


" Sudah tadi setelah makan dia bangun lapar ,tapi itu yang ke luar hanya sedikit tapi cukup untuk buat dia kenyang " Jawab Intan .


" Pakai susu saja mau tidak yank " Intan menggeleng " Kata ibu kalau makan sayur semua yang serba air akan lancar " Jawab Intan .


" jangan di paksa yank " Intan menatap sang suami " tidak papa ,demi Dita " Didin mengaguk Tersenyum .


" Ah iya 3 hari lagi langsung aqiqah iya ,ayah ku yang beli kambing " Jawab Didin


" Acara " Didin menggeleng " Bagi kotakan saja, Paling ibu Panggil tetangga untuk bantu² masak " Jawab Didin .


" Besok ayah kembali lagi ke sini mau cukur rambut nya Dita " Lanjutnya lagi .


" Apa tidak papa " Didin mengaguk Tersenyum " Anak baru lahir itu harus di cukur sayang " Jawab Didin .


" Tapi kepala Dita masih lembek " Jawab Intan khawatir .

__ADS_1


" Kan ayah pelan² yank, Ah iya maaf mungkin ibu tidak akan ke sini " Ucap Didin Tersenyum tipis .


" Tidak usah memikirkan itu kak, ada ayah saja intan sudah senang ,Dita juga pasti begitu " Jawab intan mengelus lengan suaminya .


"Tapi aku ingin ibu juga di sini dek, bagaimana pun Dita cucunya ,aku jadi tidak enak pada ayah sama ibu " Jawab Didin serius .


" Sudah jangan memikirkan itu, pasti ibu sudah tahu jika Dita sudah lahir dan semoga dengan kehadiran Dita bisa membuat ibu sedikit lebih baik lagi, intan tidak masalah kalau ibu masih membenci ibu ,asal dia bisa menerima Dita " Ucap Intan ,jujur sebenarnya dia juga mengharapkan kehadiran ibu mertua nya itu , tapi Ita mau gimana lagi kalau memang dia tidak datang .


Apa boleh buat hanya saling mendoakan yang terbaik untuk ibu mertuanya .


" Maaf selalu mengalah terimakasih sudah mau bertahan sama aku tanpa meminta atau pun atau mengeluh terimakasih " Didin langsung memeluk intan dengan erat .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Kelahiran intan ternyata sudah di tahu Fandi dan Gio selaku sahabat Didin .


" Intan sudah lahiran " Ucap Gio saat melihat Dila kembali ke kamar setelah mengganti pakaian tidurnya .


" Syukurlah " Jawab Dila seadanya lalu naik ke atas tempat tidur


Kini kandungan nya sudah memasuki usia ke tiga jadi Perut nya sudah terlihat jelas .


" Cape " Jawabnya singkat merebahkan tubuhnya di samping Gio.


" Apa ada masalah " Dila hanya diam saja .


" Kalau ada masalah bilang Dil,jangan menyimpan nya sendiri tidak baik untuk kandungan mu ,kamu seorang dokter pasti tahu itu " Ucap Gio


" Apa kandungan ku lebih penting " Tanya Dila


" Terus apa lagi " Jawab Gio bingung .


" kalau memang hanya kandung ku yang penting kenapa tidak meminta dia yang mengandung " Jawab Dila dingin .


" Dila ...."


" Sejak awal aku sudah bilang ,aku bisa merawatnya sendiri gajiku sebagai dokter bisa untuk kehidupan kami nantinya " Potong Dila langsung .


" Aku sudah bilang jika memang tidak bisa jangan mengakhiri nya !! Tapi kamu sendiri yang memaksa untuk itu bukan biar kita bisa menikah....."

__ADS_1


" Dia tidak punya keluarga di sini Dila " Potong Gio cepat .


" Kamu bukan panti asuhan ,lagian Dia sudah tahu kamu sudah menikah ,apa wajar kalian terus bersama apa lagi kalian punya hubungan sebelumnya, jika tidak bisa menghargai saya setidaknya hargai pernikahan kita " Jawab Dila bangun dari tidurnya.


" Mau ke mana " Tahan Gio


" Tidur di kamar tamu " Jawab Dila


" Jangan Gila ,nanti ayah sama ibu cuirga kalau kita tidak baik² saja " Ucap Gio .


Karena menang mereka tinggal di rumah orang tua Gio .


" Tapi nyatanya begitu bukan " Jawab Dila datar .


" Jangan buat mereka curiga tentang hubungan kita Dila " Ucap Gio dingin .


" Memang kenapa ?? hubungan kita sejak awal memang sudah seperti ini bukan ,hanya karena kehadiran nya dan kamu sendiri yang memaksa ku untuk menikah "


" Lalu kamu menyesal " Tanya Gio


" Aku atau Kamu ,nyatanya kamu sendiri tidak bisa meninggalkan nya bukan ,hanya karena dia sendiri di sini ,sebelum dia bertemu dengan mu pun dia sudah sendiri tapi dia baik² saja ,kenapa dia sekarang tidak bisa melakukan apa pun tanpa kamu,Pakai otakmu apa masuk akal dia meminta tolong hanya pada saat malam hari apa yang dia minta tolong kan hanya menemaninya di kontrakan bukan, Basi " Ucap Dila ketus .


" Dulu dia tidak setuju bukan saat dia meminta putus tidak lama menghubungi mu dan menerima keputusan mu jika iya kenapa dia terus menempel padamu apa itu menerima " Dila mengambil ponselnya melemparkan pada Gio " Baca, Aku memang masih memiliki rasa pada Fandi tapi aku sadar jika perasaan itu salah, bahkan sebelum mereka menikah aku meyakinkan diriku bahwa memang dia bukan untukku bukannya kamu sendiri dulu yang memintaku mundur, Jadi baca lah apa yang dia kirim padaku , Bahkan aku tidak tahu dia mengambil nomor ku di mana " Ucap Dila meninggalkan Gio yang terus membaca pesan di kirim mantan kekasihnya pada Dila, sekalipun istri nya tidak membalasnya .


Gio terus melihat pesan yang di kirim sandra bahkan sebagian berupa video dan gambar,Gio mengepalkan tangan nya kuat dia mengira Sandra benar² meminta bantuannya nyata nya itu hanya akalannya saja untuk memanasi Dila dan merusak hubungan mereka .


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maafkan author beberapa hari ini tidak up soalnya lagi ada musibah ,minta doanya semoga semuanya baik² saja iya .


Dukung terus Didin dan yang lainnya menjadi novel favorit kalian 🥰😘😘😘😚


Like


koment


vote


jangan lupa hadiah bunganya dan bintang 🌟🌟🌟🌟

__ADS_1


__ADS_2